
setelah makan siang d kantin mereka melanjutkan kegiatan ospek hingga sore hari.
laura berjalan menuju parkiran "rasanya lelah sekali hari ini, ingin aku cepet cepet pulang dan bercanda dengan yuna. aku sudah sangat merindukan dia."batin laura
"raa, tungguu" teriak irli dari kejauhan yang melihat laura sudah ada diparkiran
laura menoleh ke sumber suara "hei, ada apa?"
"nanti kita makan malem diluar yuk sama yuna dan om gunawan. biar yuna gak bosen dirumah terus."ajak irli
"boleh, kamu yang traktir yaa"ucap laura
"dasar cewek, sukanya barang gratisan"ledek irli
"kan kamu yang ajakin keluar, jadi kamu dong yang bayarin."omel laura
"iya,,yaa aku yang traktir. tapi kamu yang telpon yuna ya. biar om gunawan gak perlu capek capek malam ini nyiapin makan malam"jelas irli
"oke, aku pulang dulu. nanti aku tunggu dirumah yuna yaa."pamit laura
__ADS_1
"oke hati hati ra"ucap irli dan langsung menuju dimana mobilnya di parkirkan
sepulang dari kampus laura langsung menuju rumahnya.
"mama,laura pulang"teriak laura
"gimana kegiatan di kampus kali ini? lancar?"tanya mama nita
"lumayan lancar mam, tapi kakak kelas pada judes semua. udah gitu mereka kayak gak niat kuliah tapi kayak niat mau pamer kecantikan"omel laura
mama nita mengerutkan keningnya "kok kamu bisa bilang gitu?"
"hmm, iya mama inget. emang kenapa? kamu naksir sama dia? atau dia pacar kamu sekarang?"tanya mama nita
"bukan ma,irli itu pacarnya yuna. dan sekarang sekampus sama laura. bahkan kita sekelas."jelas laura
"terus apa hubungannya irli sama kakak kelas kamu?"tanya mama nita bingung
"jadi temen laura, si irli itu baru juga masuk kelas sudah dikejar kejar sama kakak kelas. padahal laura waktu sama irli sudah bilang kalau irli itu sudah punya pacar tapi masih aja sok ganjen.sebel deh laura"omel laura
__ADS_1
"kamu cemburu, kalau si irli itu di deketin sama cewek lain?"goda mama nita
"haduh mama,,laura itu anggep irli cuman temen dari dulu. lagian juga irli sekarang jadi pacar yuna. gak mungkin laura mau ngrebut cowok yuna.cuman laura itu sebel kok ada sih cewek ganjennya kayak gitu.keliatan banget ngemis ngemis cinta ke cowok."omel laura
"ya setiap orang kan beda beda ra, sudah kamu jangan ngomel terus. mandi sana. sudah sore juga.mama juga setelah ini mau berangkat arisan"ucap mama nita
"siap mam, lagian laura juga sudah janji kalau habis pulang kuliah mau kerumah yuna."jelas laura
"yasudah. titip salam buat yuna dan gunawan ya"ucap mama nita
"mam, papa kan sudah lama meninggal. kenapa mama gak sama om gunawan aja? om gunawan orangnya juga baik,sabar, udah gitu ganteng lagi orangnya"ucap laura
"haish, kamu ini bicara apa sih. mama itu sudah tua. gak pingin nikah nikah lagi. cukup papa kamu yang jadi cinta pertama dan terakhir buat mama. toh walau mama sendiri itu juga masih bisa bahagia dengan adanya kamu sama tasya (adik laura)."jelas mama nita
"kadang laura betah dirumah yuna, karna merasa om gunawan itu memperlakukan laura kayak anaknya sendiri. laura merasa nyaman disana apalagi dengan kasih sayang om gunawan yang selama ini laura dapat saat disana."jelas laura
"mama tau sayang, karna dari itu mama gak pernah larang kamu main atau menginap dirumah yuna. karna gunawan dari sikapnya saja sudah terlihat. tidak membedakan kamu dengan yuna. itu mama sangat bersyukur. setidaknya kamu tidak kehilangan sosok seorang ayah."jelas mama nita
"mama bener, bahkan kemarin om gunawan juga bilang kalau menganggap laura sudah seperti anaknya sendiri. bahkan sejak laura dekat dengan yuna."ucap laura
__ADS_1
"iya mama tau sayang. makanya mama gak pernah kuatir sama sekali sat kamu gak pulang dirumah tapi kamu ada dirumah yuna. karna rumah yuna sudah seperti rumah kedua buatmu. sudah mama berangkat arisan dulu. kamu buruan mandi."pamit mama nita