Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 7


__ADS_3

6 tahun kemudian


sekarang yuna dan laura sudah remaja, laura masih seperti biasa saat pulang sekolah dan saat menjelang petang laura sudah berada di rumah yuna. bagaikan rumah yuna ada rumah ke 2 untuk laura. yuna sangat bahagia apa lagi laura sering cerita tentang teman teman disekolahnya. sampai pada saat pagi itu yuna yang seperti biasa suka termenung melihat pemandangan luar dari jendela kamarnya sambil melihat para murid yang lewat untuk sekolah. dia tertuju pada seorang laki laki yang menyita pandangannya. awalnya perasaan yuna biasanya saja karna cowok yang lewat di depan rumahnya terkadang bersikap konyol saat bersama teman temannya.


"siapa dia? sepertinya selama ini aku belum pernah melihatnya.apa dia murid baru pindahan ya?"yuna penasaran


saat sore seperti biasa laura selalu main kerumah yuna. dan sekarang saat laura berkunjung kerumah yuna sudah bukan seperti tamu. melainkan seperti anak kedua dari papa gunawan. dan papa gunawanpun tidak pernah memperlakukan mereka berbeda. papa gunawan menyayangi mereka berdua. yuna semakin bahagia dengan sikap papanya yang juga menyayangi laura. karna selama ini hanya laura yang bisa menemani yuna dikala papa gunawan sedang sibuk.


papa gunawan adalah seorang foto grapher. jadi saat papa gunawan ada panggilan bekerja disuatu acara,papa gunawan selalu menyuruh laura untuk menginap dirumah agar yuna tidak kesepian. untungnya orang tua laura yang sudah lama mengenal keluarga yunapun tidak melarang. bahkan malah kasihan dengan kondisi yuna.

__ADS_1


"apakah disekolah ada murid baru laki laki ra?"tanya yuna


"murid baru laki laki? ehm sepertinya tidak. jangan bilang kamu jatuh cinta pada pandangan pertama" laura mengejek yuna


yuna tertawa dan melempar bantal ke arah laura "bagaimana mungkin aku jatuh cinta, aku yakin tidak akan ada yang mau denganku apalagi dengan kondisiku yang seperti ini ra. aku sudah cukup bahagia memiliki papa dan kamu" ucap yuna


laura langsung memeluk yuna "jangan bicara seperti itu.aku sudah menganggapmu seperti saudaraku bukan teman lagi. dan kalau memang dia lelaki yang baik dia akan menerimamu bagaimanapun kondisimu yuna."


"besok aku akan cari tau apa ada murid baru disekolahku. besok akan aku ceritakan padamu. agar kita bisa membuat janji untuk bertemu dengannya saat malam hari" ucap laura

__ADS_1


" terimakasih ra, aku menunggu berita baikmu besok. yuk kita makan aku sudah sangat lapar" ajak yuna


"ish kamu ini kalo bukan makan nyemil dan tidur ajah kerjaannya. baiklah ayo akupun juga sudah sangat lapar. hahahaha " canda laura


mereka langsung keluar kamar menuju dapur disana sudah ada papa gunawan yang sedang menyiapkan makanan untuk yuna dan laura.


"wah baunya harum sekali om. om ini sudah tampan, kalau masak juga sangat enak bikin perutku makin terasa lapar." rayu laura


" dasar kamunya aja yang doyan makan, bukan krna masakan papa yang enak. bahkan kata papa dulu kamu mau berkunjung kemari dengan meminta makanan. sungguh sudah memperlihatkan kalau kamu itu sangat gila makan" ejek yuna

__ADS_1


hahahaha papa gunawan dan laura tertawa "kamu bahkan masih ingat kejadian itu. sungguh ku terlihat tak tau malu.." ucap laura


"sudah,,sudah kalian ini. kalau ketemu selalu saling ejek. ayo buruan kita makan. keburu dingin makanannya."ajak papa gunawan


__ADS_2