Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 10


__ADS_3

laura setelah mendapatkan apa yang dicari di dalam segera keluar cafe mencari dimana yuna duduk. karna dia gak ingin meninggalkan yuna lama lama sendiri. dia sudah janji sama papa gunawan untuk selalu menjaganya. laura yang sudah melihat yuna duduk ingin nyamperin tapi di urungkan saat tau kalau yuna sedang duduk di meja yang sama dengan irli..


"loh itu kan irli yang sama yuna?yasudah deh aku duduk disini saja dari pada disana aku mengganggu mereka" laura bicara pada dirinya sendiri sambil tetap mengawasi yuna dari kejauhan


"kamu tinggal dimana? dan kamu kesini sendirian atau sama temen? tanya irli pada yuna


"eh aku tadi kesini sama teman aku laura, tapi dia lagi ambil makanan didalam. cuman entah kenapa dia lama sekali ambilnya."jawab yuna


irli mengerutkan keningnya "apa laura yang kamu maksud itu Laura Anastasya?" tanya irli


"iya, apa kamu kenal dia? laura adalah teman baikku." jawab yuna


"jelas aku mengenalnya, dia teman sekelasku. ternyata dunia ini sempit ya. " canda irli

__ADS_1


yuna tersenyum melihat ekspresi irli yang sekilas tersenyum juga "kenapa kamu gak masuk aja di dalem? bukannya ini acara teman sekolah kalian?" tanya yuna


"aku gak suka keramaian. karna aku disini anak baru dan clara mengundangku. aku tidak enak saja kalau mau menolak untuk datang ke acara ultahnya. makanya aku lebih memilih diluar. dan saat liat kamu juga sendiri jadi aku memilih duduk disini." jelas irli


" sama denganku juga, aku sebenarnya gak suka tempat keramaian seperti ini, tapi laura memaksaku untuk ikut menemaninya. dan sekarang dia malah melupakanku dan membiarkanku sendiri disini" omel yuna


karna sudah agak lama laura membiarkan yuna ngobrol sama irli. laura memutuskan untuk nyamperin mereka. karna takut yuna bakal ngomelin laura sepanjang perjalanan.


" hai yun, hai irli. maafkan aku yuna tadi anak anak pada ngajakin aku ngbrol di dalem sampai kelupaan deh kalau aku bawa sahabatku tersayang kesini." rayu laura


"iya,, iya sorry. dan kok irli bisa disini sih? apa kalian saling kenal sebelumnya? tanya laura


" gak tadi karna semua meja penuh, dan aku liat yuna lagi sendiri jadi aku numpang duduk disini." jelas irli

__ADS_1


"apa benar seperti itu? atau kamu pakai alasan itu hanya untuk berkenalan dengan sahabatku?" ledek laura pada irli sambil mengedipkan salah satu matanya


sesaat mereka terdiam mendengar perkataan laura dan tiba tiba laura tertawa, dan di ikuti dengan irli.


"ternyata tidak hanya disekolah kamu terlihat jahil ya, oke lah anggap saja aku ingin berkenalan dengan sahabat cantikmu ini. apa kamu mengijinkannya laura?" tanya irli sambil tersenyum dan memandang yuna


wajah yuna sudah memerah bagaikan seperti kepiting rebus, dia sangat bahagia malam ini. cowok yang menyita perhatiannya beberapa hari ini malah ingin berkenalan dengannya.


"aku sudah gak bisa bilang apa apa lagi ir, kamu liat saja wajah sahabatku yang sudah memerah karna perkataanmu barusan. itu menandakan dia juga ingin berkenalan denganmu. benarkan yuna?" ledek laura


yuna langsung mencubit perut laura yang sudah terus menerus meledeknya di depan irli." kenapa kamu masih banyak bicara laura, kamu membuatku makin memalukan" omel yuna


laura sudah tertawa lepas mendengar perkataan yuna, " baiklah maafkan aku teman.. dan irli maaf sekali aku harus pamit. karna waktu sudah sangat larut. apa kamu sudah meminta nomer telpon yuna? agak kalian bisa terus ngobrol?" celoteh laura

__ADS_1


" ah untung kamu ingatkan ra, karna masih merasa nyaman bicara dengan kalian sampai aku lupa meminta nomer telpon sahabat cantikmu ini." ucap irli sambil mengeluarkan ponsel dari saku celananya


setelah irli bertukar nomer telpon dengan yuna. laura dan yuna segera pamit untuk pulang. karena laura tidak ingin pulang terlambat yang nantinya akan membuat temannya sakit lagi.


__ADS_2