Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 17


__ADS_3

setelah irli selesai membayar semua makanan tadi. mereka keluar dari cafe dan menikmati pemandangan malam lagi. hingga gak terasa sudah jam 11 malam. dan irli mengantarkan yuna pulang kerumah. irli senang karena yuna mengijinkan irli untuk mengantarkannya hingga depan rumah. gak seperti tadi yang menunggu di depan komplek rumah mereka.


papa gunawan mendengar ada suara mobil berenti mengintip dari balik jendela. dan melihat yuna turun dari mobil dan itu bukan mobil laura.papa gunawan penasaran.


"siapa yang mengantar yuna pulang? mengapa yuna tidak cerita padaku kalau dia punya teman selain laura" batin papa gunawan yang langsung pergi dari jendela karena melihat yuna akan masuk kedalam rumah.


yuna masuk kedalam rumah dan masih melihat papa gunawan yang menunggunya diruang tengah. yuna langsung menghampiri papa gunawan.


"papa menungguku?hingga belum beristirahat sampai jam segini?"sapa yuna


"mana mungkin sayang papa bisa dengan tenang tidur sedangkan kamu belum pulang. papa lihat itu tadi bukan mobil laura. kamu tadi diantar siapa?"selidik papa gunawan

__ADS_1


"emm..itu teman baru yuna pa, dia seorang lelaki. namanya irli. dan dia teman satu kelas laura." jawab yuna jujur, karena yuna gak pernah bisa bohongi papa kesayangannya itu


"apa kamu menyukai lelaki itu nak?" tanya papa gunawan lagi


"entahlah pa, yuna gak tau bagaimana perasaan orang jatuh cinta"jawab yuna polos


"apa kamu bahagia saat bersamanya? apa saat bersamanya kamu merasa nyaman?"ucap papa gunawan lagi


"siapa nama lelaki itu nak? dan apa kamu sudah menceritakan kondisimu dengannya?"tanya papa gunawan


"namanya irli,,irli maulana. dan aku belum bnyak cerita tentang kehidupan yuna pa..dan yuna masih ingin menikmati masa baru perkenalan kami. yuna gak ingin irli nantinya ingin tetap bersama yuna hanya atas dasar kasihan pa. yuna ingin tau ketulusan hati irli sama yuna.yuna juga ingin bahagia, walau yuna tau umur yuna gak lama." jawab yuna lirih

__ADS_1


papa gunawan mendengar pernyataan yuna ikut sedih, dia mengerti apa yang diinginkan anak kesayangannya. hanya saja papa gak ingin kalau irli tidak tau kondisi yuna yang sebenarnya, dia gak bisa menjaga yuna sedikit lebih.


"sayang papa tau perasaanmu nak. dengarkan papa. bila irli memang tulus terhadapmu, bagaimanapun kondisimu dia akan tetap mencintaimu nak. gak akan dia melihatmu hanya karna kasihan. sebuah hubungan itu lebih baik di dasari kejujuran. agar bisa saling menjaga satu sama lain. kalau irli sudah tau kondisimu, papa yakin irli akan lebih siap menjagamu saat papa tidak ada disampingmu. papa harap kamu juga mengerti kekuatiran papa nak. papa tidak melarangmu untuk berteman dengan siapapun. malah papa senang kamu sekarang punya banyak teman. dan apalagi bisa membuatmu selalu senang dan itu baik untuk kondisimu."jelas papa panjang lebar


"baik pa yuna ngerti, yuna akan bicara sama irli tentang kondisi yuna. tapi apa boleh gak dalam waktu dekat ini? tapi yuna janji akan cerita dengan irli" yuna memohon


"baiklah sayang. saat kamu akan pergi dengan irli, suruh dia untuk jempuk kemari nak. agar papa juga mengenal irli" ucap yuna sambil mengelus rambut lembut anak kesayangannya itu


"baiklah pa, yuna pamit kekamar dulu"ucap yuna


"baiklah sayang, jangan lupa minum obat dan segera istirahat"ucap papa dan papapun langsung menuju kamar tidurnya

__ADS_1


__ADS_2