
pagi yang cerah tapi bagi yuna pagi ini gak secerah hatinya. karena pagi ini waktunya yuna untuk kontrol kedokter.dan itu membuat yuna terkadang ketakutan. yuna sering memohon pada papa gunawan untuk memundurkan jadwal kontrolnya. karna dia sungguh takut akan hasil kondisinya bila memburuk. yuna hanya gak ingin membuat papanya itu mengkuatirkan kondisinya. walau yuna tau meskipun yuna meminum obat setiap hari itu gak akan membuatnya untuk sembuh dari penyakitnya.
"yuna, apa kamu sudah bangun sayang?hari ini jadwal kita untuk ke dokter maria"ucap papa di balik pintu kamar yuna
yuna mendengar perkataan papa yuna menghela nafas sambil membuka pintu kamarnya "apa gak bisa di undur pa jadwalnya. yuna selalu gugup bila bertemu dengan dokter maria?"mohon yuna pada papa gunawan
papa masuk ke kamar yuna "kemarilah nak, apa yang membuatmu selalu gugup saat bertemu dokter maria?"selidik papa gunawan
yuna menatap papa gunawan "yuna takut bila hasilnya memburuk. yuna masih ingin bisa menemani papa karna mama sudah pergi dulu meninggalkan kita. yuna gak sanggup bila nantinya yuna juga akan meninggalkan papa."ucap yuna lirih
papa gunawan sontak langsung memeluk yuna "jangan takut nak, papa yakin kondisimu akan membaik. apalagi kamu sangat rutin meminum obat dari dokter maria. tapi memang hari ini waktu kita kontrol kondisimu seperti biasa. papa yakin gak ada yang perlu d kuatirkan.bersiap siaplah nak. papa tunggu dibawah, setelah sarapan kita berangkat kerumah sakit."ucap papa gunawan
yuna melihat papa gunawan yang sudah keluar dari kamarnya, dia lalu memejamkan matanya untuk menghilangkan kegelisahannya.
"Tuhan sampai kapan aku harus merasakan seperti ini. yuna juga ingin bahagia Tuhan. yuna juga ingin sembuh dan seperti orang orang pada umumnya."batin yuna
30 menit yuna sudah siap untuk pergi kerumah sakit. dan sebelum turun untuk pergi sarapan yuna mengirim pesan pada laura.
"pagi ini aku ada jadwal kedokter ra, dan aku sangat gugup"pesan yuna
__ADS_1
"mengapa kamu gugup?kamu terlihat sangat sehat. jangan pernah takut na. hasilnya akan baik baik saja. semangat yuna" balas laura
seketika muncul senyum yuna setelah membaca balasan pesan dari laura
"kamu memang sahabat terbaikku" batin yuna
setelah sarapan, yuna dan papa gunawan langsung bergegas berangkat kerumah sakit.karna papa gunawan gak ingin terlambat dari janji dengan dokter maria.
tanpa terasa mobil papa gunawan sudah parkir di rumah sakit tempat dokter maria bekerja.yuna dan papa gunawan langsung turun dari mobil.saat mereka masuk menuju lorong rumah sakit langkah yuna melambat. dan papa gunawan melihat ekspresi yuna yang seperti orang ketakutan.
papa gunawan menghampiri yuna "jangan kuatir sayang, papa selalu mendampingimu. cukup kamu yakin kalau nanti hasilnya akan baik baik saja."bujuk papa gunawan sambil memeluk yuna
mereka berjalan hingga berhenti tepat di depan ruang kerja dokter maria.
tok,,tok
"masuk" teriak suara dari dalam ruangan
papa gunawan membuka pintu, dan orang yang didalam menoleh ke arah pintu "oh selamat pagi pak gunawan,yuna silahkan duduk"ramah dokter maria
__ADS_1
lalu dokter maria menyuruh yuna untuk rebahan di tempat tidur pasien dan memeriksa yuna.
"bagaimana keadaanmu yuna?apa semua terasa baik baik saja?atau kamu ada keluhan lainnya?"tanya dokter maria
yuna menggelengkan kepalanya. "seperti yang kamu liat dokter, aku terlihat sangat baik baik saja. dan selama ini belom ada keluhan apapun. apa kedepannya yuna bisa sembuh dari penyakit ini dok?"tanya yuna
dokter maria bingung dengan pertanyaan yuna, karena bila berkata jujur takut nanti kedepannya membuat yuna makin putus asa. sekilas dokter maria menoleh ke arah papa gunawan dan. mengangguk.
"begini yuna, sebenarnya obat yang rutin kamu konsumsi setiap hari itu hanya akan memperlambat kerusakan sel pada kulit kamu, bila kamu sedikit saja mengenai sinar matahari, maka sel yang rusak itu makin cepat berkembang. dan akan menyebar kebagian organ lainnya."jelas dokter maria dengan wajah sedihnya
"kira kira berapa lama lagi dok, tubuhku bisa bertahan?"tanya yuna lirih
dokter maria menghela nafas "jangan berfikir macam macam. cukup kamu rutin meminum obat dariku seperti biasa. kamu masih akan bisa bersenang senang seperti biasanya. asal tetap ingat pesanku tadi."jawab dokter maria sambil tersenyum.
"bangunlah yuna pemeriksaan sudah selesai. kalian bisa tunggu hasilnya diluar. dan yuna tetaplah semangat. Tuhan pasti beri kita jalan yang terbaik"kata dokter maria memberi semangat dan yuna pun tersenyum sambil keluar dari ruangan dokter maria
"kamu jangan putus asa nak, bagaimanapun kondisimu papa selalu yakin kalau Tuhan akan kasih kamu kesembuhan nantinya. dan kamu bisa menemani papa sampai tua."hibur papa gunawan
gak lama nama yuna dipanggil oleh suster, dan yuna menerima hasil pemeriksaannya.yuna tampak tersenyum karna hasilnya dia tetap baik baik saja. dan sudah mendapat obat rutinnya.
__ADS_1