Gadis Malam

Gadis Malam
Bab 19


__ADS_3

malam itu mereka yang baru saja bertemu sudah terlihat begitu akrab ditambah dengan film action yang mereka tonton malah membuat suasana begitu hangat. bagaikan sedang menonton film dengan keluarga. mereka bergurau dan tertawa bersama.


yuna saat itu sangat senang karna papa gunawan bisa langsung akrab dan menerima irli sebagai teman yuna. sama seperti dulu saat laura ingin menjadi teman yuna.sunggu sangat mulia hati papa gunawan.setelah film action itu habis, irli berpamitan dengan semua termasuk juga dengan papa gunawan.


"saya pulang dulu om. terimakasih sudah mengijinkan saya untuk kemari."ucap irli ramah


papa menepuk pundak gunawan "justru om yang terimakasih karna kamu mau membantu om untuk selalu membuat yuna tersenyum.tolong saat kamu sedang bersama yuna, selalu jaga yuna baik baik ya? dan sering seringlah kamu main kerumah. om akan sangat senang." ucap papa gunawan yang mengantar irli sampai kemobilnya

__ADS_1


"baik om, saya janji akan selalu menjaga yuna.saya pamit pulang dulu" ucap irli.


saat mobil irli sudah melaju, papa gunawan kembali masuk kedalam rumahnya. tiba tiba papa gunawan tersenyum melihat yuna dan laura sedang asik bercanda. yuna dan laura terlihat tertawa lepas, ya itu yang membuat papa gunawan tersenyum. saat ini senyum yuna adalah semangat untuk papa gunawan.


"sudah,,sudah bercandanya. dan ini sudah larut. ayo kalian. buruan tidur karna papa gak mau besok pagi yang melewatkan sarapannya hanya karena dia terlambat untuk pergi kesekolah."sindir papa gunawan


"om suka gitu sama laura, baiklah om. aku akan cepat pergi tidur."balas laura dan tiba tiba laura memeluk papa gunawan " om gunawan memang bukan papa laura, tapi terimakasih karna om sudah baik dan menyayangi laura seperti anak om sendiri. bahkan om perhatian sama. laura. terimakasih banyak om. gak salah dulu laura ingin menjadi teman dari yuna. karna disini, laura seperti memiliki keluarga baru." ucap laura

__ADS_1


disaat laura pergi ke kamar yuna, papa gunawan masih berdiam diruang tengah. terkadang papa gunawan berfikir bila nanti dia meninggal terlebih dahulu. akan bagaimana nasib yuna. hanya itu saat ini yang selalu ditakutkan oleh papa gunawan.


"Tuhan, beri aku waktumu. agar aku bisa menemani anakku.bisa selalu mengukir senyum diwajah cantiknya.sungguh aku gak sanggup bila harus meninggalkannya dalam keadaan yang seperti ini. aku sungguh gak ingin ada kepedihan diwajahnya. sudah cukup dia kehilangan seorang ibu, jangan sampai dia juga kehilanganku Tuhan. aku aku gak mampu melihat raut wajahnya yang sedih."doa papa gunawan


tanpa sadar air mata papa gunawan mengalir begitu saja di pipinya.karna dia sangat mencintai anaknya. apalagi dengan kondisinya yang seperti itu.malam makin larut, dan akhirnya papa gunawanpun pergi kekamarnya untuk beristirahat.


******

__ADS_1


sesampainya irli dirumah, dia langsung pergi kekamar dan merebahkan tubuhnya di tempat tidur.


"sungguh aku gak menyangka, bila papanya yuna akan menerimaku. bahkan dia memintaku untuk selalu membuat yuna bahagia. itu artinya papanya yuna mengijinkan hubungan kami ini. semoga hubungan kami akan selalu bahagia"ucap irli tanpa terasa dia langsung tertidur karna hari sudah mulai larut dan besok dia harus bangun pagi untuk pergi sekolah


__ADS_2