
Selama perjalanan yuna tampak selalu tersenyum sendiri sambil melihat kearah jendela. laura yang melihat itupun ikut tersenyum. laura sangat oaham akan sahabat baiknya sedang bahagia karena dia bisa ngobrol sama cowok yang dipuja puja beberapa hari ini. bahkan bisa bertukar nomer telpon.
"semoga irli nantinya yang bisa selalu menemanimu dan bisa selalu membuatmu tersenyum seperti ini na." batin laura
tak dapat dipungkiri laura sangat menyayangi yuna seperti saudara sendiri. apalagi ditambah dengan kondisi yuna yang seperti itu. gak pernah terpikir oleh laura untuk meninggalkannya. apalagi membuatnya sedih. dan karna laura orang yang selalu jahil dan ceria, dia punya segudang cara untuk selalu membuat teman baiknya itu tersenyum.sesampainya dirumah yuna mereka langsung masuk kedalam rumah.
"hah aku lelah sekali" ucap yuna
__ADS_1
"na kamu sudah minum obat kamu belom malam ini?"laura mengingatkan
"ups aku hampir saja melupakannya, tadi pikirku kalau aku minum obat saat kita mau ke acara aku takut mengantuk saat tiba disana. jadi aku mikirnya akan minum obat setelah pulang dari acara. untung kamu ingetin."balas yuna dan langsung meminum obatnya.
"gimana apa menurutmu irli cowok yang menyenangkan?kalau tau cowok yang selalu kamu tunggu itu irli aku jelas sudah mengenalkanmu dari kemarin." ucap laura
"kalau aku liat irli tadi lumayan menyenangkan. dan dia juga ramah. sekarang mana aku tau kalau irli itu teman kamu. sedangkan kamu saja tempo hari aku tanyain ada murid pindahan saja kamu bilang tidak ada" protes yuna
__ADS_1
"benarkah dia cowok pendiam seperti itu? tapi aku liat tadi dia bukan seperti cowok yang pendiam. bahkan dia yang selalu membuka topik pembicaraan karna aku masih gugup dan gak tau mesti ngomong apa. ditambah sahabatku ini yang katanya meninggalkanku sebentar untuk mengambil makanan tapi dia lama sekali kembali." sindir yuna
laura mendengar sindiran yuna tertawa "kamu saja yang gak tau na, aku gak mungkin akan meninggalkanmu lama lama, hanya saja saat aku mau nyamperin kamu. aku liat kamu sudah duduk semeja dengan irli. dan aku tau cowok yang kamu sukai itu irli jadi aku duduk dimeja lain sambil menikmati pemandangan cewek yang lagi kasmaran tapi gugup."
mendengar omelan laura dia makin kesel dengan laura. ternyata temannya ngerjain dirinya " sungguh jahat kamu laura. kamu biarkanku mati kutu. dan kamu malah menikmatinya. tapi makasih cuman kamu yang mengerti aku" omel yuna dan langsung memeluk laura
"yasudah sekarang kita istirahat, aku sudah sangat ngantuk. dan kamupun juga gak boleh terlalu lelah. tidurlah." ucap laura dan dibalas anggukan oleh yuna
__ADS_1
yuna bahagia sekali walau cuman laura yang selama ini menemani dirinya. sampai yuna lupa akan sakitnya. bahkan laura bisa membuatnya hidup seperti orang normal pada umumnya. hanya saja mereka bisa keluar rumah saat matahari sudah tenggelam.
"aku beruntung punya kamu ra, walaupun kamu super bawel tapi kamu yang terbaik"batin yuna dan langsung memejamkan matanya