
Mobil irlipun mulai jalan, mereka menelusuri pemandangan kota malam.yuna tersenyum lebar. karena selama ini dia jarang sekali keluar malam.yuna selalu menghabiskan waktunya dirumah atau ditaman belakang sambil bermain gitar dengan papa gunawan. karena takut bila sering mengajak yuna keluar malam. angin malam akan membuatnya jatuh sakit. irli yang saat fokus menyetir melihat senyum lebar diwajah yuna, diapun ikut tersenyum.
"apa kau suka kita menelurusi kota saat malam hari?"tanya irli
"aku suka sekali, karna papa jarang memperbolehkanku untuk keluar malam."balas yuna
30menit mereka menelusuri jalan sampailan di sebuah cafe yang banyak pengunjung tapi pemandangan disana terlihat romantis dan tenang.irli memarkirkan mobilnya dan turun terlebih dahulu untuk membukakan pintu yuna.
"ayo kita makan malam dulu. aku sudah mulai lapar. dan aku tidak mau membuatmu kelaparan. bila sampai itu terjadi maka besok aku akan kenyang dengan omelan laura"goda irli
"hahaaahha..memang dia jagonya ngomel"balas yuna dan sambil turun mobil dan masuk ke cafe
mereka duduk dimeja paling ujung di cafe lantai 2 itu, agar masih bisa melihat lampu kota yang terlihat begitu indah.yuna tiada berenti memandang pemandangan yang indah itu.
"kamu mau makan apa na?"tanya irli
__ADS_1
"apa saja, atau samakan dengan yang kamu pesan saja"balas yuna
setelah irli memesan makanan pada pelayan cafe itu. irlipun juga ikut melihat pemandangan diluar,dan sesekali dia memandang wajah yuna yang terlihat cantik saat tersenyum.
"sungguh kamu cantik sekali na, aku benar benar sudah jatuh cinta padamu. dan gak ingin jauh denganmu"batin irli
15menit berlalu dan pelayan cafe itupun mengantar pesanan mereka. saat makan mereka hanya diam. dan irli sesekali tetap memandang yuna.hingga yuna gugup dan sedikit salah tingkah
"mengapa kamu terus melihatku?apa makananku ada yang menempel di pipi?"yuna memecahkan keheningan agar dapat menghilangkan kegugupannya
"boleh, kamu ingin menanyakan apa?" jawab yuna santai
"apa kamu sudah memiliki kekasih?"tanya irli
sontak yuna mendengar pertanyaan irli membuatnya tersedak karna kaget "uhuk,,uhuk"
__ADS_1
irli yang ikut kaget langsung mengambilkan minum untuk yuna.
setelah minum yuna bingung menjawab pertanyaan irli "kenapa kamu bertanya seperti itu irli?"tanya yuna
"bolehkah aku berkata jujur saat ini?"balas irli dan d angguk.i oleh yuna
"sejak pertama kita bertemu, aku senang sekali bertemu dan bisa berkenalan denganmu. bahkan aku ingin bisa lebih dekat denganmu.menemanimu dan selalu membuatmu tersenyum saat bersamaku" jawab irli
yuna mendengar pengakuan irli membuat wajahnya memerah seperti kepiting rebus "apakah perkataanmu ini serius?jangan bercanda berlebihan irli. aku gak suka bila yang kamu katakan ini hanya lelucon"
"aku serius dengan semua yang baru kukatakan.apa dari wajahku terlihat aku sedang membuat lelucon?aku ingin hubungan kita lebih dari sebatas teman na. aku ingin bisa menemani hari harimu." jawab irli lembut
yuna diam beberapa saat sambil memikirkan apa yang harus dia jawab.
irli yang melihat ekspresi yuna yang tiba tiba diam. dia mengerti. "tak perlu hari ini kamu menjawabnya na, aku akan menunggumu hingga kamu siap memberiku jawaban. asal selama aku menunggu jangan kamu jauhi aku. sungguh aku gak bisa bila jauh dari kamu." ucap irli
__ADS_1
yuna tersenyum. "beri aku sedikit waktu irli, untuk menjawab perasaanmu. dan aku janji aku gak akan jauhi kamu apapun keputusanku. aku janji" jawab yuna