GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
rumah


__ADS_3

setelah bermain di rumah kosong mereka bertiga pun pulang


Somad:"aku pulang dulu ya ,sampai besok"


Habibie:"aku juga mau pulang selamat tinggal"


Iqbal:"baiklah Black Kity kami pulang dulu ya jangan pergi terlalu jauh ya"


mereka pun pulang


sesampainya di masjid


Iqbal:"aku pulang"


Orang:"Iqbal aku punya hadiah untukmu"


Iqbal:"apa itu?"


Orang:"pertama tama tutup matamu"


Iqbal:"tapi apa itu, jangan membuatku penasaran"


Orang:"tidak, sudahlah cepat tutup matamu"


Iqbal menutup mata


dan Orang membawakan sesuatu di depan Iqbal


Orang:"ok sekarang buka matamu!"


Iqbal:"waooooowwwww!!!"


Orang:"iya itu benar aku yang berusaha memberikan ini untukmu"


Iqbal:"tapi apa ini?"


Orang:"tunggu dulu kau belum membuka hadiahnya?"


Iqbal:"belum, aku buka ya"


Iqbal membuka hadiah berbungkus koran yang di berikan Orang


Iqbal:"apa ini seragam sekolah?"


Orang:"yap"


Iqbal:"tapi Orang kau sangat baik"


Orang:"tunggu sekarang aku tidak mau kau panggil aku Orang, sebenarnya namaku adalah Abdul"


Iqbal:"terimakasih Abdul, tapi darimana kau dapat uang?"


Abdul:"setiap siang dan malam aku bekerja"


Abdul:"sebelum ada kau Iqbal, aku dulu hanya bekerja saat siang dan sekarang saat malam aku juga bekerja"


Iqbal:"memangnya kerja apa?"


Abdul:"sudahlah tidak usah kawatir pekerjaanku halal kok"


Iqbal:"baiklah mulai besok aku berpenampilan bebeda"


Abdul:"itu benar jangan mengecewakan aku nak"


mereka bercanda dan mengobrol sebentar, mereka seperti anak dan ayah padahal mereka bukanlah anak dan ayah


Iqbal:"hahahahah!!!, ternyata itu yang terjadi, oh iya kau waktu itu pernah bilang tentang rumah kosong itu padaku, apa kau tahu siapa pemiliknya?"


Abdul:"baiklah, kau akhirnya bertanya juga, sebenarnya rumah kosong itu dulu tempat tinggalku"


Iqbal:"apaa!?"


Abdul:"itu benar, semenjak ada pencurian di rumahku aku tidak punya rumah lagi"


Iqbal:"tapi kenapa kau tidak merenovasi rumah kosong itu dan kembali tinggal di sana?"


Abdul:"nak kau belum tahu ya?"


Iqbal:"tentulah aku tidak tahu, makanya aku bertanya"


Abdul:"waktu itu aku masih punya istri dan dua orang anak"


Iqbal:"ternyata kau dulu pernah berkeluarga"


Abdul:"itu benar, dan saat tengah malam ada sekelompok pencuri datang ke rumahku ,aku pun langsung berlari ke rumahku, karena itu hari rabu aku bekerja lembur, saat aku sudah datang(Abdul meneteskan air mata)


............., saat aku datang ...... aku melihat keluarga ku sudah tewas. kejadian itu selalu teringat, walau sudah berlalu"


Iqbal:"maaf kan aku karena sudah membuat mu meneteskan air mata"


Abdul:"sudahlah, itu bukan salahmu, tapi semenjak aku melihat wajahmu saat itu aku teringat anak pertama ku dia satu satunya anak laki laki di keluargaku"


Iqbal:"hehe, jadi aku mirip dia ya"


Abdul:"dan hidupku menjadi lebih baik saat kau ada di sini, dan kau sama seperti ku"


Iqbal:"apa itu?"


Abdul:"sama sama pernah merasakan kehilangan"


Iqbal:"tapi walau aku tahu Orang tuaku sudah meninggal kan aku, tapi aku merasa bahwa dia akan kembali"


Abdul:"mungkin itu hanya persaanmu ,atau memang dia belum meninggal kan mu "


Iqbal:"mungkin"

__ADS_1


Abdul:"oh iya ini aku juga membuatkanmu makanan, kau makan ya"


Iqbal:"tunggu ini kan makanan yang mahal apa kau membuatnya?"


Abdul:"hah, kau tahu makanan ini ya?"


Iqbal:"kemarin kau juga menyiapkan ini untukku"


Abdul:"kemarin atau tadi pagi?"


Iqbal:"oh iya kemarin atau tadi pagi ya, aaaa sudahlah itu tidak penting, yang penting aku harus memakan ini"


Iqbal langsung memakan makanan itu


Iqbal:"hmmmm, ini enak sekali"


setelah itu


Iqbal:"aku jadi ngantuk"


Abdul:"sana kau tidurlah!"


Iqbal langsung tidur


saat tengah malam Abdul pergi untuk bekerja


keesokan harinya


Iqbal terbangun dan langsung bersiap untuk berangkat ke sekolah


saat ia makan


Iqbal:"wow makanan mahal ini lagi, apa Abdul benar benar bisa membuat makanan mahal ini?"


Iqbal pun makan makanan itu dan berangkat sekolah


saat Iqbal sudah sampai


Somad:"hai Iqbal"


Habibie:"Iqbal!!"


Iqbal:"ayo masuk ke kelas aja"


mereka bertiga langsung masuk ke kelas


dan mereka bercanda bersama sama sampai


triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)


Habibie:"waktunya masuk"


beberapa saat setelah itu pun Guru masuk ke kelas


setelah itu


triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)


Habibie:"uhhh waktunya istirahat"


Somad:"ayo kita beli makanan!"


Habibie:"oh iya ayo Iqbal"


Iqbal:"tapi aku tidak pun..."


Sonad:"sudahlah aku akan mentraktir mu"


Iqbal:"benarkah?"


Somad:"ayo cepat"


Iqbal:"baiklah kalau begitu"


mereka bertiga pun pergi ke kantin


saat di kantin


Habibie:"wah, kita coba beli yang mana ya?"


Somad:"ayo kita beli minuman dulu"


Habibie:"bagaimana denganmu Iqbal?"


Iqbal:"aku ikut kalian saja"


mereka akhirnya membeli minumanya


dan mereka duduk di tempat duduk


Somad:"ayo kita coba dulu"


Iqbal:"waahh ternyata ini enak ya"


Habibie:"apa kau belum pernah mencoba nya?"


Iqbal:"iya"


Habibie:"aku, aku jadi merasa bersalah"


Iqbal:"kenapa?"


Habibie:"karena aku, semasa dulu aku sering membuang makanan"


Iqbal:"sudahlah itu kan dulu sekarang kau jadi lebih baik kan"

__ADS_1


Somad:"iya benar sekarang Habibie jadi lebih baik kok"


Habibie:"hehe,jadi begitu ya"


setelah saat itu


tiba tiba ada seorang wanita datang menghampiri Iqbal


"hai aku boleh kenalan gak?"


Iqbal:"hah!?"


Fanny:"namaku Fanny dan mamamu siapa?"


Iqbal:"apa maksudmu?"


Fanny:"aku hanya ingin berteman denganmu"


Iqbal:"baiklah, mungkin itu tidak apa apa"


Fanny:"kalian sedang makan bersama?"


Habibie:"iya tapi kami belum membeli makanan"


Fanny:"kalau begitu ayo kita beli bersama sama!"


Habibie:"baiklah ayo!"


mereka berempat akhirnya membeli makanan


Habibie:"ayo kita beli ini saja!"


Somad:"baiklah"


Fanny:"bentuknya lucu ya"


mereka pun membelinya


dan kembali duduk di tempat duduk tadi


san mereka makan bersama


Iqbal:"makasih, karena sudah membelikan makanan dan minuman ini"


Somad:"tidak usah di pikirkan"


Iqbal:"oh iya aku sudah tahu siapa pemilik rumah kosong itu"


Fanny:"rumah kosong?"


Habibie:"iya kami biasa bermain di sana dan kami memelihara kucing di sana"


Fanny:"apa rumah kosong yang dekat masjid itu?"


Habibie:"benar sekali"


Habibie:"oh iya, siapa pemiliknya?"


Iqbal:"pemilik nya adalah Abdul seorang temanku"


Somad:"kalau begitu ayahku akan membeli nya untuk kita"


Iqbal:"sebenarnya itu tidak perlu , karena aku bisa tanyakan pada Abdul apa kita bisa renovasi rumah itu"


Somad:"oh kalau begitu baiklah"


Fanny:"aku boleh ikut gak?"


Habibie:"tentu kenapa tidak"


Iqbal:"tunggu, tapi kami biasa pulang malam"


Fanny:"itu tidak apa apa rumahku juga dekat sekali dengan rumah kosong itu"


Habibie:"kalau begitu ayo!!"


Iqbal:"ayo kemana?"


Habibie:"oh iya kan belum waktunya"


Trinnnngggggg!!!! (bel sekolah)


Habibie:"oh tidak waktunya masuk ke kelas"


mereka Lang buru buru menghabiskan makanan mereka


dan mereka masuk ke dalam kelas


saat Iqbal Somad dan Iqbal duduk tiba tiba Fanny datang


Fanny:"aku boleh duduk dekat kalian?"


Habibie:"boleh duduk saja sini"


Fanny duduk di samping Habibie


beberapa saat setelah itu Guru pun datang


pelajaran dimulai lagi


Guru:"ok anak anak kita belajar lagi ya"


"iya pak guru"


Guru:"loh kok Fanny pindah duduknya, tidak apa apa sih, ayo kita langsung lanjut kan pelajaran saja"

__ADS_1


__ADS_2