GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
taman bagimu teman juga bagiku


__ADS_3

triiiiiinggggg!!! (bel sekolah)


Habibie:"waktunya pulang, akhirnya saat saat yang kutunggu"


Guru:"ok anak anak sekarang waktunya untuk pulang, kita lanjutkan lagi besok belajar nya"


"iya pak Guru"


Somad:"ayo kita main ke rumahku"


Habibie:"benarkah?, baiklah horeee!!!"


Iqbal:"baiklah aku akan main ke rumahmu"


Havibie:"bagaimana jika kita ajak temanku?, si Rizki"


Iqbal:"Rizki juga temanku, jadi apakah dia boleh main ke rumahmu Somad?"


Somad:"tentu, dia boleh main ke rumahku kok, lagi pula ayahku pasti senang melihat aku punya banyak teman, dan juga pamanku juga tidak keberatan jika aku bawa banyak teman"


Iqbal:"baiklah ayo"


Habibie:"aku akan ajak Rizki, kalian tunggu sini ya"


Iqbal:"iya kami akan menunggu tenang saja"


Habibie pun menuju ke kelas sembilan


saat Habibie sampai di depan jelas sembilan


Rizki:"eh Habibie , apa yang kau lakukan di sini"


Habibie:"tadi, aku diberitahu bahwa kau di undang ke rumahnya Somad, jadi ayo kita kerumahnya Somad"


Rizki:"oleh siapa?"

__ADS_1


Habibie:"si Somad"


Rizki:"kurasa tidak, aku ada urusan"


Iqbal:"ayolah, hanya untuk menemaniku"


Rizki:"sekalinya tidak ya tidak!!!"


Habibie:"kau ingin berkelahi?"


Rizki:"kau yang mulai duluan"


Habibie:"baiklah ayo kita berkelahi"


Rizki:"tidak Habibie, aku serius aku sedang tidak ingin bercanda, dan aku tidak mau ke rumahnya Somad"


Habibie:"pasti alasan mu karena ada urusan , selalu ada urusan, memangnya urusan apa itu?, dan seberapa pentingnya sehingga, kau lebih memilih urusan itu daripada adikmu!!"


Rizkisudahlah, aku memang tidak punya urusan.."


Habibie:"sudah kuduga kau berbohong, sekarang aku marah padamu"


Habibie:'....."


Rizki:"jangan marah, bagaimana untuk menebus kesalahanku, aku akan bermain ke rumah Somad denganmu?"


Habibie:"tidak!, kesalahanmu terlalu berat, untuk di tebus"


Rizki:"baiklah jika begitu, jika kau tidak menerima maafku, maka waktu yang akan menitipkan maafku untukmu.."


Habibie:"dan suatu saat nanti kau akan menerima maafku, aku sudah sering mendengar mu mengatakan itu, walau kata katamu itu memang benar terjadi, tapi aku masih marah padamu"


Rizki:"baiklah aku mai pergi dulu ya"


Habibie:"tunggu tunggu dulu , baiklah aku setuju kau akan main kerumahnya Somad untuk menebus kesalahanmu"

__ADS_1


Rizki:"tapi aku sudah memutuskan, agar waktu yang menebus kesalahanku"


Habibie:"tapi tadi aku hanya bercanda, apa kau lihat wajahmu?, wajahmu terlihat kawatir"


Rizki:"tidak, wajahku baik baik saja, kalau begitu aku pergi dulu ya"


Habibie:"tunggu tunggu tunggu , bagaimana dengan tawaran lain?"


Rizki:"tawaran apa yang akan kau berikan?"


Habibie:"hmmmm"


Rizki:"baiklah aku pergi dulu"


Habibie:"ok ok, bagaimana jika aku akan mentraktir mu makan di kantin besok?"


Rizki:"baiklah aku setuju"


Habibie:"yeaaa"


Rizki:"padahal tanpa kau memberikan ku itu aku sudah ingin ke rumahnya Somad, waktu itu aku melihat rumah Somad begitu besar dan mewah , waktu itu kukira rumah itu bukan punyanya Somad"


Habibie:"kalau begitu aku tidak jadi mentraktir mu makan di kantin besok"


Rizki:"kenapa?, padahal aku ingin makan gratis"


Habibie:"coba tanya dirimu kenapa memberitahu aku tentang hal tadi , jadi kupikir lebih baik jika aku tidak memberikan mu makanan gratis di kantin"


Rizki:"gratis?, sudahlah aku hanya ingin membuatmu belajar untuk tidak mudah tertipu"


Habibie:"aku juga sedang membuatmu belajar untuk tidak memberitahu orang lain rahasimu"


Iqbal:"oiii!!, kalian lama sekali"


Habibie:"ayo, Iqbal dan teman temanku sudah menunggu"

__ADS_1


Rizki:"baiklah ayo"


mereka pun menuju ke rumah Somad


__ADS_2