
triiiiiinggggg!!! (bel sekolah)
Habibie:"waktunya pulang, akhirnya saat saat yang kutunggu"
Guru:"ok anak anak sekarang waktunya untuk pulang, kita lanjutkan lagi besok belajar nya"
"iya pak Guru"
Somad:"ayo kita main ke rumahku"
Habibie:"benarkah?, baiklah horeee!!!"
Iqbal:"baiklah aku akan main ke rumahmu"
Havibie:"bagaimana jika kita ajak temanku?, si Rizki"
Iqbal:"Rizki juga temanku, jadi apakah dia boleh main ke rumahmu Somad?"
Somad:"tentu, dia boleh main ke rumahku kok, lagi pula ayahku pasti senang melihat aku punya banyak teman, dan juga pamanku juga tidak keberatan jika aku bawa banyak teman"
Iqbal:"baiklah ayo"
Habibie:"aku akan ajak Rizki, kalian tunggu sini ya"
Iqbal:"iya kami akan menunggu tenang saja"
Habibie pun menuju ke kelas sembilan
saat Habibie sampai di depan jelas sembilan
Rizki:"eh Habibie , apa yang kau lakukan di sini"
Habibie:"tadi, aku diberitahu bahwa kau di undang ke rumahnya Somad, jadi ayo kita kerumahnya Somad"
Rizki:"oleh siapa?"
__ADS_1
Habibie:"si Somad"
Rizki:"kurasa tidak, aku ada urusan"
Iqbal:"ayolah, hanya untuk menemaniku"
Rizki:"sekalinya tidak ya tidak!!!"
Habibie:"kau ingin berkelahi?"
Rizki:"kau yang mulai duluan"
Habibie:"baiklah ayo kita berkelahi"
Rizki:"tidak Habibie, aku serius aku sedang tidak ingin bercanda, dan aku tidak mau ke rumahnya Somad"
Habibie:"pasti alasan mu karena ada urusan , selalu ada urusan, memangnya urusan apa itu?, dan seberapa pentingnya sehingga, kau lebih memilih urusan itu daripada adikmu!!"
Rizkisudahlah, aku memang tidak punya urusan.."
Habibie:"sudah kuduga kau berbohong, sekarang aku marah padamu"
Habibie:'....."
Rizki:"jangan marah, bagaimana untuk menebus kesalahanku, aku akan bermain ke rumah Somad denganmu?"
Habibie:"tidak!, kesalahanmu terlalu berat, untuk di tebus"
Rizki:"baiklah jika begitu, jika kau tidak menerima maafku, maka waktu yang akan menitipkan maafku untukmu.."
Habibie:"dan suatu saat nanti kau akan menerima maafku, aku sudah sering mendengar mu mengatakan itu, walau kata katamu itu memang benar terjadi, tapi aku masih marah padamu"
Rizki:"baiklah aku mai pergi dulu ya"
Habibie:"tunggu tunggu dulu , baiklah aku setuju kau akan main kerumahnya Somad untuk menebus kesalahanmu"
__ADS_1
Rizki:"tapi aku sudah memutuskan, agar waktu yang menebus kesalahanku"
Habibie:"tapi tadi aku hanya bercanda, apa kau lihat wajahmu?, wajahmu terlihat kawatir"
Rizki:"tidak, wajahku baik baik saja, kalau begitu aku pergi dulu ya"
Habibie:"tunggu tunggu tunggu , bagaimana dengan tawaran lain?"
Rizki:"tawaran apa yang akan kau berikan?"
Habibie:"hmmmm"
Rizki:"baiklah aku pergi dulu"
Habibie:"ok ok, bagaimana jika aku akan mentraktir mu makan di kantin besok?"
Rizki:"baiklah aku setuju"
Habibie:"yeaaa"
Rizki:"padahal tanpa kau memberikan ku itu aku sudah ingin ke rumahnya Somad, waktu itu aku melihat rumah Somad begitu besar dan mewah , waktu itu kukira rumah itu bukan punyanya Somad"
Habibie:"kalau begitu aku tidak jadi mentraktir mu makan di kantin besok"
Rizki:"kenapa?, padahal aku ingin makan gratis"
Habibie:"coba tanya dirimu kenapa memberitahu aku tentang hal tadi , jadi kupikir lebih baik jika aku tidak memberikan mu makanan gratis di kantin"
Rizki:"gratis?, sudahlah aku hanya ingin membuatmu belajar untuk tidak mudah tertipu"
Habibie:"aku juga sedang membuatmu belajar untuk tidak memberitahu orang lain rahasimu"
Iqbal:"oiii!!, kalian lama sekali"
Habibie:"ayo, Iqbal dan teman temanku sudah menunggu"
__ADS_1
Rizki:"baiklah ayo"
mereka pun menuju ke rumah Somad