
saat mereka sampai di rumah Somad
John:"selamat datang tuanku"
Somad:"tolong siap kan makanan untuk mereka"
John:"baik tuan"
Somad:" selagi menunggu makanan nya siap kita duduk di sini saja dulu"
John pun pergi ke dapur dan menyuruh wanita wanita cantik yang ada di sana untuk menyiapkan makanan untuk Somad dan teman temanya
Rizki:"rumahmu besar juga ya"
Habibie:"tadi katanya kau sudah pernah melihatnya"
Rizki:"tapi berbeda saat di luar dan saat di dalam, tidak tapi sangat berbeda"
Habibie:"ayahmu orang kaya ya?"
Iqbal:"apa maksudmu Habibie?"
Habibie:"aku hanya bertanya, jika karena pertanyaan itu, aku salah maafkan aku"
Somad:"tidak tidak, tidak apa apa kok, ayahku memang orang kaya tapi aku tidak suka saat banyak orang tahu tentang itu.."
Iqbal:"jadi sebenarnya kau tidak mau kami tahu tentang ayahmu?"
Somad:"bukan bukan begitu, maksudku aku lebih suka aku menjadi orang yang sederhana"
Habibie:"tapi kenapa, hidupmu itu enak, setiap hari bisa makan enak , bisa beli mainan yang banyak, banyak orang ingin hidup seperti dirimu"
Somad:"tapi, saat aku hidup seperti ini..."
John:"maaf tuan, tapi makanan nya sudah siap, wanita wanita cantik itu akan mengantarkan makanan nya"
__ADS_1
wanita wanita cantik itu pun mengantar kan makanan nya ke meja di mana Somad dan teman temanya duduk
Habibie:"wah terlihat enak ya semua makanan nya"
John:"silahkan kalian nikmati makanan yang telah kami sediakan"
John dan wanita wanita cantik itu pun pergi meninggalkan Somad dan teman temannya
Habibie:"aku akan makan duluan"
Habibie pun langsung memasukkan makanan ke dalam mulutnya
Habibie:" nyam yam am , inwi enwak swekwalwi"
Iqbal "hei, jika mulutmu penuh dengan makanan jangan berbicara!!"
Habibie:"maaf maaf, tapi ini enak sekali"
Iqbal Somad Rizki dan Fanny pun makan makanan yang telah John sediakan
Habibie:"sama sama"
Iqbal:"apa maksudmu Habibibe?, eeee seharusnya kami yang berterimakasih"
Fanny:"iya seharusnya kami yang berterimakasih kepadamu"
Habibie:"hehehe, ternyata aku salah"
Iqbal:"oh iya tadi kau ingin mengatakan sesuatu Somad"
Fanny:"iya aku juga ingin dengar"
Somad:"kurasa lain kali saja ya, bercerita nya"
Fanny:"yah, padahal aku ingin tahu"
__ADS_1
Somad:"baiklah jika kalian memaksa"
Somad:"aku lebih suka menjadi orang sederhana, miskin juga tidak apa apa,.."
Habibie:"tapi kenapa?"
Somad:"karena, disaat aku mendapatkan suatu prestasi, orang orang menganggap itu hal yang biasa, saat aku masih kecil , aku bisa menggambar dan aku tunjukkan pada orang orang terdekat ku, lalu mereka mengatakan "itu hal yang biasa karena dia anak orang kaya", mereka tidak tahu kalau aku itu haru berjuau walau aku anak orang kaya, karena itu aku juga benci dengan ayahku yang selalu mencari uang"
Iqbal:"aku tahu apa yang kau rasakan"
Somad:"yasudah lah memang itu hidupku"
Rizki:"aku mau pulang saja lah"
Iqbal:"tunggu, kenapa?"
Habibie:"ada apa Abang?"
Iqbal:"Abang?"
Fanny:"Abang?"
Habibie:"kenapa kau mau pulang Abang?"
Iqbal:"jadi kalian adik kaka?"
Rizki:"lebih tepatnya Adik dan Abang"
Rizki pun pergi untuk pulang ke rumah
Habibie:"tunggu"
Iqbal:"sudahlah Habibie"
Habibie:"tapi ada apa dengan dia?, dia aneh sekali"
__ADS_1
Iqbal:"sebaiknya kau jelaskan dulu tentang hubungan mu dengan Rizki"