GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
mimpi panjang


__ADS_3

triiiiiinggggg!!!!!(bel sekolah)


waktunya pulang pun datang Iqbal kembali ke masjid dan Somad pulang ke rumah


Orang, aku pulang


Orang:"kau sudah pulang, apakah kau sudah sholat ashar?"


Iqbal:"belum"


Orang:"cepat sholatlah!"


baik


Iqbal langsung sholat


dan setelah itu Iqbal bertemu Orang


Orang:"kau tahu nak, seharusnya kau bisa melaksanakan ibadah sholat"


Iqbal:"tapi aku sudah sholat ashar"


Orang:"namun kau tidak tahu niat dan untuk apa kau sholat, benarkan"


Iqbal:"tidak, bagaimana kau tahu?"


Orang:"perbaiki sholatmu!"


Iqbal:"bagaimana?"


Orang:"aku akan mengajarimu , tapi hilangkan penyakit itu!"


Iqbal:"penyakit apa itu?"


Orang:"suatu saat nanti kau akan mengerti"


Iqbal:"tapi apa itu? aku ingin tahu"


Orang:"pelajaran pertamamu adalah wudhu"


Iqbal:"kau belum menjawab pertanyaanku!!"


Orang pun mengajari Iqbal cara berwudhu, ia mengajari dengan penuh kasih sayang walau Iqbal selalu salah namun Orang tak lelah mengajar Iqbal


hari hari berlalu


Iqbal sudah tahu cara berwudhu dan, dia sangat senang sudah bisa

__ADS_1


saat dia di masjid sedang duduk di dalam masjid tiba tiba Somad datang


Iqbal:"apa yang kau lakukan di sini!?"


Somad:"seharusnya aku yang bertanya begitu"


Somad:"tapi kenapa kau di sini?"


Somad:"aku ke sini mau ada urusan, lalu apa yang kau lakukan di sini?"


Iqbal:"memang aku biasa di sini"


Somad:"memangnya di mana rumahmu?"


Iqbal:"aku tidak punya rumah, jadi aku tinggal di sini, he he he"


Somad:"aku mengerti, bukan hanya kau yang merasakannya"


Iqbal:"aku tidak sendirian kok"


Somad:"maksudmu kau tinggal di sini bersama orang lain?"


Iqbal:"iya, aku tinggal bersama seseorang di sini"


Somad:"apakah dia orang gila?"


Somad:"ha! ha! ha!..... itu memang pertanyaan konyol"


Somad:"tadi kau bilang tidak punya rumah, apa kau tidak punya orang tua?"


Iqbal:"..............."


Somad:"kurasa kau tidak mau memberitahunya"


Iqbal:"orang tuaku, orang tuaku sudah tiada!!"


Somad:"oh, aku mengerti memang menyakitkan bila seseorang meningalkan kita, jadi kau bersabar ya!"


Iqbal:"bagaimana denganmu?"


Somad:"aku masih punya orang tua tapi mereka semua berada di sini kampung, jadi aku tinggal bersama pamanku"


Iqbal:"jadi orang tuamu jauh ya"


Somad:"iya"


Iqbal:"apa terkadang kau merasa kangen?"

__ADS_1


Somad:"iya, itu hanya terkadang"


Somad:"namun aku tidak merasa kesepian karena ada saudaraku dan pamanku"


Iqbal:"kau beruntung sekali"


Somad:"oh iya kenapa kau tidak tinggal bersama sepupumu atau pamanmu?"


Iqbal:"aku...... kurasa aku tidak memiliki mereka...... atau aku hanya merasa begitu"


Somad:"aaaa!!!, sudahlah ayo kita pergi membeli makanan"


Iqbal:"tapi aku tidak punya uang"


Somad:"aku akan mentraktirmu, bagaimana?"


Iqbal:"asiiiikk!!!!!"


Somad:"ayo kita pergi!"


Iqbal:"tunggu, bagaimana dengan urusanmu?"


Somad:"sudahlah, angap saja urusanku adalah menemuimu"


Iqbal:"baiklah!!"


Iqbal:"kita mau beli apa?"


Somad:"apa kau pernah makan ini?"


Iqbal:"makanan apa ini?"


Somad:"ayo kita coba!"


Iqbal:"ayo!!"


mereka berdua makan bersama, sejak saat itu mereka menjadi akrab dan Iqbal sudah mulai keluar dari keterpurukan


Iqbal:"ahhg!! kenyang sekali"


Somad:"Iqbal karena ini sudah mulai malam, ayo kita pulang!"


Iqbal:"oh iya benar ini sudah malam, ayo kita pulang, nanti di kelas temani aku ya!"


Somad:"baiklah kalau begitu sampai jumpa"


mereka berdua pulang ke rumah mereka

__ADS_1


Iqbal:"bagiku masjid adalah rumahku!"


__ADS_2