GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
rumah baru


__ADS_3

akhirnya Iqbal terbangun


keadaan berbeda, Iqbal bersiap siap berangkat sekolah


dan Abdul juga bersiap siap untuk bekerja


Iqbal:"akhirnya kau bekerja pada siang hari juga ya"


Abdul:"tapi semalam kau mengatakan agar aku bekerja pada siang hari"


Iqbal:"sudahlah kita sama saja harus sibuk pada pagi hari"


Abdul:"ini aku sudah siapkan makanan untuk kita"


Iqbal:"akhirnya makanan sederhana, ini lebih baik"


Abdul:"itu hanya nasi dan telur"


Iqbal:"tapi ini lebih baik daripada makanan mahal itu"


Abdul:"jadi sebenarnya kau tidak suka makanan mahal yang sering aku belikan untukmu?"


Iqbal:"sebenarnya aku suka, tapi jika itu membuat orang lain susah, maka apa artinya buatku"


Abdul:"aku tidak paham apa maksudmu?"


Iqbal:"sudahlah aku juga, sebenarnya aku tidak paham apa yang aku katakan itu"


Abdul:"lalu kenapa kau mengatakan hal itu?"


Iqbal:"karena kukira kau tahu makna dari itu"


Abdul:"sudahlah cepat kau berangkat ke sekolah!"


Iqbal:"baiklah, aku akan berangkat ke sekolah"


Iqbal pun berangkat ke sekolah


tidak lama setelah itu Abdul berangkat untuk bekerja


saat Iqbal sampai di sekolah


Somad:"hai Iqbal"


Habibie:"Iqbal!!"


Fanny:"selamat pagi Iqbal"


Iqbal:"sudahlah ayo kita masuk ke kelas!"


mereka pun masuk ke dalam kelas


mereka mengobrol dan bercanda bersama sama sampai mereka tertawa


tidak lama setelah itu pun Guru datang masuk ke dalam kelas


Guru:"kita lanjutkan pelajaran kemarin ya!"


"iya pak Guru"


pelajaran pun dimulai


dan setelah itu


triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)


Habibie:"wow waktunya istirahat"


oh iya tidak ku sangka sudah jam segini


Guru:"ok waktunya istirahat, silahkan untuk beristirahat"


Habibie:"ayo kita beli makanan!"


Somad:"baiklah"


Iqbal:"aku tidak mau membeli makanan, tapi aku hanya ingin ikut saja,tidak aku menolak tawaran mu"


Somad:"tapi aku belum berkata apa apa"


Iqbal:"karena aku tahu , kau itu orang baik, jadi pasti kau akan menawarkan hal hal baik juga"


Habibie:"sudahlah ayo!"


mereka pun menuju kantin


dan mereka duduk di kursi


Habibie:"aku mau membantu makanan dahulu ya, aku jadi lapar"


Iqbal:"baiklah, terserah kau saja"


Somad:"apa kau yakin tidak mau membeli sesuatu makanan?"

__ADS_1


Iqbal:"aku yakin, jika kau mau membeli makanan ,maka beli saja sana!"


Somad:"tidak, setelah aku pikir pikir aku sedang tidak mau membeli makanan di kantin"


Iqbal:"bagaimana denganmu Fanny?"


Fanny:"aku juga tidak"


setelah itu Habibie berjalan menuju mereka


tapi saat Habibie berjalan menuju mereka tiba tiba


brakkk!!


Habibie:"hati hati dong kalo jalan, kan makanan aku jadi tumpah"


Iqbal pun datang


Iqbal:"ada apa?"


Habibie:"dia menjatuhkan makanan ku"


Iqbal:"jadi kau lagi,Rizki"


Rizki:"jadi kau masih hidup"


Iqbal:"apa maksudmu?"


Rizki:"kukira setelah semua hal tidak berarti yang kau lakukan, kau mati konyol"


Habibie:"apa maksudmu, dia temanku jangan macam macam denganya"


Rizki:"aku tidak mau berurusan denganmu"


Habibie:"ada apa ini, aku tidak mengerti, apa yang sebenarnya terjadi Iqbal?"


Rizki:"kenapa kau tidak seperti dulu lagi?, dulu kau perokok pemabuk berat dan juga seorang pencuri,apa kau ingat itu!!!!!"


seketika orang di sekitar mendekati perdebatan antara Iqbal dan Rizki, karena Rizki yang berkata terlalu keras


Rizki:"dan kau lihat orang orang yang menatap kita kali ini, aku ingin bertanya, apa mereka tahu siapa sebenarnya kau ini?"


di tempat itu pun menjadi semakin ramai


Rizki:"tapi aku kagum denganmu, dulu kau anak yang nakal, sekarang lihat dirimu kau seperti orang culun"


Iqbal mengepalkan tangannya


Rizki:"ada apa, apa kau kesal denganku, apa kau ingin memukulku?"


Iqbal:"kau benar, memang aku dulu itu anak nakal, aku harus menerima keadaan itu"


Rizki:"itu bukan keadaan!!!, itu kenyataan!!!!"


Rizki:"mana orang tuamu?, dulu kau pernah bilang kau di usir dari rumahmu sendiri"


Iqbal:"apakah kau tahu tentang orang tuaku?"


Rizki:"oh jadi kau sudah lupa ya"


Iqbal:"lalu apa kau tahu?"


Rizki:"dasar pelupa, kau yang dulu bahkan menceritakan itu padaku, aku lebih suka dirimu yang dulu"


Iqbal:"tapi aku tidak mau jadi seperti dulu lagi!!"


Rizki:"kalau begitu aku tahu pasti kau menyesali tentang apa yang telah kau perbuat, iya kan,lemah"


Iqbal:"apa katamu!! ,jika kau tidak suka maka ayo kita berkelahi!!"


Habibie:"Iqbal!!,jangan terpancing olehnya!"


Somad:"iya Iqbal dia hanya membuatmu dalam masalah"


Rizki:"jadi apa kau masih lemah?"


Iqbal:"apa kau bilang!!!.."


triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)


tiba tiba bel sekolah berbunyi


siswa siswi lain bubar


jika bel sekolah tidak berbunyi mungkin Iqbal dan Rizki sudah bertengkar


Habibie:"ayo Iqbal ini sudah waktunya masuk ke kelas!"


Iqbal:"baiklah"


Iqbal Habibie Somad dan Fanny akhirnya masuk ke dalam kelas


saat Iqbal berjalan menuju kelas

__ADS_1


Rizki:"dasar pengecut!"


Habibie:"sudah jangan dengarkan dia!"


Somad:"ayo masuk ke kelas saja!"


akhirnya pun mereka masuk ke dalam kelas


tidak lama pun Guru datang


pelajaran kembali di lanjutkan


setelah kegiatan belajar


triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)


Habibie:"waktunya pulang"


Somad:"akhirnya ya"


Habibie:"ayo kita lihat perkembangan nya"


Iqbal:"baiklah ayo"


mereka pun pergi ke r k 2


saat sampai di r k 2


Fanny:"wah ternyata sudah jadi bagus sekali ya"


Somad:"apakah ini sudah jadi, John?"


John:"tentu tuan, kami bekerja siang dan malam"


Somad:"oh maaf telah melibatkan mu"


John:"tidak, memang sudah menjadi kewajiban ku untuk melayani tuan"


Habibie:"ayo masuk!"


Iqbal:"aku juga ingin lihat dalamnya"


mereka pun masuk ke dalam r k 2


saat di dalam r k 2


Habibie:"wah indah sekali"


Iqbal:'biasa Fanny yang mengatakan itu"


Fanny:"ternyata Iqbal memperhatikan aku, aneh"


Habibie:"ayu naik ke lantai dua!"


Iqbal:"baiklah, tunggu dulu, kenapa sumur tua itu masih ada di sini?"


John:"kami hanya merenovasi, kami tidak merusaknya"


Iqbal:"tapi bukankah itu terlihat menakutkan"


Habibie:"sudahlah tidak boleh seperti itu, dia sudah membantu kita!"


Iqbal:"kau benar Habibie, maafkan aku John


John:"tidak, justru kalian yang sudah membuat tuan bahagia, aku lah yang merasa tertolong"


aku akan pulang segera dan memberitahu Abdul


Iqbal langsung berlari ke masjid itu


sesampainya ia di sana


Iqbal:"agh! agh! agh!" (mengatur nafas)


Abdul:"ada apa?"


Iqbal:"bagaimana kau tahu?, aku kan baru sampai"


Abdul:"kan kita adalah ayah dan anak"


Iqbal:"baiklah"


Abdul:"memangnya ada apa?"


Iqbal:"r k 2 itu.."


Abdul:"sudah selesai renovasi nya"


Iqbal:"bagaimana kau tahu?"


Abdul:"kurasa itu tidak penting"


Iqbal:"apa maksudmu?"

__ADS_1


Abdul:"maksudku,... ayo beresi barang kita dan tinggal di r k 2!!!!"


Iqbal:"yea, kau terlalu bersemangat"


__ADS_2