
pada akhirnya tidak ada orang tua Iqbal yang setelah dari tadi ia menunggunya
dan karena Iqbal masih di bawah umur ia tak di hukum, ia hanya di beri tahu kalau tindakannya salah
dan teman Iqbal pun harus di rawat di rumah sakit karena sakitnya parah
sekolah juga menghukum Iqbal, ia tidak boleh masuk selama 3 bulan
selama 3 bulan ia hanya merenungkan apa yang ia perbuat
____________________________________________3 BULAN BERLALU
Iqbal sudah boleh masuk ke sekolah lagi
dan di sekolah itu ia melihat ada yang berbeda
ternyata sekolahnya kedatangan murid baru dari sekolah MTS
seperti biasa ia duduk di belakang
semuanya mulai seperti biasa
saat istirahat Iqbal hendak ingin melakukan hal yang biasa ia lakukan ke adek kelasnya
Iqbal:"hei kau kemari!"
adek kelas:"kenapa bang?"
Iqbal:"seperti biasa!"
adek kelas:"tapi bang aku ingin membeli makanan"
tiba tiba saat itu Iqbal teringat temanya yang waktu itu pernah di rawat di rumah sakit
Iqbal:"baiklah kurasa kau butuh makan"
adek kelas:"wahh!! benar bang terimakasih"
setelah kejadian itu Iqbal ingin menemui temannya, Rizki
Iqbal:"hai Rizk.."
tiba tiba Rizki buang muka kepada Iqbal
Iqbal:"kurasa kau masih marah padaku"
Rizki:"pergilah kau orang tuaku tidak ingin aku menemuimu!!!"
Iqbal pergi dan terus menyesali perbuatannya
__ADS_1
tiba tiba adek kelas yang tadi
adek kelas:"bang ada sekolah yang menghina sekolah kita"
Iqbal:"baiklah mungkin ini bisa menghilangkan rasa penyesalan ku, ayo kita berpesta!!"
adek kelas:"di lapangan dekat rumah sakit"
Iqbal:"tempat itu lagi"
adek kelas:"kenapa bang"
Iqbal:"tidak, ayo! kita lakukan setelah pulang sekolah"
baiklah
setelah pulang sekolah
di lapangan
lapangan yang luas itu sangat ramai
ternyata mereka ingin tawuran
kericuhan pun terjadi mereka tawuran hingga polisi datang,
ada polisi!!!! ayo lari
ia menuju rumah kosong, tak ada polisi yang mengejarnya
namun ia teringat saat saat adek kelas itu tewas karena kepalanya di bacok
rasa penyesalan bertambah dan ia sangatlah menyesali itu hingga ia menangis tersedu sedu
keesokan harinya di sekolah ia hanya bengong memikirkan hal itu
dan guru datang dan berkata
guru:"anak anaku hari ini kita berduka karena ada teman kita atau saudara kita telah pulang ke sisi tuhan, oleh karena itu ayo kita pergi dan berziarah ke makamnya!"
mereka semua pergi ke makamnya setelah saatnya kembali Iqbal masih duduk di samping makam itu dan menyesalinya hingga ia menanggis
Iqbal:"hiks hiks kenapa ini harus terjadi kepadamu seharusnya aku yang tidak berguna ini tang menerima itu"
dan tiba tiba anak baru itu menghampirinya
anak baru:"sudahlah kak tangisanmu tak bisa mengembalikan dia"
Iqbal"hahh!!"
__ADS_1
anak baru:"seharusnya kakak belajar dari kesalahan dan memperbaikinya menjadi lebih baik lagi"
Iqbal pergi meninggalkan makam itu
anak baru:"tapi kak, kakak pergi dari kegelapan!!"
Iqbal pun pergi dan ia kelaparan dia ingin mencuri lagi
Iqbal:"aku lapar sekali"
dan ia teringat ia pernah melihat kotak amal masjid dan ia hendak mengambilnya
dan ia pun datang ke masjid dan ia melihat lihat tapi ia tak menemukan kotak amal
ia pun melihat je dalam masjid ada seseorang
sedang tiduran dan di samping orang itu ada tas
Iqbal pun mendekati tas itu
saat ia ingin menyentuh tas itu
orang yang sedang tiduran itu langsung bertanya
"apa kau lapar?"
Iqbal:"hah!"
"kalau begitu ini kuberikan uang kau beli makanan ya"
iqbal menerima uang itu dan langsung pergi dan ia berlari dan berfikir
Iqbal:"kenapa orang itu memberikanku uang padahal aku ingin berbuat
jahat kepadanya"
Iqbal langsung pergi membeli makanan sambil merenungkan orang tadi
dan alangkah terkejutnya ternyata uang yang ia terima seratus ribu
dan dia bertanya pada diri nya sendiri
"apakah aku harus seperti dia?"
dan ia berhenti berjalan
Iqbal:"wow ternyata itu ada toko makanan"
ia pun membelinya ia membeli 2
__ADS_1
dan ia ingin kembali ke masjid itu dan berkenalan dengan orang baik itu dan ingin seperti ida