
Orang:"kemana saja kau!!!!"
Iqbal:"aku tadi bersama temanku"
Orang:"apa kau tidak tahu ini sudah hampir malam!!"
Iqbal:"tapi aku biasa berteman bersama malam"
Orang:"tidak usah basa basi cepat laksanakan kewajiban mu!"
Iqbal:"baiklah"
setelah Iqbal melaksanakan kewajiban ia langsung menemui Orang
Iqbal:"Orang, tadi temanku kesini dan dia bilang ada urusan apa dia biasa ke sini?"
......
.....
...
Orang:"hahahahaha!!!!! tak ku sangka kau punya teman"
Iqbal:"apa maksudmu?!!"
Orang:"begini saja kau tahu sumur tua yang ada di sana?"
Iqbal:"hmmmm oh iya yang di belakang rumah kosong"
Orang:"iya benar"
Iqbal:"memang kenapa?"
Orang:"dahulu di situ ada pencurian, korbannya adalah pengusaha tajir, tidak bahkan sangat tajir"
Iqbal:"lalu kenapa?"
Orang:"tunggu aku belum selesai bicara!"
Iqbal:"lalu cepatlah aku ingin tahu!!"
Orang:"tunggu dulu, dasar kau!!"
Iqbal:"ok ok, aku akan mendengarkan"
Orang:"dan kau tahu?.."
Iqbal:"tidak!"
Orang:"tunggu dulu aku belum selesai!!!!!"
Iqbal:"hahahaha!!! baik baik, aku hanya bercanda"
Orang:baik kita lanjut, dan pencuri itu tidak bisa kabur dan menyembunyikan hasil curiannya ke dalam sumur itu"
Iqbal:"hah!! benarkah ayo kita ambil!"
Orang:"tunggu dulu Iqbal!"
Iqbal:"ada apa?"
Orang:"kalau ada seharusnya sudah banyak yang merebutkannya!!"
Iqbal:"apa maksudmu kau berbohong tentang harta curian itu kepada ku?"
Orang:"eeeee. tidak aku tidak bohong"
Iqbal:"lalu kenapa raut wajahmu berubah?"
Orang:"aku tidak bohong coba saja kau cari!"
Iqbal:"baiklah ayo!"
Iqbal:"apa lagi?"
Orang:"ini sudah malam"
Iqbal:"oh iya baiklah ayo kita lanjutkan hari Minggu saja"
Orang:"ayo cepat tidur!"
Iqbal:"baik"
mereka berdua pun tidur, namun tidak saat tengah malam Orang terbangun dan langsung pergi
keesokan harinya
Iqbal:"huh!, ini sudah pagi"
Iqbal:"aku harus sekolah, ayo mandi haaaaahhhh"(menguap)
Iqbal pun mandi dan bersiap untuk bersekolah, namun Iqbal merasa ada yang berbeda
dan dia pun berangkat setelah makan yang telah di siapakan Orang
saat di perjalanan menuju sekolah Iqbal baru menyadari
Iqbal:"oh iya di mana Orang ya?"
__ADS_1
selama perjalanan Iqbal memikirkan hal itu
sampai ia lupa kalau sudah sampai sekolah
Somad:"hai Iqbal!"
Iqbal:"hah!, oh Somad, ada apa?"
Somad:"hanya sapaan hangat di pagi hari"
Iqbal:"oh iya, apa aku boleh bertanya?....."
Somad"apa itu?"
Iqbal:"sebenarnyaaa hmmmmmm....., apa kau duduk sendiri?"
Somad:"aku duduk bersama temanku memang kenapa?"
Iqbal:"oh ya sudahlah"
Somad:"aku mau koj duduk bersamamu di belakang"
Iqbal:"tapi aku belum bilang bagaimana kau tahu!!"
Somad:"kita kan teman"
Somad pun langsung pergi ke kelas meningalkan Iqbal
Iqbal:"teman ya.."
trinnnngggggg (bel sekolah)
Iqbak:"baiklah"
Iqbal pun masuk ke dalam kelas dan dia melihat sudah ada Somad yang duduk di samping ia biasa duduk
Iqbal:"jadi kau pindah?"
Somad:"iya, aku ingin menemanimu"
Iqbal:"baiklah
Guru pun masuk ke kelas dan siap untuk mengajarkan pelajaran kepada murid murid dibkelas
pelajaran pun di mulai dan Iqbal mulai mencoba mengerjakan tugas
Iqbal:"aku ingin coba yang no lima!"
Somad:"semangat ya Iqbal!"
Iqbal pun mencoba maju ke depan kelas untuk menjawab pertanyaan yang tersedia di lapan tulis
Guru:"biar aku lihat dulu ya Iqbal"
Guru melihat hasil jawaban Iqbal dan
Guru:"Iqbal"
Iqbal:"iya pak ada apa?"
Guru:"setelah saya lihat, mohon maaf tapi jawaban kamu kurang tepat, tapi saya suka kamu mulai berubah, teruskan lagi ya!"
Iqbal:"baik pak terimakasih"
triiiiiinggggg (bel sekolah)
waktu istirahat pun tiba setelah kegiatan belajar mengajar
Somad:"wah sudah istirahat, ayo kita beli sesuatu makanan!"
Iqbal:"aku ingin di kelas saja"
Somad:"apa kau tidak bawa uang?"
Iqbal:"bukan itu, aku hanya ingin dikelas saja"
Somad:"baiklah aku akan menemanimu"
Iqbal:"tidak, itu tidak perlu, sana kau beli makanan saja untuk dirimu"
Somad:"tidak, aku tetap akan menemanimu"
Iqbal:"terserah kau saja"
Somad:"lalu kita akan berbuat apa?"
Iqbal:"bagaimana jika kita lihat lagi pelajaran yang tadi, aku hampir benar menjawabnya"
Somad:"ayo!"
Somad pun mengeluarkan buku,
Somad:"mana bukumu?"
Iqbal:"aku tidak membawanya"
Somad:"kalau begitu ini kuberikan buku ini untukmu aku ada banyak buku di rumah, oh iya ini pensil dan penghapusnya juga untukmu"
Iqbal:"tapi itu punyamu, kenapa kau memberikanya kepadaku?"
__ADS_1
Somad:"sudahlah, apa kau tidak percaya dirumahku banyak buku dan peralatan tulis"
Iqbal:"aku percaya tapi..."
Somad:"dirumahku aku punya saudara dan dia gemar menulis dan menggambar bahkan dia membuat komik, jadi ia sering kehabisan alat alat menulis, dan karena itu dia, membeli sangat banyak alat alat tulis"
Iqbal:"wow saudaramu hebat ya"
Somad:"walaupun begitu...."
Iqbal:"kenapa"
Somad:"ah sudahlah, ini cepat ambil buku pensil dan penghapus ini"
Iqbal:"baiklah jika kau memaksa"
Somad:"ayo kita pelajari lagi pelajaran tadi!"
mereka belajar bersama, dan mereka terlihat begitu dekat padahal baru kenal
triiiiiinggggg (bel sekolah)
waktunya masuk kelas para siswa dan siswi masuk ke dalam kelas dan siap melanjutkan pelajaran
setelah beberapa saat Guru pun datang
mereka belajar lagi, Iqbal dan Somad terlihat semakin dekat ketika ia tertawa bersama karena salah satu siswa terpeleset dan jatuh
hahahahahaha!!! (satu kelas tertawa)
Iqbal langsung berdiri dan menghampiri siswa yang baru jatuh
Iqbal:"apa kau tidak apa apa?"
Siswa:"aku tidak apa apa"
Iqbal:"ayo"
Iqbal membantu Siswa itu berdiri
Siswa:"hei bukankah kau Iqbal?"
Iqbal:"iya benar sekali"
Siswa:"kau sudah berbeda, kenalkan namaku Habibi"
Iqbal:"baik aku paham kau Habibi dan kita teman,...... apa aku salah?"
hahahahahaha!!!.. (mereka tertawa bersama)
Habibie:"kau tidak salah mulai sekarang kita teman"
Iqbal:"baik!!"
di saat itu tiba tiba Guru datang
Habibie:"ada guru"
mereka duduk kembali dan melanjutkan pelajaran lagi
trinnnngggggg (bel sekolah)
Somad:"waktunya pulang"
mereka keluar kelas bersama
Iqbal:"hai Somad apakah kau sebelumnya duduk bersama Habibie?"
Somad:"iya, karena aku melihat kau sendirian jadi kuputuskan untuk duduk bersamamu"
Habibie:"Somad juga sudah izin denganku, ternyata benar seperti yang Somad bilang Iqbal itu anak yang baik"
....
...
.
Iqbal:"sudah lama aku tidak di panggil anak baik jadi kurasa kau yang pertama,... Terimakasih"
Habibie:"sama sama"
Iqbal:"oh iya apa kalian berdua di rumah ada urusan?"
Somad:"tidak"
Habibie:"kurasa tidak"
Iqbal:"kata temanku ada harta karun di rumah kosong itu, bagaimana kita lihat"
Habibie:"apa kau yakin?"
Iqbal:"iya Orang bilang begitu"
Habibie:"Orang? siapa itu Orang"
Iqbal:"dia temanku yang membuatku jadi baik"
Habibie:"oh kalau begitu ayo kita lihat!"
__ADS_1
mereka akhirnya menuju rumah kosong itu