GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
ingin merubah hidup


__ADS_3

saat di perjalanan Iqbal melihat ada seorang pengemis yang terlihat lemah dan kelaparan


Pengemis:"nak tolong saya saya lapar"


Iqbal:"tapi ini untuku dan dia"


Pengemis:"sedikit saja itu tidak masalah"


Iqbal:"kau kan bisa bekerja!!!!"


Iqbal langsung pergi meninggalkan Pengemis itu saat ia pergi ia ingat, orang yang di masjid itu, dan Iqbal nenghampiri Pengemis itu lagi


Iqbal:"hai pengemis. ini"(sambil menyerahkan satu makanannya)


Pengemis:"terimakasih semoga kau menjadi manusia yang lebih baik"


Iqbal:"ahg!"


"baiklah aku pergi ya"


Pengemis:"iya, sampai jumpa"


Iqbal melanjutkan perjalanan menuju masjid


dan menemui orang tadi


Iqbal:"hai bolehkah aku berkenalan?"


Orang:"haaahh!!.namaku orang


Iqbal:"kau membuatku kaget saja"


Iqbal:"baiklah hei Orang bolehkah kau menjadi pembimbingku"


Orang:"aku mengerti"


Iqbal:"oh iya ini makanan untukmu"


Orang:"asiiik!!"


Orang:"tapi kenapa kau hanya beli satu, kau kan bisa beli dua?"


Iqbal:"aku melihat seorang pengemis dan aku memberrr......."


Orang:"suuuttsss"


Iqbal:"kenapa apa suaraku terlalu kencang?"


Orang:"jika kau berbuat baik pada seseorang jangan sampai orang lain tahu kebaikanmu!"


Iqbal:"kurasa itu pelajaran pertamaku aku harus mengingatnya"


Orang:"baiklah dimana kau tinggal?"


Iqbal:"aku tak punya tempat tinggal"

__ADS_1


Orang:"hahahahaha!!!! kau sama sepertiku"


Iqbal:"tapi itu tidak lucu kau membuatku kesal"


Orang:"tenanglah nak aku hanya bercanda, jika kau tidak punya tempat tinggal maka tinggal bersamaku di masjid ini"


Iqbal:"benarkah!"


Orang:"tapi bohong"


Iqbal:"apa apaan ini apa kau mau ku pukul!!"


Orang:"sudahlah kekerasan bukanlah segalanya"


Iqbal:"kalau begitu bicara yang jelas!"


Orang:"kau boleh tinggal di sini sepertiku"


Iqbal:"apa kau serius"


Orang:"aku serius, karena masjid adalah segalanya bagiku"


Iqbal:"baiklah kalau begitu"


Orang"ini sudah malam cepat sholat isya!!!, dan setelah itu tidur"


Iqbal:"baik"


Iqbal pun berwudhu dan langsung sholat isya


Iqbal pun duduk di depan masjid dan memikirkan apakah ia layak untuk hidup?


Iqbal:"apa yang kulakukan sungguh tak bermakna"


kata itu mungkin pantas untuknya, iya selalu memikirkan kata itu


dan ia menangis


Orang:"sudahlah menangis bukan sesuatu yang kau butuhkan"


Iqbal:"haah!"


Orang:"cobalah untuk menjadi lebih baik"


Iqbal:"tapi aku membuat dosa yang begitu besar apa aku layak untuk hidup!!?"


Orang:"jika dosamu besar maka dosaku lebih besar"


Iqbal:"haahh!!"


Orang:"aku ingin tidur lagi"


Orang langsung pergi ke dalam masjid dan tidur


dan Iqbal memikirkan perkataan Orang dan merenungkan apa yang telah ia katakan

__ADS_1


dia hanya begitu sampai pagi datang


Orang:"hai Iqbal ayo ikut aku"


Iqbal:"kita akan ke mana?"


Iqbal mengikuti Orang menuju ruangan


di dalam ruangan itu terdapat alat alat pembersih


Orang:"pegang ini!"


Iqbal:"sapu, untuk apa?"


Orang:"kita akan membersikan tempat ini sebelum waktu subuh tiba"


Iqbal:"baiklah"


mereka menyapu bersama di sana sampai bersih


Iqbal:"lalu kita ngapain lagi?"


Orang:"kita akan membersihkan tempat wudhu dan wcnya!"


Iqbal:"ayo kita lihat"


mereka pun langsung membersihkan tempat itu sampai terlihat sangat bersih


huuuhh!!


Iqbal:"akhirnya sudah bersih"


Orang:"baiklah sekarang mandi sono!"


tapi aku tak punya baju ganti


Orang:"tenang masjid ini menyediakan baju dari hasil sumbangan orang orang"


Iqbal:"baiklah, tapi untuk apa mereka menyumbang?"


Orang:"ehhhmmm!!"


Iqbal:"baiklah aku mandi dulu"


Iqbal pun langsung mandi dan setelah Iqbal mandi, Orang mandi juga


setelah itu mereka duduk bersama di dalam masjid


Iqbal:"apa yang kita lakukan?"


Orang:"kita akan menunggu waktu subuh"


Iqbal:"aku mengerti"


Orang:"sambil menunggu sebaiknya kau berzikir nak"

__ADS_1


Iqbal:"apa itu zikir?"


__ADS_2