
saat di perjalanan Iqbal melihat ada seorang pengemis yang terlihat lemah dan kelaparan
Pengemis:"nak tolong saya saya lapar"
Iqbal:"tapi ini untuku dan dia"
Pengemis:"sedikit saja itu tidak masalah"
Iqbal:"kau kan bisa bekerja!!!!"
Iqbal langsung pergi meninggalkan Pengemis itu saat ia pergi ia ingat, orang yang di masjid itu, dan Iqbal nenghampiri Pengemis itu lagi
Iqbal:"hai pengemis. ini"(sambil menyerahkan satu makanannya)
Pengemis:"terimakasih semoga kau menjadi manusia yang lebih baik"
Iqbal:"ahg!"
"baiklah aku pergi ya"
Pengemis:"iya, sampai jumpa"
Iqbal melanjutkan perjalanan menuju masjid
dan menemui orang tadi
Iqbal:"hai bolehkah aku berkenalan?"
Orang:"haaahh!!.namaku orang
Iqbal:"kau membuatku kaget saja"
Iqbal:"baiklah hei Orang bolehkah kau menjadi pembimbingku"
Orang:"aku mengerti"
Iqbal:"oh iya ini makanan untukmu"
Orang:"asiiik!!"
Orang:"tapi kenapa kau hanya beli satu, kau kan bisa beli dua?"
Iqbal:"aku melihat seorang pengemis dan aku memberrr......."
Orang:"suuuttsss"
Iqbal:"kenapa apa suaraku terlalu kencang?"
Orang:"jika kau berbuat baik pada seseorang jangan sampai orang lain tahu kebaikanmu!"
Iqbal:"kurasa itu pelajaran pertamaku aku harus mengingatnya"
Orang:"baiklah dimana kau tinggal?"
Iqbal:"aku tak punya tempat tinggal"
__ADS_1
Orang:"hahahahaha!!!! kau sama sepertiku"
Iqbal:"tapi itu tidak lucu kau membuatku kesal"
Orang:"tenanglah nak aku hanya bercanda, jika kau tidak punya tempat tinggal maka tinggal bersamaku di masjid ini"
Iqbal:"benarkah!"
Orang:"tapi bohong"
Iqbal:"apa apaan ini apa kau mau ku pukul!!"
Orang:"sudahlah kekerasan bukanlah segalanya"
Iqbal:"kalau begitu bicara yang jelas!"
Orang:"kau boleh tinggal di sini sepertiku"
Iqbal:"apa kau serius"
Orang:"aku serius, karena masjid adalah segalanya bagiku"
Iqbal:"baiklah kalau begitu"
Orang"ini sudah malam cepat sholat isya!!!, dan setelah itu tidur"
Iqbal:"baik"
Iqbal pun berwudhu dan langsung sholat isya
Iqbal pun duduk di depan masjid dan memikirkan apakah ia layak untuk hidup?
Iqbal:"apa yang kulakukan sungguh tak bermakna"
kata itu mungkin pantas untuknya, iya selalu memikirkan kata itu
dan ia menangis
Orang:"sudahlah menangis bukan sesuatu yang kau butuhkan"
Iqbal:"haah!"
Orang:"cobalah untuk menjadi lebih baik"
Iqbal:"tapi aku membuat dosa yang begitu besar apa aku layak untuk hidup!!?"
Orang:"jika dosamu besar maka dosaku lebih besar"
Iqbal:"haahh!!"
Orang:"aku ingin tidur lagi"
Orang langsung pergi ke dalam masjid dan tidur
dan Iqbal memikirkan perkataan Orang dan merenungkan apa yang telah ia katakan
__ADS_1
dia hanya begitu sampai pagi datang
Orang:"hai Iqbal ayo ikut aku"
Iqbal:"kita akan ke mana?"
Iqbal mengikuti Orang menuju ruangan
di dalam ruangan itu terdapat alat alat pembersih
Orang:"pegang ini!"
Iqbal:"sapu, untuk apa?"
Orang:"kita akan membersikan tempat ini sebelum waktu subuh tiba"
Iqbal:"baiklah"
mereka menyapu bersama di sana sampai bersih
Iqbal:"lalu kita ngapain lagi?"
Orang:"kita akan membersihkan tempat wudhu dan wcnya!"
Iqbal:"ayo kita lihat"
mereka pun langsung membersihkan tempat itu sampai terlihat sangat bersih
huuuhh!!
Iqbal:"akhirnya sudah bersih"
Orang:"baiklah sekarang mandi sono!"
tapi aku tak punya baju ganti
Orang:"tenang masjid ini menyediakan baju dari hasil sumbangan orang orang"
Iqbal:"baiklah, tapi untuk apa mereka menyumbang?"
Orang:"ehhhmmm!!"
Iqbal:"baiklah aku mandi dulu"
Iqbal pun langsung mandi dan setelah Iqbal mandi, Orang mandi juga
setelah itu mereka duduk bersama di dalam masjid
Iqbal:"apa yang kita lakukan?"
Orang:"kita akan menunggu waktu subuh"
Iqbal:"aku mengerti"
Orang:"sambil menunggu sebaiknya kau berzikir nak"
__ADS_1
Iqbal:"apa itu zikir?"