
Iqbal dan Fanny pun berangkat ke sekolah bersama-sama
saat sudah sampai
Somad:"hai Iqbal"
Habibie:"Iqbal!!"
Fanny:"selamat pagi Somad dan Habibie dan juga Iqbal"
Iqbal:"tapi?, ya sudahlah"
Fanny:"ayo kita masuk je kelas!"
Iqbal:"biasanya aku yang bilang begitu"
mereka pun masuk ke dalam kelas
saat di dalam kelas mereka bercanda dan mengobrol bersama sama
sampai
triiiiiinggggg!!! ( bel sekolah)
Habibie:"yah, sudah waktunya masuk"
tidak lama kemudian Guru pun datang
Guru:"ok anak anak kita langsung saja pelajaran nya, setelah berdoa, ketua kelas pimpin berdoa!"
setelah itu pelajaran pun dimulai
setelah itu
triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)
Habibie:"yea, sudah waktunya istirahat"
Guru:"ok anak anak, waktunya istirahat, hati hati bila membeli makanan"
Habibie:"ayo kita beli makanan"
Iqbal:"ayo!!"
__ADS_1
Somad:"hei, bersemangat sekali?"
mereka pun pergi ke kantin
saat di kantin mereka membeli makanan
dan makan bersama sama
sambil bercanda dan mengobrol
tiba tiba
Rizki:"hai"
Iqbal:"pergilah!!, jika tujuan mu ke sini untuk membuat masalah!"
Rizki:"tidak perlu kasar begitu, aku hanya menyapa"
Iqbal:"terus?"
Rizki:"apa kau marah padaku?"
Iqbal:"tidak"
Habibie:"suttsss!!!, dia tidak ingin diganggu, sebaiknya kau pergi saja sana!"
Rizki:"ehh jamal!!"
Habibie:"apa kau bilang?"
Rizki:"jamall!!, gendut!!"
Habibie:"aku tidak takut walau kau kelas sembilan"
Rizki:"kau pikir aku takut dengan adek kelas?"
Habibie:"kalau begitu ayo"
Rizki:"ayo!!"
Habibie:"hyaaaa!!!!!"
Rizki:"hyaaaaaaaaaa!!!!!!!!"
__ADS_1
bukkkk!!!
aku menang
Somad:"batu melawan gunting, Habibie pemenang nya"
Rizki:"yah, tidak ku sangka kau masih hebat juga ya"
Iqbal:"apa maksud kalian?, dan apa yang kalian lakukan?"
Rizki:"hah?"
Habibie:"kami ini dulu juga teman dekat, bahkan semenjak sekolah dasar kami sudah berteman, jadi kami sering bercanda, karena kami akrab"
Rizki:"tapi semenjak aku menginjak di kelas sembilan, diriku berubah, aku jadi anak yang tidak baik, dan Habibie mengeluarkan aku dari keterpurukan, dia menolongku, dia selalu bilang untuk jauhi teman tinta hitam"
Uqbal:"apa itu teman tinta hitam?"
Rizki:"Habibie bilang , teman tinta hitam adalah ,teman yang menodai kita mengubah kita menjadi lebih buruk, dulu kupikir kaulah Iqbal si tinta hitam , karena itu aku berpura-pura marah padamu dan mencoba menjauhi mu, namun akhir akhir ini aku melihatmu, kau sudah berubah, bahkan kau berteman dengan Habibibe, Habibie bilang padaku kau menolong Habibie waktu itu saat Habibie terjatuh"
Iqbal:"aku masih tidak mengerti"
Rizki:"kau ini memang susah untuk mengerti ya, tapi langsung ke intinya saja, aku ingin kita berteman dan lupakan yang dulu anggap tidak pernah terjadi, bagaimana?"
Iqbal:"jika itu hal yang baik, terserah kau saja"
Rizki:"baiklah, mulai sekarang kita adalah teman"
triiiiiinggggg!!!!( bel sekolah)
Habibie:"yah, sudah waktunya masuk kelas"
"ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha!"
Habibie:"kenapa kalian tertawa?"
Iqbal:"sudahlah ayo masuk kelas"
Riski:"aku akan masuk kelas, Iqbal tolong jaga Habibie ya"
Iqbal:"iya, baiklah"
Habibie:"sayang sekali kita beda kelas dengan Rizki, padahal itu seru sekali bila kita satu kelas, iya kan?"
__ADS_1