
namun semua itu hanyalah kenangan.
kini iqbal merasakan hidup yang berbeda
asap knalpot dan rokok sudah biasa iqbal hirup sekarang ini
iqbal:"kenapa aku, apa aku ini kenapa kenapa??"
iqbal berjalan menyusuri jalan yang sepi
lalu tiba tiba
dakk!!! gubrak!!!
orang yang tidak dikenal:"berikan uangmu!"
iqbal melihat orang yang sedang dipukuli dan dikeroyok
(iqbal hanya melihat orang itu dan ia melanjutkan urusannya)
dakk!! dak!!
iqbal berjalan menyusuri jalan dan ia melihat toko roti
iqbal:"lapar hanya untuk orang yang lemah"
(sambil menahan lapar)
iqbal pun berjalan lagi
lalu ia menemukan dompet
iqbal:"apa itu?"
(iqbal menghampiri dan mengambil dompet itu)
iqbal pun melihat isi dompetnya
dari tanda pengenal ini milik seorang laki laki
iqbal lalu berlari menuju toko roti itu
ting ting ting (bunyi bel)
penjaga toko:"selamat datang"
lalu iqbal berhenti sejenak memandangi penjaga toko
penjaga toko:"adaa yang bisa saya bantu??'
iqbal:"saya ingin membeli sepotong roti"
penjaga toko:"baiklah"
penjaga toko pun mengambilkan sepotong roti
penjaga toko:"ini pesananmu"
(sambil memberikan sepotong roti kepada iqbal)
iqbal:"berapa harganya?"
penjaga roti:"10 ribu"
iqbal:"apa! mahal sekali?"
penjaga toko:"tapi itu roti termurah di toko kami"
iqbal:"benarkah? . mungkin aku jarang membeli roti di sini"
(iqbal memberikan uang)
penjaga toko:"uangmu 100 ribu, tapi 10 ribu kau bilang mahal"
(sambil memberikan uang kembalian)
iqbal:"benarkah lalu ada berapa uang di dompet ini?"
penjaga toko:"coba sini"
penjaga toko memeriksa dompet itu
penjaga toko:" uangnya ada 5 juta"
penjaga toko pun mengembalikan dompet itu
iqbal:"aku tidak biasa memegang uang sebanyak ini"
penjaga toko:"ada lagi yang bisa saya bantu?'
iqbal:"tidak, aku pergi dulu ya"
iqbal pergi meninggalkan toko roti itu
tidak jauh dari toko roti itu
tiba tiba
orang yang tidak di kenal:"serahkan uangmu!!"
iqbal:"siapa kau?"
orang yang tidak di kenal:"tidak perlu banyak tanya cepat berikan uangmu, aku tahu kau punya banyak uang!!"
iqbal:"kenapa aku harus memberikan uang ini?"
orang yang tidak di kenal:"kau membuat ku marah"
__ADS_1
dakk!!
orang asing itu menendang iqbal
iqbal:"akkhh!"
dakk!! bukk!!
iqbal di pukuli
orang yang tidak di kenal:" ha ha ha ha terkadang hal ini membuat ku senang, ha ha ha ha"
tiba tiba
dukk!!
akkk!
baakk!! dukkk!!
penjaga toko:"pergilah kalian"
orang asing itu pergi
penjaga toko:"kau tidak apa apa?"
iqbal:"rasa sakit hanya untuk orang yang lemah"
penjaga toko:"tidak perlu sok kuat"
iqbal:"kenapa kau menolong ku?"
penjaga toko:" jangan terlalu percaya diri, aku hanya ingin memukuli mereka"
iqbal:"tapi kenapa?"
penjaga toko:"mereka selalu membuat pelanggan ku mendapatkan masalah"
iqbal:"kalau begitu aku pergi dulu"
iabal berjalan menjauh
penjaga toko:"ngomong ngomong namaku Stella"
iqbal:"aku iqbal, jika kau bertanya"
iqbal pun pergi
iqbal bejalan melintasi kota yang sepi
lalu iqbal sampai di jembatan
di atas jembatan itu iqbal memakan roti yang ia beli di toko roti itu
di saat ia memakan roti itu
iqbal:"hah apa yang kau lakukan di sini"
stlla:"aku biasa berjalan di sini terlebih saat sore hari"
iqbal:"tapi kau kan punya toko yang harus kau jaga"
stella:"oh itu,toko itu bukan miliku, aku hanya bekerja paruh waktu di sana"
iqbal:"paruh waktu, apa bekerja paruh waktu bisa membuatmu bahagia?"
stella:"tidak juga, tapi aku bisa dapat uang di sana"
iqbal:"..."
iqbal melihat ke air yang berada di bawah jembatan dan dia memakan roti itu
stella:"di mana rumahmu?"
iqbal:"rumah, kurasa aku tidak punya rumah"
stella:"hah?, lalu di mana kau tidur?"
iqbal:"aku jarang tidur"
stella:"kau ini orang yang aneh"
iqbal pun menghabiskan roti itu
stella:"apa, kau menghabiskan roti itu!?"
iqbal:"iya, memang kenapa?"
stella:" kukira kau akan menawarkan ku setengah nya atau sepertiga nya"
iqbal:"haruskah aku melakukan kan itu?"
stella:"kau ini bukan orang yang romantis ya"
stella langsung pergi meninggalkan iqbal
iqbal:"apa salahku?"
iqbal pun melihat matahari yang hampir tenggelam
setelah itu iqbal pergi
iqbal:"jalan ini selalu terlihat sepi, padahal banyak orang di sini, mungkin karena tidak satupun dari mereka aku kenal"
iqbal berhenti sejenak dan memandangi toko yang tutup
iqbal:"dari kelihatan nya sepertinya toko ini sudah lama tutup
__ADS_1
iqbal pun mendekati toko itu
dan dia duduk di sana
iqbal:"sebentar lagi malam hari, aku harus cari tempat untuk tidur, di depan toko ini terlihat bagus"
iqbal berbaring di depan toko itu dan melihat orang orang melewatinya
iqbal pun tertidur
keesokan harinya iqbal terbangun
iqbal merasakan lapar
tanpa pikir panjang
iqbal langsung pergi menuju toko roti stella
iqbal berjalan melewati kota
sampailah ia di sana
iqbal:"toko ini belum buka, ku kira sudah"
iqbal duduk di sana dan menunggu toko roti itu buka
sambil menunggu toko itu buka iqbal melihat lihat sekitar
iqbal melihat di sana ada orang yang sedang berjualan alas kaki
dari kelihatannya orang itu sudah dari pagi berjualan
iqbal terus memandangi orang itu
stella:"sedang apa kau"
iqbal:"aku ingin membeli roti"
stella:"kau datang telalu pagi:"
iqbal:"memang"
stella membuka toko roti itu
dan stella selesai membuka toko roti itu
stella:"tapi aku belum membuat roti, jika kau mau menunggu, akan ku buatkan"
iqbal:"baiklah"
iqbal duduk di dalam toko itu dan melihat ke luar toko
iqbal melihat orang yang berjualan alas kaki
iqbal:"stella, apa kau kenak orang yang di sana?"
stella:"oh orang itu, dia biasa berjualan alas kaki, aku jarang melihat ada pembeli yang membeli dagangannya"
iqbal:"kenapa dia berjualan alas kaki"
stella:"kenapa kau tidak tanya pada dirimu yang tidak pakai alas kaki"
iqbal:..."
stella:"jangan marah aku hanya bercanda"
iqbal langsung pergi menuju penjual alas kaki itu
stella:"hai apa kau tidak jadi membeli roti?"
iqbal:"aku hanya pergi sebentar"
iqbal pun sampai pada penjual roti itu
iqbal:"hai apa yang kau jual"
penjual alas kaki:" aku menjual alas kaki"
iqbal:"dari kelihatannya alas kaki ini bukan barang yang bagus"
penjual alas kaki:"ya aku menjual alas kaki bekas"
iqbal:"apa kau pikir ada yang mau membeli alas kaki ini?"
penjual alas kaki:"itu tergantung padamu, apa kau ingin membelinya?,dan juga tergantung pada usahaku"
iqbal:"dari kelihatannya kau berusaha cukup keras, aku ingin membeli satu"
penjual alas kaki:"silahkan pilih saja"
iqbal kurasa ini bagus:"aku pilih yang ini"
iqbal pun membeli alas kaki itu
stella:"iqbal, kau mau roti rasa apa"
iqbal:"apa saja"
stella:"baiklah"
penjual alas kaki:"apa dia baru saja memanggil mu iqbal?"
iqbal:iya memang aku iqbal:"
penjual alas kaki:" sudah ku duga kau iqbal,apa kau tidak ingat denganku?, iqbal:"
iqbal:hah?"
__ADS_1