
Iqbal:"ayo kita bawa Black Kity ke luar!"
Habibie:"ayo!!"
mereka pun membawa Black Kity keluar
dan mereka bermain bersama Black Kity
Iqbal:"ayo ke sini Black Kity!"
Habibie:"Black Kity Black Kity!"
Iqbal:"ayo kita masukan ke rumah Black Kity!"
Fanny:"kelihatannya lucu ya kalo di masukan"
mereka membawa Black Kity kerumahnya, dan memasukkan Black Kity
Fanny:"wah lucu sekali jika kita lihat lihat"
Iqbal:"bagaimana jika kita beri nama rumah Black Kity ini?"
Habibie:"kau ini semua saja kau beri nama"
"hahahahahhaha!!!"
Iqbal:"bagaimana jika namanya r b k k 1 ?"
Habibie:"apaan tuh?"
Iqbal:"r sama dengan rumah b sama dengan Black k sama dengan Kity k sama dengan kecil 1 itu yang ke satu"
Iqbal:"aku tidak mengerti maksudmu tapi terserahlah kau saja"
Iqbal:"baiklah r b k k 1"
Habibie:"ah sudah mau sore aku pulang dulu ya"
Somad:"aku juga mau pulang, sampai jumpa"
Fanny:"kurasa aku akan pulang ke rumah"
Iqbal:"baiklah, selamat tinggal, Black Kity ayo masuk ke r b k k 1!"
Black Kity pun masuk ke r b k k 1
Iqbal:"yah, beginilah,aku mau masuk r k 2 lah"
Iqbal pun masuk ke r k 2
saat di dalam
Iqbal:"Abdul, apa makanan makan malam kita?"
Abdul:"apa kau lapar?"
Iqbal:"tentu, kalo aku tidak lapar untuk apa aku bertanya makanan makan malam kita"
Abdul:"kalau begitu bagaimana,............ Dengan nasi dan telur!!!!!!?"
Iqbal:"wahhhhh!!!!
Abdul:"kalau begitu aku masak ya"
Iqbal:"yeaaaa!!, ayo masak!!!!"
Abdul:"apa kau mau membantu ku memasak?"
Iqbal:"tiidak"
hahahahahahah
saat Abdul selesai memasak
Abdul:"ini diaaaaa, nasi dan telur sudah matang!!!!"
Iqbal:"wahhhh!"
Abdul:"ayo kita coba!"
Iqbal:"baiklah"
mereka pun menikmati makanan buatan Abdul
Iqbal:"wah enak ya"
Abdul:"kau menyukainya?"
Iqbal:"tentu lah"
Abdul:"kenapa?"
Iqbal:"karena aku lapar"
Abdul:"yasudah cepat tidur sono!"
Iqbal:"baiklah"
Iqbal pun tidur
keesokan harinya
Iqbal terbangun dan bersiap siap untuk berangkat ke sekolah
dan Iqbal sarapan bersama Abdul
saat sarapan
__ADS_1
Abdul:"apa biasanya kau sekolah tidak bawa uang?"
Iqbal:"memang nya kenapa?"
Abdul:"aku hanya bertanya"
Iqbal:"iya"
Abdul:"oh jadi selama ini kau begitu, kenapa kau tidak bilang padaku?"
Iqbal:"untuk apa?"
Abdul:"ah sudahlah, ini uang untuk kau sekolah, gunakan untuk membeli makanan ya"
Iqbal:"baiklah jika begitu"
Iqbal:"aku sudah selesai makan, aku mau berangkat ya"
Abdul:"hati hati ya"
Iqbal pun berangkat ke sekolah
saat sampai
Somad:"hai Iqbal"
Fanny:"selamat pagi Iqbal"
Iqbal:"ada yang aneh"
Somad:"itu benar, Habibie tidak ada"
Iqbal:"kenapa ya dia?"
Fanny:"mungkin dia tidak masuk sekolah"
Iqbal:"kalau begitu, ayo pulang sekolah kita kerumah dia!"
Fanny:"tapi aku tidak tahu di mana rumah dia"
Somad:"tenang aku tahu kok"
Iqbal:"ayo masuk ke kelas saja dulu!"
mereka pun masuk ke dalam kelas
saat di dalam mereka mengobrol dan bercanda bersama sama
sampai akhirnya
triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)
tidak lama kemudian Guru pun masuk
Iqbal:"biasanya ada Habibie berbicara sesuatu saat bel berbunyi"
kegiatan belajar pun di mulai
setelah itu
triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)
"baik pak Guru"
Somad:"ayo kita beli makanan!"
Iqbal:"baiklah ayo, aku juga bawa uang untuk membeli makanan"
mereka pun pergi ke kantin
saat di kantin
mereka membeli makanan dan makan bersama sama bercanda dan mengobrol bersama sama
setelah itu
triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)
Iqbal:"ayo kita masuk ke kelas!"
mereka pun masuk ke dalam kelas
saat di dalam kelas
tidak lama kemudian Guru pun datang
pelajaran kembali dimulai
setelah itu
triiiiiinggggg!!!! (bel sekolah)
Guru:"waktunya pulang hati hati ya di jalan"
Iqbal:"ayo ke rumahnya Habibie!"
Fanny:"iya, ayo ke sana aku ingin tahu ada apa dengannya"
Somad:"aku akan tunjukan jalanya"
Iqbal:"ayo langsung ke sana saja"
mereka pun menuju rumahnya Habibie
saat sampai
Iqbal:"Habibie!"
__ADS_1
"Habibie!"
Habibie:"ada apa?"
"hah!!?"
Habibie:"kenapa dengan kalian?"
Iqbal:"kenapa?"
Habibie:"ada apa cepat katakan?"
Iqbal:"kau terlihat sehat saja"
Habibie:"memang aku sehat lalu kenapa?"
Fanny:"kenapa kau tidak masuk ke sekolah?"
Habibie:"oh iya, hehe aku tadi kesiangan bangunannya"
Iqbal:"tapi kau tidak apa apa kan?"
Habibie:"iya, kondisi ku baik baik saja kok tenang jangan kawatir"
Iqbal:"kukira kau kenapa Kenapa jadinya kami ke sini"
Habibie:"oh iya, karena kalian sudah datang ke rumahku ayo masuk!"
Iqbal:"baiklah"
mereka pun masuk ke dalam rumah Habibie
Iqbal:"rumahmu sederhana juga ya"
Habibie:"rumah hanya penampilan, rumah yang sebenarnya adalah tempat untuk berlindung"
Habibie:"oh iya ini aku ada cemilan, silahkan kalian makan"
mereka pun mengobrol dan bercanda bersama sama
sampai
Somad:"sudah sore aku mau pulang ya"
Iqbal:"aku juga mau pulang, sampai besok"
Fanny:"kurasa ini saatnya aku pulang"
Habibie:"sampai jumpa, terimakasih ya sudah datang kerumahku"
mereka pun pulang
saat Iqbal sudah sampai r k 2
Abdul aku pulang
Black Kity:"meooww!!"
Iqbal:"hai Black Kity , kau menugguku ya?"
Black kity:"meooww!"
Abdul:"kau sudah pulang, sana mau makan, aku sudah siapkan makanan"
Iqbal:"baiklah"
Iqbal pun masuk ke dalam r k 2 dan makan makanan buatan Abdul
setelah itu
Iqbal:"aku mau ke atas, ayo Black Kity!"
Abdul:"baiklah"
Iqbal pun ke atas, ke kamarnya dan Black Kity mengikuti nya
saat di kamar Iqbal
Iqbal dan Black Kity bermain bersama sama
sampai
Abdul pergi ke atas untuk memeriksa Iqbal
saat di kamarnya Iqbal
Abdul:"mereka sudah tidur ya"
Abdul menutup pintu kamar nya Iqbal
Iqbal sudah tidur dengan Black Kity
keesokan harinya
Iqbal terbangun dan dia bersiap siap untuk berangkat ke sekolah
dan dia sarapan bersama Abdul
Abdul:"waktu itu aku mendengar kau bercakap cakap saat temanmu datang, aku mendengar mereka bertanya, apakah aku adalah orang gila, lalu kau menjawab, aku adalah ayahmu, itu membuat aku merasa senang setiap saat"
Iqbal:"kan kita keluarga, tidak ada orang gila"
Abdul:"iya benar, oh iya ini uang untuk sekolah mu"
Iqbal:"ok, aku sudah selesai makan aku mau berangkat ya"
Abdul:"iya, hati hati ya"
__ADS_1
Iqbal pun berangkat ke sekolah
Abdul:"dia itu anak yang baik, cuma dia orang yang pertama kali, mengatakan aku bukan orang gila, walau aku tahu dulu dia itu anak nakal, namun dia kini mengubah ku kini aku merasa hidup kembali, karena dia, aku akan menjaga dia walau itu dengan nyawaku, oh iya, aku akan membelikan sepatu baru untuknya, pasti dia akan senang"