
Iqbal:"ayo kita mulai membuat atap nya"
Rizki:"aku akan mengambil bambunya"
Iqbal:"baiklah"
Fanny:"rumah pohonya sudah mau jadi ini keren sekali"
Rizki:"ini Iqbal bambunya"
Iqbal:"baiklah"
Habibie:"kita akan buat seperti apa?"
Iqbal:"kita akan buat kerangka nya dulu lalu kita rapati dengan....., dengan apa ya?"
Habibie:"bagaimana kalau genteng?"
Iqbal:"genteng terlalu berat, jika atapnya runtuh itu akan bahaya"
Fanny:"kalau plastik?"
Iqbal:"apakah ada plastik yang besar?"
Habibie:"aku tidak tahu"
Somad:"di rumahku ada plastik yang sangat besar, plastik itu tadinya wadah dari paket yang ku pesan"
Habibie:"memangnya apa paketmu Somad?"
Somad:"kurasa itu tidak penting, kalian buat kerangka atapnya dan aku akan ambil plastiknya"
Iqbal:"baiklah"
Somad turun dari rumah pohon yang hampir jadi lali ia pergi ke rumahnya
Iqbal:"Rizki tolong berikan aku bambu yang sudah dibelah"
Rizki pun memberikan Iqbal bambu yang sudah di belah
Rizki:"baik ini"
Iqbal pun mencari posisi yang tepat untuk memasang bambunya
Iqbal:"baik di sini saja, tolong pegangin ya"
Habibie memegangi bambu itu
Iqbal:"Fanny pakunya"
Fanny memberikan Iqbal paku
Fanny:"ini"
tok!k tokk! tok
Iqbal:"ini lebih mudah ya"
Rizki:" Iqbal ini"
Rizki memberikan Iqbal bambu lagi
Iqbal:"baiklah"
Iqbal mencari posisi yang pas buat bambunya
Iqbal:"tolong pegangin bambunya di sini ya"
Habibie memegangi bambunya
Iqbal:"Fanny pakunya"
Fanny:"baiklah ini"
Fanny memberikan Iqbal paku lagi
tokk! tokk! tok tok
Iqbal:"mudah"
sementara itu di rumah Somad
Somad:"di mana ya?"
John:"apa yang kau cari tuanku?"
Somad:"aku mencari plastik besar bekas paket ku"
John:"plastik yang besar itu sudah di buang"
Somad:"tidak, dimana plastik nya di buang?"
John:"kurasa di belakang rumah"
Somad langsung berlari ke belakang rumah
Somad:"di mana ya?"
Somad mencari ke sana ke mari
Somad:"itu dia"
akhirnya Somad berhasil menemukan plastik nya
Somad:"ini besar juga ya bagaimana caraku membawanya ke hutan?"
__ADS_1
Somad berfikir
oh iya aku bisa melipatnya
Somad melipat plastik nya
Somad:"baiklah sudah siap, sekarang aku harus membawa nya ke hutan"
Somad pun membawa plastik nya ke hutan
saat Somad sampai di hutan
Somad:"teman teman ini plastik nya"
Habibie:"lama sekali kami sudah buat kerangka atapnya dari tadi"
Somad:"tadi aku butuh waktu mencarinya"
Somad pun naik ke rumah pohon yang hampir jadi
Somad:"ini Iqbal"
Iqbal:"ayo kita lihat dulu plastiknya"
Somad memberikan Iqbal plastiknya
lalu Iqbal melihat lihat plastiknya
Iqbal:"tapi ini terlalu besar"
Habibie:"oh iya besar sekali plastiknya"
Somad:"lipat saja plastiknya"
Iqbal:"oh iya, Somad pintar juga"
Iqbal melipat plastiknya sampai pas di kerangka atapnya
lalu Iqbal memasang plastiknya di kerangka atap
Iqbal:"sekarang tinggal di paku"
Habibie:"bukanya kalau di paku plastik biaa bolong"
Iqbal:"lalu mau di apakan lagi?"
Habibie:"bagaimana kalau di bebani dengan sesuatu agar plastiknya tidak tergiup angin"
Iqbal:"oh iya bagaimana bisa kau tahu"
Habibie:"dirumahku kadang kadang seperti itu"
Iqbal:"......"
Habibie:"sudah ayo"
dan rumah pohon sudah jadi
Habibie:"yey rumah pohonya jadi"
Fanny:"terlihat Bagus kalau kita yang buat"
Rizki:"aku ingin naik ke rumah pohon"
Iqbal:"inilah hasil dari jerih payah kita"
Rizki pun naik ke rumah pohon
Iqbal:"aku ingin tiduran, ini tadi itu melelahkan juga"
Iqbal tiduran
mereka pun bercanda bersama sama
tiba tiba
wuzzzzzz!!!!!
Habibie:"tidak, ada hujan datang"
Somad:"hujannya cukup kencang"
Iqbal:"untung atapnya sudah jadi"
Rizki:"rumah pohon ini kuat juga ya menahan hujan"
Karena kita yang buat rumah pohonnya
Fanny:"sampai kapan ya hujannya berhenti?"
Habibie:"hujannya cukup kencang pasti cepat berhenti nya"
Somad:"lama lama jadi semakin dingin"
Iqbal:"aku jadi ingat B K kucing kita"
Habibie:"apa kalian ingat saat pertama kali bertemu dengan Black Kity?"
Iqbal:"waktu itu, kita temukan kucing itu di sekolah dan kita bertemu juga di r k 2 saat belum jadi r k 2"
Habibie:"ya aku ingat itu"
Fanny:"maksudmu kucing kecil yang warnanya hitam putih"
Iqbal:"mungkin"
__ADS_1
Fanny:"kalau kucing kecil itu sering main ke rumahku, dan aku sering melihat dia, dia suka bermain main"
Rizki berdiri dan melihat ke luar rumah pohon
wuzzzzz!!!
Rizki:"hujannya semakin reda, mungkin sebentar lagi hujan berhenti"
Iqbal:"apa abdul mengkawatirkanku ya?"
di r k 2
Abdul:"hujan turun, Iqbal sedang apa ya?, aku jadi kawatir"
Abdul bolak balik ia sangat kawatir
Abdul:"apa aku harus menemuinya, tapi aku tidak tahu pasti dia di mana"
Black Kity:"meow!"
Abdul:"hah?, Black Kity apa kau tahu di mana Iqbal"
Black Kity:"meow?"
Abdul:"untuk apa aku bicara dengan kucing?"
sementara itu di rumah pohon
wuzz!!
Habibie:"yey hujannya mulai reda"
Iqbal:"karena hujan ini aku jadi tahu rumah pohon kita tahan terhadap hujan"
Fanny:"iya rumah pohonnya sangat bagus"
Habibie:"ini sudah sore aku mau pulang dulu ya"
Rizki:"aku juga"
Somad:"jika kalian ingin pulang aku juga ingin pulang ke rumah"
Fanny:" sudah selesai ya, aku pulang saja"
Iqbal:"sampai jumpa"
mereka pun pulang ke rumah masing masing
Iqbal juga pulang ke r k 2
saat Iqbal sampai di r k 2
Abdul:" kemana saja kau apa kau tidak ingat pulang!!?"
Iqbal:"aku tidak tahu kalau ingin turun hujan"
Abdul:"kenapa bajumu tidak basah?"
Iqbal:"aku membuat rumah pohonnya jadi sebelum hujan turun"
Abdul:"jadi kau berlindung di rumah pohon yang sudah kau buat"
Iqbal:"iya benar"
Abdul:"apa kau lapar?"
Iqbal:"tentu semua tadi membuatku lapar"
Abdul:"ayo masuk akan ku buatkan makanan"
Black Kity:"meoww"
Iqbal:"hei B K aku rindu denganmu ayo kita makan bersama sama"
Iqbal masuk ke r k 2
Abdul membuatkan makanan
setelah itu Abdul sudah selesai membuat makanan
Iqbal:"ini makan lah"
Iqbal:"B K ini makan lah"
Black Kity:"meoww"
Iqbal makan bersama sama dengan Black Kity
Iqbal:"apa kau tidak lapar?"
Abdul:"tidak kau makan saja"
setelah Iqbal selesai makan
Iqbal:"aku mau main di kamar, ayo Black Kity"
Black Kity:"meow"
Abdul:"iya"
Iqbal ke kamar bersama B K
di kamar Iqbal bermain bersama dengan B k
Abdul membereskan piring bekas Iqbal dan Black Kity makan
__ADS_1
dikamar Iqbal bermain main bersama dengan Black Kity sampai tertidur