GAGAK PUTIH

GAGAK PUTIH
hujan


__ADS_3

Iqbal:"ayo kita mulai membuat atap nya"


Rizki:"aku akan mengambil bambunya"


Iqbal:"baiklah"


Fanny:"rumah pohonya sudah mau jadi ini keren sekali"


Rizki:"ini Iqbal bambunya"


Iqbal:"baiklah"


Habibie:"kita akan buat seperti apa?"


Iqbal:"kita akan buat kerangka nya dulu lalu kita rapati dengan....., dengan apa ya?"


Habibie:"bagaimana kalau genteng?"


Iqbal:"genteng terlalu berat, jika atapnya runtuh itu akan bahaya"


Fanny:"kalau plastik?"


Iqbal:"apakah ada plastik yang besar?"


Habibie:"aku tidak tahu"


Somad:"di rumahku ada plastik yang sangat besar, plastik itu tadinya wadah dari paket yang ku pesan"


Habibie:"memangnya apa paketmu Somad?"


Somad:"kurasa itu tidak penting, kalian buat kerangka atapnya dan aku akan ambil plastiknya"


Iqbal:"baiklah"


Somad turun dari rumah pohon yang hampir jadi lali ia pergi ke rumahnya


Iqbal:"Rizki tolong berikan aku bambu yang sudah dibelah"


Rizki pun memberikan Iqbal bambu yang sudah di belah


Rizki:"baik ini"


Iqbal pun mencari posisi yang tepat untuk memasang bambunya


Iqbal:"baik di sini saja, tolong pegangin ya"


Habibie memegangi bambu itu


Iqbal:"Fanny pakunya"


Fanny memberikan Iqbal paku


Fanny:"ini"


tok!k tokk! tok


Iqbal:"ini lebih mudah ya"


Rizki:" Iqbal ini"


Rizki memberikan Iqbal bambu lagi


Iqbal:"baiklah"


Iqbal mencari posisi yang pas buat bambunya


Iqbal:"tolong pegangin bambunya di sini ya"


Habibie memegangi bambunya


Iqbal:"Fanny pakunya"


Fanny:"baiklah ini"


Fanny memberikan Iqbal paku lagi


tokk! tokk! tok tok


Iqbal:"mudah"


sementara itu di rumah Somad


Somad:"di mana ya?"


John:"apa yang kau cari tuanku?"


Somad:"aku mencari plastik besar bekas paket ku"


John:"plastik yang besar itu sudah di buang"


Somad:"tidak, dimana plastik nya di buang?"


John:"kurasa di belakang rumah"


Somad langsung berlari ke belakang rumah


Somad:"di mana ya?"


Somad mencari ke sana ke mari


Somad:"itu dia"


akhirnya Somad berhasil menemukan plastik nya


Somad:"ini besar juga ya bagaimana caraku membawanya ke hutan?"

__ADS_1


Somad berfikir


oh iya aku bisa melipatnya


Somad melipat plastik nya


Somad:"baiklah sudah siap, sekarang aku harus membawa nya ke hutan"


Somad pun membawa plastik nya ke hutan


saat Somad sampai di hutan


Somad:"teman teman ini plastik nya"


Habibie:"lama sekali kami sudah buat kerangka atapnya dari tadi"


Somad:"tadi aku butuh waktu mencarinya"


Somad pun naik ke rumah pohon yang hampir jadi


Somad:"ini Iqbal"


Iqbal:"ayo kita lihat dulu plastiknya"


Somad memberikan Iqbal plastiknya


lalu Iqbal melihat lihat plastiknya


Iqbal:"tapi ini terlalu besar"


Habibie:"oh iya besar sekali plastiknya"


Somad:"lipat saja plastiknya"


Iqbal:"oh iya, Somad pintar juga"


Iqbal melipat plastiknya sampai pas di kerangka atapnya


lalu Iqbal memasang plastiknya di kerangka atap


Iqbal:"sekarang tinggal di paku"


Habibie:"bukanya kalau di paku plastik biaa bolong"


Iqbal:"lalu mau di apakan lagi?"


Habibie:"bagaimana kalau di bebani dengan sesuatu agar plastiknya tidak tergiup angin"


Iqbal:"oh iya bagaimana bisa kau tahu"


Habibie:"dirumahku kadang kadang seperti itu"


Iqbal:"......"


Habibie:"sudah ayo"


dan rumah pohon sudah jadi


Habibie:"yey rumah pohonya jadi"


Fanny:"terlihat Bagus kalau kita yang buat"


Rizki:"aku ingin naik ke rumah pohon"


Iqbal:"inilah hasil dari jerih payah kita"


Rizki pun naik ke rumah pohon


Iqbal:"aku ingin tiduran, ini tadi itu melelahkan juga"


Iqbal tiduran


mereka pun bercanda bersama sama


tiba tiba


wuzzzzzz!!!!!


Habibie:"tidak, ada hujan datang"


Somad:"hujannya cukup kencang"


Iqbal:"untung atapnya sudah jadi"


Rizki:"rumah pohon ini kuat juga ya menahan hujan"


Karena kita yang buat rumah pohonnya


Fanny:"sampai kapan ya hujannya berhenti?"


Habibie:"hujannya cukup kencang pasti cepat berhenti nya"


Somad:"lama lama jadi semakin dingin"


Iqbal:"aku jadi ingat B K kucing kita"


Habibie:"apa kalian ingat saat pertama kali bertemu dengan Black Kity?"


Iqbal:"waktu itu, kita temukan kucing itu di sekolah dan kita bertemu juga di r k 2 saat belum jadi r k 2"


Habibie:"ya aku ingat itu"


Fanny:"maksudmu kucing kecil yang warnanya hitam putih"


Iqbal:"mungkin"

__ADS_1


Fanny:"kalau kucing kecil itu sering main ke rumahku, dan aku sering melihat dia, dia suka bermain main"


Rizki berdiri dan melihat ke luar rumah pohon


wuzzzzz!!!


Rizki:"hujannya semakin reda, mungkin sebentar lagi hujan berhenti"


Iqbal:"apa abdul mengkawatirkanku ya?"


di r k 2


Abdul:"hujan turun, Iqbal sedang apa ya?, aku jadi kawatir"


Abdul bolak balik ia sangat kawatir


Abdul:"apa aku harus menemuinya, tapi aku tidak tahu pasti dia di mana"


Black Kity:"meow!"


Abdul:"hah?, Black Kity apa kau tahu di mana Iqbal"


Black Kity:"meow?"


Abdul:"untuk apa aku bicara dengan kucing?"


sementara itu di rumah pohon


wuzz!!


Habibie:"yey hujannya mulai reda"


Iqbal:"karena hujan ini aku jadi tahu rumah pohon kita tahan terhadap hujan"


Fanny:"iya rumah pohonnya sangat bagus"


Habibie:"ini sudah sore aku mau pulang dulu ya"


Rizki:"aku juga"


Somad:"jika kalian ingin pulang aku juga ingin pulang ke rumah"


Fanny:" sudah selesai ya, aku pulang saja"


Iqbal:"sampai jumpa"


mereka pun pulang ke rumah masing masing


Iqbal juga pulang ke r k 2


saat Iqbal sampai di r k 2


Abdul:" kemana saja kau apa kau tidak ingat pulang!!?"


Iqbal:"aku tidak tahu kalau ingin turun hujan"


Abdul:"kenapa bajumu tidak basah?"


Iqbal:"aku membuat rumah pohonnya jadi sebelum hujan turun"


Abdul:"jadi kau berlindung di rumah pohon yang sudah kau buat"


Iqbal:"iya benar"


Abdul:"apa kau lapar?"


Iqbal:"tentu semua tadi membuatku lapar"


Abdul:"ayo masuk akan ku buatkan makanan"


Black Kity:"meoww"


Iqbal:"hei B K aku rindu denganmu ayo kita makan bersama sama"


Iqbal masuk ke r k 2


Abdul membuatkan makanan


setelah itu Abdul sudah selesai membuat makanan


Iqbal:"ini makan lah"


Iqbal:"B K ini makan lah"


Black Kity:"meoww"


Iqbal makan bersama sama dengan Black Kity


Iqbal:"apa kau tidak lapar?"


Abdul:"tidak kau makan saja"


setelah Iqbal selesai makan


Iqbal:"aku mau main di kamar, ayo Black Kity"


Black Kity:"meow"


Abdul:"iya"


Iqbal ke kamar bersama B K


di kamar Iqbal bermain bersama dengan B k


Abdul membereskan piring bekas Iqbal dan Black Kity makan

__ADS_1


dikamar Iqbal bermain main bersama dengan Black Kity sampai tertidur


__ADS_2