GARA-GARA SUMPAH TULANG LUNAK

GARA-GARA SUMPAH TULANG LUNAK
Gara-gara Sapto


__ADS_3

Hari semakin sore,Bunda sedang mempersiapkan semua masakan yang akan dihidangkan untuk tamunya,Zoya pun dengan antusias membantu.


"Sering-sering belajar masak ya sayang biar nanti bisa masakin makanan yang enak buat suami,biar makin disayang."tutur Bunda.


"Iihhh apa an sih Bun,Zoya belum mau nikah tau,lagian belum kepikiran nikah juga." elak Zoya.


"Eellaahhh bilang aja gak ada yang mau alias gak laku jomblo forever... wkwkwkwk" Dewangga yang tiba-tiba datang pun ikut menimpali.


"Eehhh bang jomblo itu takdir ya,kalau belum punya pacar tu pilihan,sama kayak gue bukannya gak laku,cuma gue selektif aja kalo masalah jodoh.Beda sama lo."terang Zoya panjang lebar sedangkan Dewangga hanya mencibir kan mulutnya.


"Walaupun gue jomblo, tapi gue jomblo berkelas." balas Dewangga tak mau kalah.


"Udah gak usah berantem lagi,pusing Bunda dengernya,Zoya kamu cepat siap² sana mandi dandan yang cantik,ini biar Bunda yang terusin udah hampir selesai semua."ucap Bunda seraya mengambil alih spatula yang dipegang Zoya.


Setelah selesai mandi dan sedikit memberi polesan diwajahnya,Zoya pun memilih rebahan sambil scroll² t*k t@k hanya ingin melihat 7 bujang ganteng dengan segudang prestasi,siapa lagi kalau bukan BTS idolanya, mumpung tamu yang ditunggu belum datang.


"Ya Allah pengen Min Yoongi dalam versi seiman ya Allah,Yoongi merry me..." ucapnya cengar-cengir melihat foto yang ada dilayar pintar itu.


"Akan segera terkabul." ucap Dewangga yang tiba-tiba nyelonong masuk ke kamar Zoya yang kebetulan tidak tertutup.


"Lu udah kayak Jailangkung aja ya bang datang gak di undang,pulang harus di usir dulu,lu seharusnya tau diri bang,Jailangkung aja pulang sendiri kagak nunggu di usir."maki Zoya seraya melemparkan bantal ke arah Dewangga karena terkejut dengan kedatangannya.


"Kalau gue Jailangkung,lo mak lampir nya. Gak usah kebanyakan ngehalu,tuh dipanggil ayah keluarga om Bas udah datang buruan keluar." ucap Dewangga seraya menepis bantal yang dilemparkan oleh Zoya.


"Masih gue pantau lo bang,awas aja lo kalau ikutan belok kayak bang Aryan." dengan dua jarinya menunjuk matanya sendiri lalu beralih ke mata Dewangga.

__ADS_1


"Ngaco lu emang gue apaan." sungut Dewangga tak mau kalah.Mereka pun menuju ke ruang tamu.


Disana sudah ada Ayah,Bunda dan keluarga om Bas yang sedang beramah tamah di sofa ruang tamu,nampaknya ada sepasang mata yang sedang memperhatikan kedatangan Zoya.


"Selamat malam Om, tante." seru Zoya sambil menyalami tangan keduanya secara bergantian,dan kepada Aryan Zoya tersenyum sinis tapi malah terlihat lucu di mata Aryan.


"Zoya cantik sekali kamu sayang,lama gak ketemu tante sampai pangling lihat kamu yang sekarang."puji tante Sindy menggandeng tangan Zoya agar duduk didekatnya.Keluarga om Bas pindah ke London sejak sepuluh tahun yang lalu dan baru kembali ke indo beberapa minggu ini.


"Ini Aryan kamu masih ingat sama anak tante, dulu kan sering main kesini temennya Angga juga."tunjuk tante Sindy pada Aryan yang duduk disebelah Zoya. Sedangkan yang ditunjuk nampak tersenyum penuh arti.


"Iya ingat tante." zoya mencoba memberikan senyum termanis nya yang membuat seseorang tak lepas memperhatikan nya.


"Eeehhheeemmm" tiba-tiba om Bas berdehem membuat Arya kelabakan dan segera membuang muka karena malu kepergok sedang menatap Zoya, Om Bas pun nampak tersenyum melihat tingkah anaknya.Sedangkan pak Irwan menepuk pundak sahabatnya itu karena berhasil mengerjai Aryan.


"Eemmm masakan kamu emang juara mbk dari dulu gak berubah paling enak di lidah ku." puji mama Aryan dengan lahap mengunyah makanan nya.


"Zoya juga ikut bantu ini tadi." ucap Bunda Tika mempromosikan putrinya.


"Wah calon mantu idaman ini." timbal Om Bas yang membuat Zoya tersedak hingga terbatuk batuk,gegas Bunda memberikan segelas air.Semua orang nampak panik menatap Zoya.


"Pelan-pelan sayang makannya." ucap mama Aryan dan bunda bersamaan.Setelah kondisi Zoya sudah membaik tiba-tiba ayah Zoya memberikan kabar yang tak kalah membuat Zoya jungkir balik.


"Mumpung momentnya lagi pas ini,ayah juga mau bilang sama kamu kalau persahabatan ayah dan om Bas ini akan segera diresmikan menjadi satu keluarga dengan pernikahan kamu sama nak Aryan."ucap ayah Zoya dengan senyum mengembang disertai anggukan bahagia dari semua yang ada di meja makan kecuali Aryan yang menatap Zoya dengan tatapan entahlah sulit diartikan.


Guubbbrraakkkk

__ADS_1


Zoya yang mendengar ultimatum dari ayah tiba-tiba terjengkang dari kursi duduknya dan mendarat dilantai yang dingin itu. Sontak semua orang bangkit menghampiri Zoya yang tengah syok diam membisu dengan mata melotot kedepan napasnya pun terlihat memburu.


"Zoya kamu gak papa sayang,? mana yang sakit??" tanya Bunda,tapi Zoya tidak merespon apa² pandangannya terasa kosong, membuat semua orang bingung, dan tiba-tiba...


"SAAAPPPPTTTTOOOOO"


Jerit Zoya histeris membuat semua orang kaget.Seketika Zoya teringat akan sumpah Sapto alias Mona atau Anton.


"Gue telen gak pake aer lo ya..." jerit Zoya lagi dan berlari menuju garasi dimana motor matic nya berada.Belum hilang rasa penasaran semua orang siapa Sapto Zoya sudah melaju cepat dengan motor matic nya, kecuali Dewangga dan Aryan karena mereka sudah tau.


"Biar Angga yang kejar Bun." gegas Dewangga menuju mobilnya.


"Gue ikut." timpal Aryan.Mereka pun gegas mengejar Zoya.Sementara Ayah Bunda Om Bas dan tante Sindy hanya bisa menunggu dirumah dengan perasaan khawatir dan bingung atas apa yang terjadi.


Motor yang dikendarai Zoya melaju dengan kencang sehingga membuat Dewangga sedikit tertinggal karena jalanan lumayan macet.


"Sepertinya Zoya menuju taman kota Ngga." ucap Aryan yang di angguki oleh Dewangga.


"Ssaappptooo" teriak Zoya setelah melihat sosok yang tengah dicarinya sedang berada di tempat mamang nasgor langganan nya.Sapto pun menoleh ke sumber suara dan tersenyum menyambut kedatangan Zoya.Karena ada sesuatu yang ingin ia bicarakan pada Zoya,sengaja setiap malam Sapto menunggu Zoya di lapak mamang nasgor karena Zoya kerap datang kemari.


Dengan napas naik turun Zoya melepaskan satu sandal dan mengarahkannya pada sapto.Jika kemarin Zoya yang berlari melihat Sapto mungkin hari ini akan menjadi kebalikannya.


"Saptooo cabut kagak sumpah lo" teriak Zoya sambil berlari kearah Sapto.. menyadari nyawanya tengah terancam Sapto pun segera mengeluarkan jurus ninja lari seribu bayangan.


Terjadilah aksi kejar-kejaran antara Zoya dan Sapto membuat para pengunjung yang ada di taman seakan mendapat hiburan,mereka pun tertawa melihat ada benc*nk yang sedang dikejar-kejar.Karena kesusahan berlari menggunakan high heels Sapto pun melepasnya dan lanjut berlari dengan gaya gemulai nya.

__ADS_1


__ADS_2