
Tepat pukul 14:00 siang di London pesawat yang di tumpangi Dimas dan Pretty mendarat di Bandara Internasional Heathrow Inggris.
Disana sudah ada asisten pribadi Dimas yang menunggu mereka, dengan mobil sport mewah milik keluarga Dimas yang berada di London. Ayah dan ibu Dimas tinggal di London dan membangun usahanya sendiri disana.
Bukan hanya di London usahanya keluarga Dimas, tapi juga tersebar ke negara besar lainnya. Salah satunya Belanda dan Amerika tapi disana hanyalah cabang dari perusahaan pusat yang berada di London.
Dimas Anggara lahir dari keluarga yang kaya raya, dia lahir di Indonesia tetapi saat dia akan memasuki bangku SMA keluarganya pindah ke London karena perusahaan mereka mengalahkan kendala yang sangat serius masa itu. Hingga kini Dimas dan keluarga nya menetap di London, tapi dua tahun kemudian Dimas memutuskan untuk kembali seorang diri ke Indonesia karena Pretty yang mengalami kecelakaan mobil waktu itu.
Dimas dan Pretty di besarkan bersama, orang tua mereka berteman sudah semenjak sekolah menengah atas, maka dari itu dia dan Pretty sangat akrab. Sebenarnya orang tua Pretty adalah orang yang hangat sama dengan orang tua Dimas. Tapi semenjak kematian anak pertama mereka membuat orang tuanya menyalahkan Pretty dan tidak lagi memperdulikan putri kecilnya itu.
Sedangkan Pretty yang tidak mengerti apapun hanya menerima nya dengan pasrah, dia sering murung di sekolah dan tidak ceria lagi. Tapi Dimas selalu menghibur Pretty agar mau tertawa dan tersenyum. Tapi senyum itu kembali hilang saat Dimas pergi ke London bersama orang tuanya, tapi dua sahabatnya Pretty juga sahabat nya Dimas tidak membiarkan teman mereka murung. Lisa dan Karin berusaha memberikan semangat untuk Pretty.
Dan Darel pun hadir dalam kehidupan Pretty, Darel yang penuh perhatian dan penuh dengan kasih sayang. Orangnya hangat kepada Pretty tapi tidak dengan wanita lainnya, membuat hati Pretty tersentuh. Tapi satu dari sikap Darel yang membuat Pretty tidak nyaman yaitu selalu emosi jika sudah ada masalah. Pretty tidak pernah mempermasalahkan nya toh dia terima semua kekurangan Darel dan juga kelebihan nya. Tapi pada malam itu Pretty tidak menyangka kalau Darel akan selingkuh darinya walaupun itu hanya pikirannya saja. Kecewa pasti dia kecewa dengan Darel walaupun kenyataannya dia tidak selingkuh, karena saat dia siuman dari komanya Darel tidak ada untuk merawat dan membantunya pulih.
Disana puncak kekecewaan Pretty memuncak dan memutuskan untuk melupakan masa lalunya. Apalagi sekarang Darel sudah tidak seperti dulu lagi, dia berubah menjaga pria yang arogan.
Sedangkan Dimas dia pria yang baik hati, dia kaya juga sukses di usianya yang masih muda sama hal nya dengan Darel tapi bedanya Dimas tidak sombong. Dia selalu bekerja di balik layar lagian ketenaran hanya sebuah nama, baginya itu tidak penting.
Begitulah Dimas dan keluarga nya, dia didik dengan baik dan tumbuh menjadi anak laki-laki yang bertanggung jawab. Tidak hanya itu dia juga di idamkan banyak perempuan tapi hatinya sudah ada Pretty seorang. Dari masih kecil dia sudah diam diam menaruh rasa pada Pretty hanya saja dia tidak berani mengungkapkan.
Saat dia tau Pretty punya pacar dari Lisa dan Karin membuat hatinya sakit tapi dia berusaha baik baik saja. Ya Lisa dan Karin selalu memberi tahu Dimas setiap apa yang terjadi pada Pretty hingga kejadian yang menimpa Pretty.
***********
Akhirnya setelah menempuh perjalan kurang lebih 2 jam akhirnya Pretty dan Dimas sampai di rumah keluarga Anggara. Ya Dimas membawa Pretty ke rumah orangtuanya di London, dan itu sesuai permintaan ibunya karena rindu dengan Pretty.
Sudah lama sekali Pretty tidak bertemu dengan keluarga Dimas, kali ini dia merasa sedikit canggung. Sampainya di depan pintu rumah Dimas, Pretty menarik tangan Dimas dan berkata,
"Dim,,,,aku takut kenapa sih harus ke rumah kamu dulu,,,,," rengek Pretty bak anak kecil,
"Tenang aja kamu ga perlu takut, mama aku masih sama, masih anggap kamu sebagai putrinya... Jadi kamu tenang aja yaa Pretty sayanggg,,," ujar Dimas membujuk Pretty dengan panggilan sayang,
__ADS_1
"Ih kamu nih apaan sih panggil kek gitu, nanti Tante Mela denger gimana kan malu jadinya,,,," ujar Pretty geram karena Dimas memanggil nya seperti tadi, sebenarnya dia bahagia tapi dia dan Dimas bukanlah pasangan kekasih,,,
Memang waktu itu Dimas juga mengatakan kalau dia mencintai Pretty, tapi bisakah itu di sebut dengan pernyataan cinta Dimas padanya??.
Setelah pembicaraan singkat antara Dimas dan Pretty tadi kini mereka berdua sudah masuk kedalam rumah besar milik keluarga Dimas itu. Baru saja mereka berdua masuk mama Dimas sudah heboh melihat siapa yang di bawa Dimas, yaa begitulah mamanya Dimas selalu saja heboh ketika Dimas membawa perempuan kerumahnya.
Tapi kali ini mamanya lebih heboh dari biasanya, dia berlari seperti anak kecil saja dan memeluk Pretty bak seorang ibu yang merindukan anaknya. Pretty yang di perlakukan begitu tiba-tiba lantas terkejut, karena respon tante Mela yang begitu heboh melihatnya.
"Kamu Pretty kan sayang, gadis kecil yang dulu suka sekali di ganggu oleh Dimas. Kamu masih ingat kan sayang sama Tante,,,??" tanya Mella mama Dimas pada Pretty,
"Hehe,,,, iya Tante aku Pretty yang dulu suka bermain sama kak Dimas,,,," jawab Pretty sopan sambil memasak senyum termanis nya.
Pretty sengaja memanggil Dimas dengan embel kakak karena memang dulu dia panggil Kakak sama Dimas. Tapi hanya di depan Tante Mella saja, karena pada dasarnya Pretty gadis yang usil sama seperti Dimas selalu mengganggu Pretty saat bermain boneka dengan teman perempuan nya yang lain. Karena itu lah Pretty tidak lagi memanggil Dimas kakak tapi hanya nama saja.
***********
Dua hari berlalu kini Pretty sudah tinggal di apartemen yang di belikan oleh Dimas untuknya. Dia tidak memintanya tapi Dimas memaksa, lagian dia bisa sewa atau beli sendiri toh dia juga bukan orang miskin.
Singapore negara yang menjadi salah satu cabang perusahaan Pretty di bidang pakaian, yang di kelola oleh orang kepercayaan nya sendiri. Walaupun begitu dia juga mengontrol pekerjaan nya dari sini menggunakan email yang di kirimkan oleh asisten nya itu.
Seperti saat ini dia sedang sibuk memeriksa perkembangan perusahaan nya di Indonesia dan Singapore itu.
***********
Hari ini adalah ultahnya Pretty tapi orangnya sendiri seperti nya lupa, mungkin karena sudah lama tidak merayakannya. Tapi berbeda dengan Dimas, Lisa dan juga Karin mereka semua sedang sibuk mempersiapkan perayaan untuk ultah Pretty.
Mereka semua sudah menyewa hotel untuk perayaan ultah Pretty, yang sekarang saat ini mereka semua sudah berada di lokasi aula hotel berbintang lima tersebut.
Dimas dan Lisa sengaja mengundang Karin toh juga dia sudah selesai ujian dan lagi liburan semester. Karin juga tidak merasa keberatan apalagi ini menyangkut sahabat nya, Karin adalah gadis baik dan juga cantik.
Sedangkan Pretty sedang sibuk dengan laptop nya karena membalas semua email dari asistennya di Indonesia, ada sedikit masalah yang terjadi di toko kue yang dia dirikan itu. Sehingga membuat Pretty sibuk dan melupakan segalanya.
__ADS_1
Sudah berjam lamanya Pretty menekuni di depan laptop dan menerima telepon sana sini, dan akhirnya pun dia bisa beristirahat sejenak. Tapi dia teringat sesuatu dan segera mengambil handphone nya lalu menekan nama kontak yang akan dia hubungi.
"Maaf nomor yang ada tuju sedang berada di luar jangkauan, cobalah beberapa saat lagi" sudah kesekian kalinya tapi masih sama aja operator lah yang menjawab,
"Ini anak kemana sih dari tadi di telfon ga aktif, mana pesan juga ga di balas lagi,,," gerutu Pretty dengan wajah kesal,
Sedangkan Dimas sibuk dengan semua persiapan pesta kejutan untuk hari ultah Pretty, dan disana nanti dia juga akan mengutarakan semua perasaan yang selama ini ia pendam.
Dimas juga sengaja mematikan ponselku agar tidak ada seorangpun yang bisa mengganggu, termasuk Pretty karena dia sangat deg deg an sekarang, bagaimana tidak hanya dengan mendengarkan suara Pretty saja sudah membuat jantung nya berdetak kencang.
Ya orang yang di telfon Pretty adalah Dimas, dia ingin menanyakan bagaimana keadaan om Haris ayahnya Dimas. Dan juga ingin mengajak Dimas berkeliling kota London, karena semenjak mereka sampai di sini Pretty maupun Dimas tidak ada keluar hanya untuk jalan-jalan saja.
Hari ini Pretty begitu kesal karena Dimas yang tidak bisa di hubungi, di tambah Lisa masih perang dingin dengannya. Juga Karin yang tidak mengangkat panggilan videonya, biasanya saat seperti ini Karin pasti sedang bersantai tapi tumben sekali hari ini Karin tidak menjawab panggilan nya.
Dan Pretty pun akhirnya memilih untuk tidur sejenak, melepaskan penat di kepalanya karena terlalu banyak berpikir seharian ini.
___________________
SELAMAT MALAM SEMUANYAA
SEMOGA MAKIN SUKA YAA SAMA NOVELKU
AKU AKAN USAHAKAN UP TIAP HARI
TAPI AKU JUGA BUTUH SEMANGAT TEMAN SEMUANYA
JANGAN LUPA LIKE YAA DAN TINGGAL KAN JEJAKNYA DI KOLOM KOMENTAR
SALAM SEMUANYA
SEMOGA SEHAT SELALU YAA
__ADS_1
😊😊😊🎉🙏🙏🙏🥰🥰🥰