
Di Rumah Sakit Germana
*Sesampainya di rumah sakit,para suster yang bertugas pada malam itu langsung bergegas menghampiri ambulance yang membawa pasien kecelakaan,dengan cepat para perawat itu mendorong brankar yang diatasnya terbaring yang tak lain ialah pretty,sedangkan Darel berteriak-teriak tidak karuan memanggil dokter yang dia kenal,karena rumah sakit tersebut milik keluarga Germana, Darel adalah putra dari pemilik rumah sakit tersebut yaitu bapak Lucas Germana. Dokter yang di panggil pun langsung bergegas menghampiri Darel yang seperti orang kesetanan.
"Ada apa Darel,,??"kata sang dokter tersebut
"Saya ingin anda yang menangani korban kecelakaan ini karena dia adalah pacar saya,,"jawab Darel panik.
Tanpa membalas perkataan Darel, dokter tersebut langsung bergegas ke ruang UGD dimana para perawat dan dokter lainnya sedang menangani pretty di dalam ruangan tersebut.
Diruang operasi pretty sedang di tangani oleh beberapa dokter yang sangat ahli dan profesional,karena Darel sendiri yang memintanya,dia tidak ingin terjadi apa apa dengan pretty, Darel sangat mencintai pretty dengan setulus hatinya.
1 jam telah berlalu,Darel sangat khawatir menunggu diluar ruangan operasi karena sejak tadi belum juga ada tanda-tanda operasi akan selesai,karena lampu masih berwarna merah,Darel menundukkan kepalanya dia sangat takut kehilangan pacarnya.
*Tepat pukul 22:00 WIB pintu ruangan operasi tersebut terbuka dan keluarlah seorang dokter yang menangani pretty, mendengar adanya suara yang berasal dari ruangan operasi tersebut, Darel langsung berdiri karena melihat sang dokter telah keluar dari ruangan operasi,tanpa ba-bi-bu lagi dengan sangat tergesa-gesa nya Darel menghampiri dokter yang bernama johan itu,dia ingin menanyakan bagaimana keadaan pacarnya yang telah di operasi selama 2 jam kurang lebih.
"Dokter,,panggil Darel..."
"Iyaa, Darel jawab dokter tersebut ramah,,"
"Bagaimana keadaan pacar saya dok,? apakah dia baik baik saja dok??,apa yang terjadi dengan Dia Dokter??? tanya Darel beruntun kepada sang dokter.
__ADS_1
"huufffss, terdengar helaan nafas dokter yang bernama Johan,,"
"Begini Darel,ikutlah dengan saya keruangan kerja saya,jawab sang dokter,"
"Baik Dok,jawab Darel,,"
Sesampainya di ruangan dokter johan, Darel dipersilahkan untuk duduk, Darel pun yang sudah lelah berdiri langsung saja duduk di kursi yang ada di depan meja kerja sang dokter.
"Deheman dokter Johan,begini Darel ada dua kabar yang ingin saya sampaikan kepada mu,yang pertama kabar baik,dan kedua kabar buruknya,kamu ingin mendengar kan yang mana dulu??"pilihan sang dokter kepada Darel.
"Saya ingin mendengar kabar baiknya duku saja dokter,jawab Darel kepada sang dokter,,"
"hmm baiklah,jawab dokter,,"
"Terus kapan dia akan sadar dari tidurnya dok,,??" tanya Darel
"Jika di perkirakan dua hari setelah operasi ini dia akan sadarkan dari tidurnya,tapi itu hanya perkiraan saya saja,karena luka di kepala pasien sangatlah dalam,dan bagian kepala bukan suatu hal yang kecil Darel. Untuk obatnya silahkan kamu ambil di bagian apotek ya, berikan kepada pasien jika dia telah sadar nanti, jelas dokter kepada Darel.
Darel hanya menganggukkan kepalanya,dia sangat murung dan sedih karena kekasihnya mengalami kecelakaan yang begitu parah. Dokter yang melihat Darel sangat murung hanya tersenyum tipis melihat nya,karena yang dia tau anak dari temannya itu sangat kaku dan cuek kepada wanita,tapi kali ini dia melihat sisi yang berbeda dari Darel,inilah cinta yang membawa perubahan pikir sang dokter.
Dokter johan berdiri dan menghampiri Darel,dan menepuk pundaknya seraya berkata
__ADS_1
"saya tau kamu sangat menyayangi pacarmu,tapi kamu tidak boleh terlalu larut dalam kesedihan,kamu harus kuat untuk memberikan dia semangat agar cepat sadar Darel,hibur sang dokter",,,
"*Baiklah dok,saya permisi dulu, terimakasih karena anda sudah menghibur saya" Darel tersenyum dengan paksa,,,
"ouh iyaa Darel,pacarmu sangat manis dan cantik,," gurau Dokter Johan kepada Darel,,
"Yaa dia sangat cantik dan baik, Karena itu aku takut kehilangannya,," balas Darel
Dokter itu hanya tersenyum membalas perkataan anak dari temannya itu. Setelah itu dia sibuk dengan pekerjaan nya,karena darel sudah pergi dari ruangan nya.
Hati Darel sangat hancur, hidupnya terasa hampa orang yang selama ini memberikan warna warni di kehidupan nya kini terbaring lemah tak berdaya di ranjang rumah sakit.
*Begitu berat hari hari yang akan dia jalani tanpa Pretty, selama ini dia terbiasa dengan hadirnya gelak tawa Pretty. Sikap manja Pretty kini semuanya sudah tiada lagi, hatinya seperti dibawa pergi oleh tubuh Pretty yang tak berdaya itu.
Sekarang apa yang harus dia lakukan, semuanya begitu tiba-tiba. Zenna yang datang tiba-tiba memeluk dirinya dan Pretty yang melihat dan berpikir bahwa dia selingkuh tanpa mendengarkan penjelasan dari nya.
Kecelakaan yang hampir saja merenggut nyawa Pretty, semuanya berputar di kepalanya seperti tayangan film di bioskop*.
jangan lupa tinggalkan jejak nya yaa teman²
terimakasih
__ADS_1
semogaa suka sama cerita aku yaaa
mohon vote dan dukunyaa🥰🥰🥰