
*Di pantai*
Setelah hampir dua jam menempuh perjalanan, akhirnya mereka sampai di pantai Dimas memarkirkan mobilnya yang tidak terlalu jauh dari pantai, setelah mobilnya terparkir dengan aman mereka segera turun untuk menikmati keindahan pantai.
Pretty sangat senang dan heboh melihat pemandangan pantai yang ada di depan matanya, bagaimana tidak heboh langitnya sudah mulai berubah menjadi jingga dan sebentar lagi akan menggelap. Dimas yang melihat ke heboh an Pretty hanya geleng-geleng kepala, tapi dia bahagia melihat Pretty yang terlihat sangat bahagia seolah tidak ada beban yang di tanggung nya.
" Dimasss,,,,,,!!!! teriak Pretty dari arah pantai, ayo kesini kamu kenapa sih masih berdiri disana,,, lagi lagi Pretty berteriak memanggil Dimas, karena jarak mereka yang lumayan jauh,
Dimas yang di panggil Pretty segera menyusul Pretty yang sudah berlari kesana kemari, menikmati air laut yang biru itu. Sesampainya di samping Pretty dia segera menarik tangannya untuk ke tepian karena sebentar lagi sunset akan dimulai.
" Ayo kita duduk di bawah pohon itu, lebih bagus liatin sunset nya dari sana,,," ajak Dimas
Pretty pun menurut saja karena dia juga sudah lelah berlarian, akhirnya memilih mengikuti Dimas yang menarik tangannya. Mereka duduk di bawah pohon yang rindang, sambil menikmati keindahan sunset di pantai itu.
*********
Semenjak dari cafe tadi siang Darel tidak fokus dengan pekerjaan nya, yang ada di pikiran hanya Pretty. Siapa pria yang bersamanya itu kenapa dia bisa bersikap manja dan tertawa bersama lelaki itu.
Malam ini Darel ingin menemui Pretty, dia ingin menjelaskan semuanya pada Pretty dia akan memaksa Pretty untuk mengingat semuanya walau ini terkesan egois tapi dia tidak bisa lagi untuk menunggu. Darel tidak tahu kalau sebenarnya Pretty sudah ingat semuanya.
Sudah lama rasanya Darel mengawasi Pretty dari kejauhan selama ini, dan kini tidak akan lagi dia akan mengambil kembali apa yang seharusnya jadi miliknya. Sudah tiga tahun lamanya dia mengawasi Pretty dari jauh tapi dia tidak pernah melihat Pretty bisa selepas itu dengan lelaki lain. Saat bersamanya dulu Pretty tidak seperti itu walau masih ada sikap manjanya, tapi baginya sikap Pretty dengan pria siang tadi sangat berbeda.
Setelah bertengkar dengan hati dan pikiran akhirnya Darel memutuskan untuk menemui Pretty malam ini juga di apartemennya. Lima belas menit kemudian Darel sudah rapi dengan jaket levis nya juga celana jeans yang bewarna hitam, malam ini Darel terlihat begitu tampan karena dia ingin menemui Pretty.
Sedangkan di pantai Pretty sedang berduaan dengan Dimas menikmati angin malam serta keindahan malam di pantai itu. Langitnya yang cerah karena sinar rembulan juga taburan bintang.
Pretty bersandar ke bahu Dimas, Dia tidak keberatan karena dia juga suka dengan posisi mereka yang seperti itu.
__ADS_1
Sudah hampir 3 jam mereka berada di pantai itu, menghabiskan waktu bersama. Dimas pun mengajak Pretty pulang karena sudah malam.
"Pretty ayo kita pulang, sudah malam anginnya juga tidak baik untuk kesehatan mu,,,," ajak Dimas
" Iyaaa aku juga sudah mulai dingin hehehe,,,, mari kita pulang,,, tapi sebelum itu kita makan malam dulu yaa aku lapar,,," kata Pretty cengengesan,
"Iyaa baiklah,,, tukang makan kau ini makan berapa kali sih sehari,,, tadi saja sudah banyak kau menghabiskan donat dan dua buah kelapa muda,,," ejek Dimas pada Pretty,
Pasalnya sebelum mereka ke pantai sore ini Pretty sempat mampir ke mini market membeli beberapa camilan, dan selama perjalanan Pretty memakan camilan itu hingga tak tersisa. Walaupun begitu Pretty tidaklah gendut, jadi dia bebas aja mau makan ini itu karena memang tidak mempengaruhi bentuk tubuhnya yang langsing itu.
"Yaahh kan aku lapar lagi, lagian aku makan banyak sekalipun gak akan membuat aku gendut toh, jadi sans aja hehe,,,," Jawab Pretty cengengesan. "Kalau kamu ga mau biar aku pulang sendiri aja,,," ancam Pretty pada Dimas,
"Gak, kamu gak boleh pulang sendiri, aku yang akan antar kamu pulang dan sebelum itu kita makan malam,,,okee sekarang jangan ngambek lagi yaa,,," bujuk Dimas pada Pretty, karena dia tidak mau terjadi apa-apa sama Pretty.
Sebenarnya Pretty tidak benar-benar merajuk pada Dimas, mana mungkin dia akan pergi sendiri di malam hari begini.
Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang dari pantai tersebut, di dalam mobil Dimas dan Pretty sudah bersiap-siap untuk pulang, sebelum menjalankan mobilnya Dimas ingin bertanya dulu pada Pretty mau makan malam dimana. Dimas hari ini ingin menghabiskan banyak waktu dengan Pretty karena besok lusa dia harus ke London untuk mengurus perusahaan Papanya yang ada di sana, tidak lama hanya sekitar 1 minggu atau satu bulan paling lama.
"Pretty,,,," panggil Dimas, kamu mau makan dimana??" tanya Dimas,
"Hmm,,,aku lagi pengen yang pedes deh, udah lama ga makan yang pedes, tadi juga yang aku makan semuanya manis,,,, " jawabnya
"Kalau gitu kita ke restoran makanan Korea aja yaa, nanti kamu bebas pilih makanan apa aja asalkan jangan terlalu pedes, ingat kamu tuh punya mag,,,, " akhirnya Dimas menyetujui keinginan gadis itu, asalkan jangan sampai berlebihan.
"Yeaaayy,,,, siap pak bos, " jawab Pretty semangat.
Dimas menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia sangat fokus pada jalanan, sedangkan Pretty sibuk dengan pikirannya sendiri entah apa yang di pikirannya.
*********
Kini mereka berdua sudah berada di restoran Korea, sesuai janji Dimas pada Pretty dia membiarkan Pretty memesan makanan sepuasnya asalkan di habiskan dan tidak terlalu pedas.
__ADS_1
Pretty sudah selesai menyebutkan semua pesanan kepada pelayan restoran itu, sedangkan Dimas hanya memesan jus jeruk dan ramen yang tidak terlalu pedas.
"Pretty,,, panggil Dimas, ada yang mau aku bicarakan sama kamu, tapi nanti setelah kita selesai makan." ujar Dimas
" Emangnya mau ngomong apa, kenapa harus selesai makan dulu, sekarang aja aku dengerin kok,,,," balas Pretty karena dia kepo apa yang akan di bicarakan oleh pria di depannya ini.
" Nanti aja,,, selesai makan aku akan kasih tau kamu....., tiba tiba seorang pelayan restoran itu datang mengantarkan makanan pesanan mereka, membuat perkataan Dimas tadi terpotong.
" Permisi tuan dan nona,,,, ini makanan yang anda pesan, semoga suka dan selamat menikmati,,," ujar pelayan itu sambil tersenyum ramah,
"Okee,,, terimakasih,,," jawab Dimas dan Pretty bersamaan, melihat ke kompakan mereka membuat pelayan itu kembali tersenyum sambil pamit undur diri.
" Sekarang kamu makan dulu setelah itu baru kita bicarakan, ingat kamu harus habiskan semua makanan yang kamu pesan,,," kata Dimas peringatan pada Pretty,
" Iyaa,,, akan aku habiskan kamu tenang aja, aku juga gak suka mubadzir, ujar Pretty
Meraka makan dengan tenang tidak ada yang bersuara selain dentingan sendok dan garpu, juga alunan musik di restoran tersebut yang menghiasi suasana makan para tamu malam itu.
_____________
HAIII TEMAN TEMAN READERS KU SEMUA
SEMOGA MAKIN SUKA SAMA NOVEL YANG AKU BIKIN YA, JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAKNYA YA TEMAN2, BISA KASIH KRITIK DAN SARANNYA DI KOLOM KOMENTAR, JIKA SUKA TEMAN BISA KASIH LIKE AND VOTENYA YAA
DUKUNG SELALU KARYA AKU YAA
TERIMAKASIH,,,,,😘😘🥰🥰🎉🎉🎉🙏🙏🙏
GIMANA KABARNYA HARI INI
PADA SEHAT SEMUA KAN???
__ADS_1
OI YAHHH UDAH PADA MASAK DAGING QURBANNYA BELUM NIH??