HADIRMU

HADIRMU
PART 5


__ADS_3

Sesampainya di rumah sakit,Lisa segera berlari menuju ruang rawat inap Pretty karena dia sudah tau dimana Pretty di rawat, karena Darel sudah mengirimkan pesan kepadanya. Setelah dia menemukan ruang rawat Pretty, dia segera masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu karena dia sangat khawatir dengan kondisi sahabatnya itu. Darel yang menunggu Pretty disana kaget karena tiba tiba pintu ruangan itu terbuka dan muncullah Lisa dengan ekspresi wajah yang khawatir serta muka bantalnya.


Lisa segera menghampiri ranjang Pretty,tanpa memperdulikan Darel yang berada disana dan sedang menatapnya. Merasa ada yang memperhatikannya, Lisa segera melihat kearah Darel dengan tatapan yang tak bisa di artikan, Darel yang melihat tatapan dari Lisa segera berdiri dan ingin mengajak Lisa keluar dari ruangan itu dan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi.


"Lis,,... "panggil Darel, ayo ikut gue keluar sebentar ada yang ingin gue bicarakan sama lo, ajak Darel


Lisa tidak menjawab panggilan Darel, dia berdiri dan langsung mengikuti langkah Darel yang ingin membawanya entah kemana dan ingin membicarakan apa dengannya, yang ada dalam benaknya saat ini kenapa Darel dan Pretty bisa bersama padahal tadi di klub dia tidak melihat Darel.


Darel membawa Lisa ke taman rumah sakit itu, Darel pun mengajak Lisa untuk duduk di kursi taman yang telah di sediakan itu. Darel manarik nafasnya kasar, karena dia tahu pasti Lisa akan curiga dengannya kenapa bisa dia dan Pretty bisa bersama dan kenapa Pretty ada di rumah sakit.


"Huuffsss,,,,," gue tau lo curiga sama gue, dan gue ingin menjelaskan kepada lo, agar lo tidak menyalahkan gue terus Lis, jelas Darel


"Ya gue emang curiga sama lo, gue tau lo gak sepenuhnya salah saat kejadian 2 tahun yang lalu, tapi sikap lo yang ga tegas itu yang buat sahabat gue kecelakaan dan salah paham Darel. Gue gak tega liat keadaan sahabat gue kek gitu, dan lo sebagai pacarnya kenapa buat dia kecewa Darel,,,???" akhirnya keluar sudah semua uneg-unegnya yang selama ini di hatinya.


"Lis,,, dengerin gue dulu, kejadian dua tahun silam itu murni salah paham Lis,dan gue gak selingkuh, untuk kecelakaan itu emang kelalaiannya gue yang gak bisa menyelamatkan Pretty dan itu masih jadi bumerang untuk gue sampai saat ini,,," jelas Darel


Memang kejadian dua tahun lalu Darel tidak menjelaskan secara rinci kepada sahabat Pretty karena saat itu dia sangat terpukul dengan kondisi pacarnya, berbulan-bulan lamanya dia mengalami koma dan saat dia sadar Darel sangat senang dan bahagia, tapi itu sirna setelah Darel mendengarkan penjelasan dari Dokter Johan. Setelah kejadian itu Darel pergi meninggalkan Pretty dan sahabat nya, bukannya Darel tidak menyayangi Pretty tapi dia sangat merasa bersalah dan tidak pantas untuk Pretty.


Lisa yang melihat raut wajah Darel merasa kasihan dan dia juga melihat ketulusan dan kejujuran di mata Darel, sehingga membuat dia percaya dengan apa yang di katakan oleh pacar sahabatnya itu.


"Bagaimana bisa lo sama Pretty bertemu,dan kenapa dia di rawat di rumah sakit, apa yang terjadi sama dia,,, " tanya Lisa pada Darel,


"Tadi gue ke klub untuk menghilangkan segala penat yang gue rasa, dan ingin sedikit melupakan masalah gue, tapi saat gue duduk di depan meja bar gue melihat lo dan Pretty dan gue menghampiri dia sedangkan lo masih asik berjoget ria,,,." Jelas Darel

__ADS_1


"Terus apa yang lo lakukan ke dia, kenapa bisa berakhir di rumah sakit haa,,!!?? tanya Lisa lagi seakan tidak puas dengan jawaban Darel


"Gue tidak ngapa ngapain dia Lisa, berhenti untuk curiga sama gue, gue hanya mengajaknya mengobrol di dalam ruangan di klub itu, dan kemudian gue bertanya kenapa dia disini, lalu dia bercerita kepada gue setelah itu dia melamun dan hilang kesadaran nya,,," Jawab Darel panjang lebar.


Setelah mendengar penjelasan Darel, Lisa pun mulai lega tapi tetap saja ada rasa khawatirnya terhadap sahabat nya itu. Dan dia ingin menanyakan nya langsung pada Pretty setelah sahabatnya itu siuman.


**********


Di dalam ruang rawat inap Pretty telah siuman dan menatap sekelilingnya dengan bingung dimana dia saat ini, begitulah pikiran yang ada di kepalanya. Lisa yang melihat Pretty sudah sadar langsung tersenyum lembut kearah Pretty, lalu menanyakan apa yang terjadi pada sahabatnya itu, kenapa dia berakhir di rumah sakit.


"Dimana aku,,,," tanya Pretty


"Kamu di rumah sakit Pretty,,,," jawab Lisa


"Kamu kenapa Pretty,,, kenapa bisa masuk rumah sakit, dan apakah kamu baik saja,,??" tanya beruntun dari Lisa,


Pretty hanya memutar bola matanya, mendengar pertanyaan dari sahabatnya itu, entah yang mana harus dia jawab duluan.


"Kamu bisa gak nanya nya satu satu dulu, kepalaku pusing dengar pertanyaan kamu yang begitu banyak, yang mana dulu yang harus aku jawab,,,,haa,,, ??"kesal Pretty


"Hehe,,,,, terserah kamu aja mau jawab yang mana dulu, habis aku khawatir sama kamu, dan kenapa kamu bisa sama Darel???,,,, tanya Lisa lagi,,,


"Aku baik baik saja, aku sama dia karena dia yang mengajak ku duluan dia bilang ingin bicara denganku, setelah itu aku merasakan pusing di kepala karena memikirkan apakah aku pernah bertemu dengan lelaki yang kau sebutkan itu, siapa namanya,,, ah aku lupa,,,"??? jelas Pretty.,

__ADS_1


"Namanya Darel,,,,"jawab Lisa, "kamu jangan terlalu banyak fikiran Pretty, itu akan mempengaruhi kesehatan mu,,, jelas Lisa,


"Aku hanya merasa tidak asing dengannya Lis,,," Pretty tetap ngotot dengan pendapat nya,


Lisa hanya diam tidak ingin membahas ini lagi dengan sahabatnya yang keras kepala itu, karena Lisa tidak ingin mencampuri urusan pribadi sahabatnya. Sedangkan Darel dia pergi untuk mengambil obat untuk Pretty, karena Lisa menyuruhnya karena dia ingin berbicara secara pribadi dengan Pretty, itulah mengapa Lisa ingin Darel menebus obat untuk Pretty.


**********


Ke esok kan harinya, Pretty sudah di bolehkan untuk pulang, Lisa dan Darel sudah mengurus semua keperluan Pretty. Pretty dia diantar oleh Darel dengan mobilnya sedangkan Lisa mengendarai mobilnya sendiri, di dalam mobil Darel sangat fokus dengan jalanan sedangkan Pretty hanya diam sambil memandangi jalanan dari balik kaca mobil.


Pukul 10:00 mereka sampai di apartemen Pretty, tanpa bicara Pretty langsung keluar dari mobil Darel, Darel yang melihat sikap Pretty berubah sangat membuat nya sedih, tapi dia tidak bisa melakukan apa apa, karena dia tau saat ini kondisinya tidak memungkinkan. Lisa yang melihatnya hanya diam dia tau pasti Darel terluka tapi dia gak berhak ikut campur, karena dari dulu itulah prinsip Lisa. Pretty yang melihat Lisa langsung menghampiri sahabatnya itu karena hanya Lisa yang saat ini ada untuknya, sedangkan Karin sudah keluar negeri untuk melanjutkan pendidikannya. Pretty tidak mempermasalahkan keputusan sahabatnya itu karena memang dia orangnya juga sangat mementingkan pendidikan.


Setelah kejadian malam itu, Pretty emang koma dan baru sadar enam bulan kemudian, dia tidak mengingat sebagian ingatannya yang dia ingat orang tuanya sangatlah membencinya, lebih dari itu dia tidak mengingat apapun lagi. Namun satu tahun belakangan ingatan Pretty mulai pulih walaupun tidak sepenuhnya ingat seperti dia tidak mengingat kejadian kecelakaan nya waktu itu, dan siapa kekasihnya. Yang dia tau dari sahabatnya Lisa bahwa dia punya kekasih tapi dia tidak ingat sedikit pun.


_____________


selamat membaca readerrss semuaa


semoga sukaa yaa


jangan lupa tinggalkan jejak nya yaa


terimakasih atas dukungan nya

__ADS_1


🥰🥰🥰🙏🙏


__ADS_2