HADIRMU

HADIRMU
PART 16


__ADS_3

Setelah mendengar pertanyaan cintanya Dimas tadi membuat seisi ruangan itu heboh dengan suara tepukan tangan juga siulan dan ada juga yang berteriak. Bagaimana tidak Dimas mengatakan dengan sangat lantang sambil menatap ke arah Pretty.


Dua sahabatnya Pretty ikut bahagia melihat kehangatan di depan matanya, kini mereka berdua melangkah ke depan berdiri di samping kanan dan kirinya Pretty.


"Terima,,,, terima,,,, terimaa,,,,!!!" teriak kedua sahabatnya di tambah juga suara penonton lainnya.


Pretty bahagia sangat bahagia, tapi sekaligus malu karena disini dia yang jadi tontonan di tambah juga sorakan semua orang yang menyuruh nya menerima pernyataan cinta Dimas.


"Yes, I want to be your lover for life and death forever." ujar Pretty tak kalah lantangnya,


Lagi lagi keriuhan terjadi karena semua orang disana bersorak gembira di iringi tepukan tangan meriah. Dimas berdiri dari posisinya dan menggandeng tangan Pretty ke atas panggung. Pretty yang di perlakukan seperti itu tidak menolak hanya menurut saja kemana Dimas membawanya.


Kini mereka berdua sudah berdiri di atas panggung, semua lampu kembali di hidupkan dan di atas sana Dimas mulai berbicara dengan cool nya.


"Hello,,,, Selama Malam semuanya terima kasih sudah bersedia hadir malam ini, kali ini saya akan membuka sebuah acara inti malam ini yaitu party time. Semuanya boleh bergembira sesuka hati teman teman semuanya." Karena yang Hadir disana semuanya teman Dimas waktu sekolah di London, tidak hanya itu rekan bisnis Dimas pun juga hadir yang rata rata berasal dari kalangan muda.


*************


Tepat pukul 12:00 tengah malam pesta itu selesai di lakukan, semua para tamu undangan sudah mulai bubar. Ada yang sudah mabok berat sehingga untuk jalan saja di sampai terjatuh berkali kali.


Malam itu Dimas tidak membiarkan teman temannya untuk pulang dalam keadaan mabuk seperti itu, sehingga Dimas sudah menyediakan kamar hotel untuk masing-masing tamu.


Dan mereka semua sudah mulai kembali ke kamar yang sudah di sediakan oleh Dimas, bagi Dimas uang segitu hanya sedikit dan bisa di cari tapi tidak dengan kebahagiaan yang di dapatnya. Kebahagiaan tidak bisa ia cari begitu mudah apalagi membelinya, karena itu dia rela habis habisan uangnya hanya untuk pesta ulang tahun Pretty.


Sedangkan Pretty sedang sibuk berbincang dengan ke dua sahabatnya yang ternyata sudah bekerja sama dengan Dimas yang kini sudah menjadi kekasihnya itu untuk memainkan drama ini. Tapi ia bahagia karena di balik semua itu ada kebahagiaan yang menantinya, dia yang awalnya kesal karena Lisa membohongi dirinya.


Tapi malam ini malam yang sangat berarti lagi bahagia dalam hidupnya, dimana dia di perlakukan seperti putri tapu dia juga sedih karena orang tuanya tidak ada di saat ulang tahunnya.


"Pretty kamu makin cantik aja, semenjak sudah jadi pengusaha muda ini ya,,,, kan Lis??" goda Karin pada Pretty,


"Iya yahh, kan sekarang Pretty kita udah buka boutique sama toko kue yang terkenal di negara tetangga Rin, tidak hanya itu lhoo Rin dia juga peraih nilai terbaik di kampus sebelumnya,,,," jawab Lisa dengan antusias nya karena dia sangat bangga dengan Pretty,

__ADS_1


"Waahh,,,,, tidak hanya cantik tapi hebat juga yaa, lihat saja tuh dandanan saja sudah seperti make up art padahal dia melakukan nya sendirinya,,,,,kami bangga padamu Pretty," ujar Karin lagi lagi memuji sahabat nya itu.


"Heheh kalian bisa ajaa, lagian kan kamu juga Rin, seperti orang bodoh saja kamu padahal kamu yang paling pintar di antara kita sehingga bisa masuk ke Stanford university dengan nilai yang kamu dapatkan." Ujar Pretty


"Dan kamu Lisa kamu kan juga punya kafe yang memiliki beberapa cabang di di negara tetangga lainnya, disini kita sama sama hebat dan sukses di bidang kita masing-masing. Karin yang sukses dengan pendidikan nya dan akan melanjutkan perusahaan Papanya, kamu Lisa sudah sukses dengan kafe anak muda yang kamu bangun sendiri begitu juga denganku,,,setiap orang itu akan sukses di bidang mereka masing-masing." jelas Pretty panjang dengan bijak.


Sudah malam ayo kita masuk ke kamar, lagian besok kita kan mau jalan jalan keliling kota London.


**************


Ketiga gadis itu melangkah menuju kamar mereka, mereka bertiga sekamar karena Pretty yang memintanya kepada sang kekasihnya. Dan Dimas pun mengiyakan keinginan Pretty karena dia mengerti kalau pacarnya pasti merindukan sahabatnya.


Sampainya di dalam kamar mereka segera menghempaskan tubuhnya di kasur king size itu, terdapat dua kasur king size disana satu untuk Pretty dan satu lagi untuk Lisa dengan Karin.


"Siapa dulu yang akan membersihkan dirinya nanti kita gantian,,,," ujar Pretty membuka suara masih dalam posisi terlentang di atas kasurnya.


"Aku dulu aja deh, badanku sudah terasa lengket banget gerah juga mungkin karena terlalu banyak minum," Karin menyahuti perkataan Pretty dan segera beranjak ke kamar mandi yang ada di kamar hotel itu.


Kini gantian Lisa yang membersihkan dirinya dan setelah itu Pretty, mereka bertiga sudah selesai dengan kegiatan bersih-bersih nya. Kini mereka bertiga bersiap untuk tidur.


Tanpa bicara apapun lagi ketiga gadis itu langsung tertidur, mungkin efek lelah dan terlalu banyak minum alkohol membuat mereka cepat tidur.


************


Pagi harinya Pretty bangun terlebih dahulu di bandingkan sahabatnya yang lain, mungkin karena Pretty sudah terbiasa bangun pagi. Dia segera beranjak dari kasurnya menuju kamar mandi untuk mandi dan turun ke bawah ingin mencari makanan di restoran hotel.


Setengah jam berlalu Pretty keluar dari kamar mandi dengan pakaian santainya, untung saja Dimas membeli beberapa pakaian untuknya. Kalau tidak bisa bisa dia memakai pakaian semalam. Pretty sangat bangga memiliki pacar seperti Dimas yang perhatian dan begitu mengerti dirinya.


Tanpa dia sadari dua sahabatnya sudah memperhatikan dirinya semenjak Ia keluar dari kamar mandi.


"Ehem,,,, pagi pagi udah melamun aja,,,,," Ujar Karin, dan itu membuat Pretty kaget seketika

__ADS_1


"Isshh apaan sih kamu Rin, aku ga melamun tuh biasa aja," jawab Pretty ngeles


"Ya ellah sudah tertangkap basah masih saja mengelak, lagian yaa kamu itu mikirin apa sih sambil senyum-senyum sendiri pula,,,," Lisa ikut nimbrung kalau dia juga melihat Pretty melamun dengan senyum sendiri,


"Ah masa sih aku senyum-senyum sendiri, kalian salah liat kali mungkin efek kalian baru bangun tidur tuh,,,," jawab Pretty ngotot karena tidak terima di tuduh seperti yang mereka katakan.


Perdebatan pun terjadi di pagi hari yang cerah itu, dan berakhir dengan bunyi dering ponsel Pretty. Melihat siapa yang menelepon pagi hari begini, Pretty yang sudah tau segera menggeser tombol hijau dan mendekatkan handphone nya ke telinga.


"Hallo,,, ya ada apa kamu nelfon pagi begini,,," tanya Pretty pada orang di seberang sana.


"Hallo sayang, aku mau ajak kamu makan sekalian juga ajak temanmu yang lainnya," balas Dimas,


Yang menelepon Pretty pagi itu adalah Dimas, siapa lagi kalau bukan pria yang baru saja menjadi kekasihnya itu. Sungguh romantis sekali yaa readers.


"Ciee yang pagi pagi udah di telfon sama sang pujaan hatinya, sedangkan kita yang jomblo ini bisa apa kan gaesss,,,," goda Karin karena dia yang paling heboh antara mereka bertiga sikapnya,


"Yaa siapa suruh cantik cantik tapi jomblo," tukas Pretty karena kesal dengan godaan Karin pagi pagi begini,


"Kalian kenapa sih pada ribut terus sejak tadi, baru juga ketemu kemarin sekarang udah seperti kucing dan tikus saja," Lisa menengahinya,


"Kak Dimas ngajak kita buat makan bareng di restoran hotel setelah itu kita jalan jalan keliling kota, kalau kalian berdua mau ikut cepat siap siap kalai tidak aku tinggal pergi sekarang." Pretty memerintah bak seorang ibu memerintahkan anaknya.


Tanpa ba-bi-bu lagi, Lisa dengan gesitnya berlari ke kamar mandi karena tidak mau di tinggal pergi oleh Pretty dan Dimas. Sedangkan Karin hanya menganggukkan kepalanya tanda mengerti, tapi dia masih harus menunggu antrian untuk mandi.


_____________


Heloo selamat malam


semoga makin suka ya sama ceritaku


selamat membaca

__ADS_1


semoga sehat selalu 🥰🥰🥰🙏🙏🙏


__ADS_2