HADIRMU

HADIRMU
PART 8


__ADS_3

Setelah perdebatan singkat di kampus hari itu, akhirnya Pretty memutuskan untuk mengatakannya pada Darel. Saat ini mereka bertiga sedang makan di kafe depan kampusnya, Pretty, Lisa, dan Dimas, tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang mengawasi kegiatan yang mereka lakukan.


Hari ini Pretty ingin mendiskusikan lagi keputusan nya dengan teman-temannya, karena dia tidak ingin gegabah dalam mengambil keputusan. Sedangkan Dimas dan Lisa hanya jadi pendengar sesekali juga memberikan saran kepada Pretty.


"Kalau aku sih lebih baiknya kamu jelaskan semuanya, dan kamu tanyakan kepada Darel langsung kenapa dia bisa seperti itu, pasti dia ada alasannya,,,," usulan dari Lisa


" Hmm baiklah kalau itu katamu, akan aku coba tapi bagaimana bisa aku bertemu dengannya,,,, ?? jawab Pretty


" Nanti biar aku sama Lisa aja yang mengatur pertemuan kalian, kebetulan kantor cabang papa ku tidak terlalu jauh dari kantor Darel,,,," usul Dimas


Tidak lama kemudian pesanan mereka datang, karena tadi mereka sempat memesan makan sebelum berbicara. Mereka semua menyantap makanan dengan cepat ntah karena lapar atau makanannya yang terlalu enak.


Sedangkan Dimas yang telah selesai dengan makanannya, hanya melamun dan melihat Pretty.


" aku mencintaimu, sangat menyayangi dirimu seorang, tapi aku hanya bisa memendam perasaan ini, aku tidak ingin kamu jauh dari aku. Batin Dimas.


" Dimas,,, kamu kenapa kenapa melamun juga apa ada yang salah dengan wajah ku, sehingga kamu menatap ku seperti itu,," tanya Pretty setelah melihat tatapan Dimas padanya.


"Eh ga ada kok ga papa, kamu cantik,,hehe,,," jawab Dimas terkekeh


" Iyaa aku tau aku cantik, tapi ga gitu juga kali kamu liatin aku,,, whahahah,,," tawa Pretty pada Dimas karena dia merasa lucu dengan wajah Dimas yang ketangkap basah karena melamun sambil memandangi dirinya.


"Ihh,,, kamu ini ketawa kenceng banget,, tuh lihat orang pada liat kita kesini,,," tukas Lisa karena dia merasa malu dengan tingkah sahabatnya itu,


"Eh Dim, ni anak lo dapat dimana sih, kelakuannya bikin malu aja,,,,jangan jangan lo pungut yaa di London,,,,, hihihi,,,," kata Lisa sambil cengengesan karena dia bisa mengejek sahabatnya yang tidak tahu malu itu, tapi dia senang karena Pretty tidak murung lagi yang penting sahabatnya sudah kembali seperti dulu lagi.


" Dim,,, liat tuh Lisa, ejek aku seenaknya emang bener yaa kamu pungut aku gitu di London,,,??" adu Pretty pada Dimas sambil memeluk lengan Dimas, layaknya anak kecil mengadu ke ibunya,


" Ih, kamu mainnya aduan sama Dimas, ga asik kalo gitu,,, kamu kek anak kecil wleekk,,," Lisa pun masih membalas Pretty dengan melet kan lidahnya seperti mencibir nya.

__ADS_1


"Udah kamu ga usah ngambek gitu dong, kan Lisa hanya bercanda ga serius juga, nanti cantik kamu hilang lho kalau cemberut teruss,,," bujuk Dimas karena di gemas dengan tingkah Pretty seperti itu.


" Kok kamu ga belain aku sih, kok malah belain Lisa, kan dia yang salah bukan aku,,,, udahlah aku mau pulang aja ,,," Pretty malah merajuk mungkin efek PMS kali yaa,,


" Jangan gitu dong nanti aku bawa kamu jalan jalan deh sebagai gantinya,,, bujuk Dimas lagi karena dia sudah tau kenapa Pretty bisa gini. Sedangkan Lisa hanya menggeleng kepala melihat tingkah dua manusia di depannya ini, tanpa sengaja dia melihat Darel yang juga berada di cafe tersebut, sedang memperhatikan Dimas dan Pretty Lisa yang mengerti pandangan mata Darel segera sadar bahwa saat ini situasi merek bertiga tidak baik baik saja apalagi Dimas, jadi dia memutuskan untuk langsung pulang saja toh makanan mereka juga sudah habis.


***********


Hari ini Darel datang ke kafe depan kampus, awalnya dia hanya berniat untuk makan siang dan menikmati secanggih kopi panas, tapi pada saat dia masuk ke dalam kafe tanpa sengaja dia melihat Pretty dengan seorang pria yang tidak dia ketahui siapa pria itu. Saat itu Lisa sedang pergi ke toilet jadi tinggallah Pretty dan Dimas.


Darel yang merasa penasaran akhirnya memutuskan untuk memperhatikan apa yang sedang mereka lakukan, di hati Darel masih bersemayam Pretty yang sangat dia cintai. Walaupun saat Pretty sedang membutuhkan dirinya dia tidak ada tapi bukan berarti dia tidak memperhatikan nya, Darel selalu menjaga Pretty dan mengawasi dari kejauhan. Dia tidak ingin memaksakan kehendak nya pada Pretty yang harus mengingat nya, biarkan waktu yang membuatnya ingat kembali semuanya.


Dia selalu berharap Pretty akan kembali kepadanya seperti dulu, tapi setelah melihat kejadian tadi ia merasakan ada yang berbeda dari Pretty mulai dari sikapnya, dan tatapan mata Pretty pada lelaki itu.


Pretty yang masih kesal saat kejadian di cafe tadi tambah kesal karena Lisa memaksanya untuk segera pulang, padahal kan dia masih ingin berlama-lama di cafe itu karena dapat WiFi gratis. Dimas yang melihat Pretty masih saja kesal hanya tersenyum melihat tingkah nya itu, wajah yang cantik dan imut ketika sedang marah menjadi kesenangan sendiri bagi Dimas.


"Kamu kenapa sih Lis,, tiba tiba ajakin kita pulang,,, kan aku masih mau lama lama di sana mumpung ada WiFi gratis,,, " rajuk Pretty pada sahabatnya itu,


"Apa kamu bilang, aku ga modal?? asal aja ya kamu ngomong, udahlah capek aku debat sama kamu, kalau udah gini mending pulang aja,, ayok Dimas,,,," Pretty memilih mengalah dan menarik tangan Dimas ingin segera pulang,


*********


Sore harinya Pretty sudah siap dengan Hoodie oversize dan jeans hitam nya, karena hari ini dia ingin pergi dengan Dimas sesuai janji Dimas saat di cafe tadi siang. Pretty sangat senang dengan Dimas karena menurut Dimas itu baik, tampan juga selalu bisa di andalkan.


Sepuluh menit menunggu akhirnya yang di tunggu pun sudah datang, tanpa menunggu lagi Pretty langsung masuk dan duduk di kursi sebelah kemudi. Dimas hanya tersenyum melihat Pretty yang sangat bersemangat, sudah lama rasanya Dimas tidak melihat Pretty yang seperti ini, sejak kecelakaannya itu dia berubah.


"Aku rindu kamu yang seperti ini, kamu yang selalu bersikap manja dan manis di saat kamu ada maunya, bukan kamu yang suka keluyuran dan keluar malam dan melampiaskan semuanya pada minuman berakakhol itu, aku tau kamu gadis yang kuat apapun masalah yang kamu hadapi. Aku sangat mencintaimu Pretty. " Batin Dimas "


"Kenapa belum jalan juga Dimas, kamu kenapa memandangi aku seperti itu, ada yang salah ya sama pakaian aku, kalo gitu aku ganti aja,,,," kata Pretty pada Dimas karena melihat Dimas yang menatapnya dengan tatapan yang aneh menurut nya,

__ADS_1


"Eh ga salah kok, udah bagus kamu pakai itu dan kamu juga imut pakai itu. Ya udah kita jalan, sekarang kemana dulu nih kamu nya,,,,??" balas Dimas, lagi lagi dia tertangkap basah oleh Pretty,karena memandangi dirinya,,


"Ouh kirain aku ada apa, aku mau ke taman bermain tapi aku juga ingin ke pantai sudah lama aku tidak ke pantai,," jawab Pretty sambil mengetuk jari telunjuk nya ke dagu karena bingung mau kemana,


"Kalau gitu pantai aja gimana, kebetulan aku juga udah lama gak ke pantai,,," usul Dimas karena melihat Pretty yang bingung dengan pilihannya,


" Oke deh kalau gitu kita ke pantai aja, melihat sunset sepertinya lebih baik apalagi dengan pria tampan seperti mu,,," putus Pretty akhirnya


"Hahaha baru sadar kamu aku ini tampan ha,,! kemana aja kamu selama ini,,,, " jawab Dimas dengan PD nya setelah mendengar pujian dari gadis di sebelahnya itu,


"Ih kamu ini pd nya ga mau hilang ya dari dulu,,," jawab Pretty sambil memutar bola matanya, karena melihat tingkah Dimas barusan,


"hehe,,, ya udah kalo gitu kita jalan yaa,,,,," jawab Dimas akhirnya dan melajukan mobilnya.


____________


HAI SEMUANYA


SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA YAA BAGI YANG MERAYAKAN


SALAM HANGAT JUGA DARIKU


SEMOGA KITA DI JAUHKAN DARI COVID 19 YAA


OI YAA SEMOGA SUKA YAA SAMA CERITA KU DAN JANGAN LUPA VOTE NOVELKU YAA


AKU MOHON DUKUNGAN NYA TERIMAKASIH


SEMOGA SEHAT SELALU YAA

__ADS_1


SELAMAT MEMBACA READERRSS


🎉🙏🙏🙏🙏🥰🥰🥰


__ADS_2