HADIRMU

HADIRMU
PART 6


__ADS_3

Setelah mengantar Pretty, Darel langsung pulang tanpa pamit ke pada Pretty karena dia tidak ingin menambah beban padanya dengan memikirkan hal hal yang akan membuat kepalanya pusing dan sakit. Oleh karena itu dia memutuskan untuk langsung pergi saja dan hanya menitipkan salam dan pesan pada Lisa, agar menjaga Pretty dan juga kalau Pretty menanyakan tentang dirinya bilang saja kalau dia ada urusan mendadak, begitulah yang Darel katakan pada Lisa.


Lisa hanya menganggukkan kepalanya, karena sangat lelah dari semalam belum sempat makan dan tidur dengan cukup. Setelah kepergian Darel dia langsung masuk ke apartemen dan memasuki lift menuju kamar Pretty dengan membawa barang bawaan Pretty yang tidak terlalu banyak. Karena memang hanya tas dan beberapa pakaian Pretty di dalam tas tersebut.


Akhirnya Lisa pun sampai di depan pintu kamar Pretty, dengan segera Lisa langsung masuk tanpa mengetuk pintu tersebut. Pretty yang melihat wajah lelah Lisa menjadi tidak tega dan mengambil barang miliknya yang di bawakan oleh Lisa sahabatnya itu. Setelah itu Pretty langsung menyuruh Lisa untuk mandi dan mengganti pakaiannya dengan yang bersih.


*********


Tepat pada pukul 13:30 Lisa sudah selesai dengan mandinya dan sudah rapi dengan pakaian ala rumahan nya. Pretty yang melihat sahabatnya itu sudah selesai langsung menyuruh nya untuk makan karena makanan yang di pesan nya sudah datang sedari tadi, tapi dia tidak langsung memakannya karena dia tau kalau sahabatnya juga lapar sama seperti dirinya, jadi dia memilih untuk menunggu sahabatnya itu.


"Lis,,, ayo sini makan bareng ada yang mau aku omongin sama kamu,,," kata Pretty


Lisa yang di panggil langsung ke dapur yang terdapat meja makan minimalis di dalam apartemen itu.


"Kenapa kamu repot repot sih Pretty,, kamu kan baru keluar dari rumah sakit nanti kamu capek gimana,,,," khawatir Lisa pada Pretty,


"Aku gak apa apa Lis,,,kamu jangan khawatir lagi yaa,ini juga makanan aku pesen bukan aku yang masak,,," balas Pretty dengan senyum manisnya,


Pretty tau sahabatnya itu sangat mengkhawatirkan dirinya, karena mereka berdua sudah seperti saudara kandung saja. Setelah itu mereka makan bersama dalam diam karena tidak ada satupun dari mereka yang membuka suara untuk bicara, mungkin terlalu lapar dan Pretty juga ingin berbicara dengan sahabatnya itu, jadi dia ingin menyelesaikan makanannya dengan segera.


Lima belas menit sudah berlalu, mereka pun sudah selesai dengan makanannya, Lisa juga sudah selesai membersihkan piring kotor makanan mereka tadi. Sedangkan Pretty menunggu Lisa di ruang nonton, sambil memainkan ponselnya kemudian tidak berapa lama muncullah Lisa dari arah dapur dan langsung menghampiri sahabatnya itu.

__ADS_1


Lisa duduk di samping Pretty, dia ingin menanyakan apa yang mau di bicarakan oleh sahabatnya itu. Pretty yang melihat Lisa sudah duduk di sampingnya langsung memanggilnya karena Pretty bukanlah tipe perempuan yang banyak basa basi.


"Lis,,, ada yang ingin aku bicarakan denganmu dan ini menyangkut masa lalu ku dua tahun yang lalu, tepatnya saat kejadian kecelakaan yang menimpa diriku,,," jelas Pretty,


Lisa hanya menganggukkan kepalanya, karena disini dia ingin mendengarkan apa yang ingin di bicarakan sahabatnya itu, tapi jauh di lubuk hatinya dia sangat deg deg kan dia takut kalau sahabatnya sudah mengingat semuanya. Bukannya dia tidak senang tapi dia takut sahabatnya itu sakit hati karena yang dia tau bahwa Pretty belum mendengar penjelasan dari pacarnya saat kejadian itu.


"Kamu tau kan aku punya pacar,,," tanya Pretty, aku juga sudah tau itu dan siapa orangnya aku juga sudah ingat kenapa aku kecelakaan,," kata Pretty


"Iyaa,,, Pretty, apa benar kamu sudah mengingat semuanya, aku sangat bahagia untukmu,,," jawab Lisa sambil memeluk sahabatnya itu.


"Tapi kenapa kamu tidak menceritakan kepadaku bahwa Darel adalah pacarku dulu, kenapa kamu sembunyikan apakah kamu sudah tidak menganggap aku sebagai sahabat mu lagi,,,? tanya Pretty


" Bukan seperti itu Pretty, aku hanya tidak ingin kamu memaksakan ingatanmu, dan pada saat kamu sadar dari koma kamu sudah tidak ingat apa-apa lagi tentang kekasih mu itu, dan aku juga tidak ingin ikut campur urusan dalam kisah cinta kalian,,," jelas Lisa


" Apakah kamu baik-baik saja, setelah kamu mengingat semuanya,,, aku tau kejadian saat itu kamu dalam keadaan cemburu dan kecewa, sekarang kamu sudah dewasa coba dengarkan apa yang Darel jelaskan padamu nanti, dan juga kamu harus memberi tau padanya kalau kamu sudah mengingat nya,,," Lisa menjelaskan pada sahabatnya itu dan memberikan usulan agar tidak terjadi salah paham lagi seperti dua tahun silam.


" Aku tidak ingin memberi tahukan nya, karena aku sangat kecewa dan dimana dia saat aku sudah kembali ke rumah, kenapa dia tidak ada setelah aku sadar, kenapa dia tidak berusaha membuat ku mengingat nya lagi, apakah dia masih mencintai diriku,,,, atau sebaliknya dia malah mencintai wanita yang menempel padanya malam itu,,,," dengan panjang lebar dan banyak pertanyaan dia keluarkan kepada Lisa, karena dia tidak tau apa yang sebenarnya terjadi antara Darel dan perempuan itu.


Pretty memang tidak mengetahui dan mengenal siapa perempuan itu, dan saat ini dia juga tidak tahu perasaan nya terhadap Darel karena sudah lama mereka tidak ada komunikasi. Lisa yang mendengarkan penjelasan sahabatnya itu hanya diam dan tidak merespon apa apa, karena dia sendiri juga tidak tau kemana Darel pergi setelah kejadian itu.


*********

__ADS_1


Setelah mengantar Pretty pulang ke apartemen Darel langsung pergi menuju kantornya untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang sempat tertunda tiga hari ini.


Darel adalah seorang mahasiswa sekaligus pengusaha muda yang sukses, dia juga banyak di gemari para wanita wanita di kampus nya dan juga anak anak dari rekan bisnisnya. Tapi Darel tidak pernah merespon mereka sedikit pun, karena di hatinya sudah ada nama Pretty yang sangat dia cintai sepenuh hatinya, kalau bukan karena kejadian di masa lalu mungkin sekarang dia sudah menikahi Pretty. Darel bukanlah seorang pria yang memanfaatkan harta dari orang tuanya, dia membangun usahanya sendiri tanpa ada campur tangan orang tuanya.


Sedangkan di apartemen itu Pretty sedang sibuk memikirkan ucapan dari sahabatnya tadi, dia juga bingung dengan dirinya apalagi hatinya, apa yang dikatakan oleh Lisa memang ada benarnya. Semenjak kepergian Lisa dari apartemen nya Pretty memilih duduk di ruang khusus untuk dirinya, ruangan itu dia gunakan untuk istirahat dan tempat ia memikirkan segala sesuatunya, dan ruangan itu lah jadi saksi bisu kehidupan Pretty selama ini.


____________


HELLO TEMAN SEMUANYA


SELAMAT SIANG


SEMOGA MAKIN SUKA SAMA CERITA AKU YAA


JANGAN LUPA KASIH VOTE


DAN TINGGALKAN JEJAKNYA YAA


KALAU ADA AKU SALAH DALAM PENGGUNAAN KATA ATAU BAHASA TOLONG MAKLUM YAA


UDAH LAMA SOALNYA GA NULIS HEHEHE

__ADS_1


AKU TERIMA SARAN DAN KRITIK DARI TEMAN SEMUANYA YAA


SALAM HANGAT DARI AKU 🙏🙏🙏🥰🥰🥰


__ADS_2