
"Selamat, Zayn akhirnya kamu bisa memenangkan lomba ini aku tadi sangat cemas.", ucap Aleta.
"Kamu tidak percaya aku akan menang."
"bukan begitu, aku melihat banyak pesaing yang sangat hebat tapi kamu bisa mengalahkan mereka semua."
"karena itu berkat kamu, Sayang." ucap Zayn lalu mencubit hidung istrinya.
Saat Aleta dan Keluarganya mengucapkan selamat pada Zayn, ada seseorang yang menghampiri mereka.
"Maaf, apa aku mengganggu kalian."
"Mr. Ada apa?" Tanya Zayn.
"Maaf Tuan Zayn saya disini ingin mengajak Tuan Zayn bekerjasama dalam bisnis restoran saya, apa Tuan Zayn tertarik."
"Kenapa, Mr mengajak saya bukankah masih ada orang yang lebih hebat dan lebih baik dari saya."
"memang Tuan Zayn patut diberi apresiasi walaupun Tuan Zayn tadi menang tapi Tuan tetap merendah diri tapi aku sangat ingin bekerjasama denganmu, Tuan Zayn. Kamu memiliki kemampuan memasak yang sangat hebat, apalagi cita rasa masakan kamu tadi sangat harum sekali." ucap Orang Prancis tersebut meyakinkan Zayn untuk bisa bekerjasama dengannya.
"Maaf Tuan, aku akan membicarakan ini terlebih dahulu pada istriku." ucap Zayn lalu dia mengajak berunding dengan Istrinya.
"Kalau begitu jika kamu tertarik kamu bisa menghubungi nomor ini." ucap orang tersebut lalu dia meninggalkan Zayn dan yang lainnnya.
Zayn sekarang masuk ke mobil bersama dengan istrinya, "Sayang, bagaimana dengan ajakan orang tadi apa kamu menyetujuinya.
"Itu terserah kamu Zayn, kamu yang di ajak bukan aku."
__ADS_1
"Kalau aku sih apa mau kamu, kalau kamu setuju aku menerima tawaran dia berarti aku akan mengatakan Ya, tapi kalau kamu tidak setuju berarti aku akan mengatakan Tidak!, Jadi, apa jawaban kamu, sayang."
"Baiklah, ini jawaban aku, aku akan menyetujui kamu menerima tawaran itu." ucap Aleta.
"Apa alasannya aku harus menerima tawarannya?", tanya Zayn.
"Zayn, dia itu Koki dari prancis, jadi jika kamu bisa bekerjasama dengannya kamu pasti akan di kenal banyak orang dan kamu akan menjadi koki terkenal."
"Baiklah, kalau itu mau kamu aku akan menyetujuinya besok aku akan menghubunginya."
Zayn kini melajukan mobilnya menuju ke rumah, Sesampainya di sana Zayn memarkirkan mobilnya dan dia segera turun dari mobil.
Saat dia turun dari mobil ternyata ada mobil lain yang parkir di depan halaman rumah mereka.
"Bukankah itu mobil ayah." ucap Aleta.
Zayn dan Aleta kini sudah masuk ke dalam dan saat mereka masuk Zayn langsung di beri kejutan selamat.
"Selamat, Zayn atas kemenangan kamu, kamu tadi benar-benar sangat hebat, Kami semau bangga pada kamu."
"Terimakasih untuk kalian semua, berkat dukungan kalian aku bisa memenangkan lomba ini."
"Lalu apa yang akan kamu lakukan selanjutnya, apa kamu akan berhenti atau kamu akan terus berlanjut."
"aku akan terus berlanjut, kebetulan aku menerima tawaran dari Koki dari Prancis juri yang menilai lomba tadi."
"Koki dari Prancis? Jadi, kamu mendapatkan tawaran darinya.", ucap Shaka yang tak percaya Zayn bisa mendapatkan penawaran dari orang Prancis.
__ADS_1
"Saat kalian sudah pergi ada seseorang yang menghampiri kita berdua Ternyata itu adalah Juri yang berasal dari Prancis, dia mengajakku untuk bergabung dengannya awalnya aku ingin menolak tapi karena istriku akhirnya aku menyetujuinya."
"aku juga ingin mengembangkan, Skill memasak yang aku punya jika aku belajar dengannya pasti aku akan bisa apalagi dia adalah seorang koki yang terkenal."
"kalau kamu memang ingin bekerjasama dengannya ayah akan mendukung kamu Zayn, karena bagaimanapun kamu memiliki kemampuan yang hebat." ucap ayah mertua sambil menepuk pundak Zayn.
"Terimakasih, ayah mertua."
"Zayn, aku juga akan mendukung kamu karena kamu harus bisa membuktikan bahwa kamu bisa melakukannya."
"Jadi, kapan kamu akan bekerjasama dengannya." ucap Winda.
"Aku tadi belum menyetujuinya karena aku harus berunding terlebih dahulu dengan istriku, karena aku dan istriku Telah sepakat, besok aku akan menghubungi dia karena aku juga sudah mendapatkan nomornya." Ucap Zayn.
Kini mereka mencoba merayakan kemenangan mereka dengan membuat makanan besar, Zidan sudah membelikan makanan dengan porsi yang sangat besar.
"Zayn, jika kamu dulu memang pintar memasak kenapa kamu malah bekerja menjadi supir pribadi Aleta." tanya Shaka.
"Sebelum aku menjadi supir Pribadi istriku, dulu aku sempat melamar kerja di salah satu restoran tapi aku langsung di tolak."
"Kenapa kamu bisa di tolak, bukankah kamu sangat pintar dalam memasak."
"Karena mereka hanya melihat penampilanku tapi tidak dengan kemampuanku."
"Restoran yang menolak lamaran pekerjaan kamu pasti menyesal karena telah menyia-nyiakan orang yang hebat seperti kamu."
"Aku juga tidak tahu, tapi akhirnya aku memilih untuk bekerja menjadi supir pribadi ya walaupun aku harus bekerja dengan orang yang ketus dan dingin." ucap Zayn menyindir seseorang.
__ADS_1