
Zayn yang melihat istrinya langsung tersenyum dan kemudian istrinya masuk kedalam mobil.
"Sayang, kamu tidak lelah kan apa pekerjaan kamu hari ini sangat berat"
"tidak, Zayn aku tidak merasa lelah sama sekali."
"Sayang, apa kamu ingin mampir untuk membeli makanan", ucap Zayn.
"tidak.usah Zayn, aku hanya ingin mencoba masakan kamu saja."
"Baiklah, setelah sampai di rumah aku akan mencoba membuatkan makanan untukmu."
Sementara itu Risa sedang berbelanja karena stok makanan dirumahnya habis.
Risa sebenarnya tinggal bersama dengan kedua orang tuanya, walaupun Risa hidup berkecukupan tapi Risa tidak seperti orang kaya pada umumnya dia lebih memilih mandiri karena dirinya ingin membuktikan ingin sukses tanpa ada campur tangan orang tuanya dan sekarang dirinya hidup di apartemen.
Saat Risa sedang berjalan dia menabrak seseorang hingga dirinya terjatuh.
"maaf Nona apa kamu tidak apa-apa", ucap Seorang laki-laki sambil mengulurkan tangannya.
"tidak apa-apa", ucap Risa lalu menerima uluran tangan dari laki-laki tersebut, saat dirinya mendongakkan wajahnya ke atas dia kaget ternyata laki-laki yang menabraknya adalah Nick.
__ADS_1
"Tuan Nick", ucap Risa.
"Risa", ucap Nick.
Mereka langsung canggung saat kedua mata mereka bertemu.
"Kenapa kamu bisa ada disini."
"aku sedang berbelanja, lalu kamu kenapa bisa ada disini?" tanya balik Risa.
"Sama seperti kamu, aku juga sedang berbelanja bagaimana kalau kita belanja bersama."
Risa mengangguk menerima ajakan Nick, di pusat perbelanjaan Nick dan Risa sedang berjalan bersama. Nick Sangat penasaran dengan Risa apa benar dia adalah teman masa kecilnya dulu.
begitu juga dengan Nick, karena Nick tidak belanja terlalu banyak dia tidak membutuhkan troli.
Kini Nick dan Risa sudah berada di Meja kasir saat Risa hendak membayar belanjaannya Nick langsung saja menyodorkan uangnya dan mengatakan pada kasirnya belanjaan tersebut akan dibayar olehnya
"maaf, Risa bagaimana kalau aku mengantarkan kamu pulang."
"apa aku tidak merepotkan kamu Tuan."
__ADS_1
"tidak sama sekali."
Nick dan juga Risa kini masuk ke dalam mobil dan Nick segera melajukan mobilnya menuju ke rumah Risa. dia sangat penasaran seperti apa rumah milik Risa.
di dalam mobil benar-benar sangat sunyi seperti tidak ada orang di dalamnya.
Karena tidak ingin merasa sangat canggung Nick mencoba berbicara.
"Risa, sejak kapan kamu bekerja untuk Nona Aleta."
"mungkin sejak aku kuliah, memangnya kenapa apa kamu menyukai Aleta, sayangnya dia sudah menikah."
"apa yang dikatakan oleh perempuan ini mana mungkin aku menyukai Nona Bos, bisa-bisa dirinya dijadikan rujak oleh Bosnya." gumam Nick.
"mana mungkin aku menyukai Wanita yang sudah beristri aku lebih memilih wanita yang belum menikah sama sekali, contohnya kamu", ucap Nick menggoda Risa.
"oh ya, Tuan Nick kemarin kamu bilang aku mirip dengan seseorang aku jadi penasaran memangnya siapa yang kamu maksud?"
"aku tidak ingat siapa namanya tapi yang aku tahu dia adalah seorang perempuan kecil atau lebih tepatnya adalah teman masa kecilku, saat aku melihat wajah kamu entah kenapa aku merasa kamu adalah dirinya." ucap Nick.
"apa yang menyebabkan kamu yakin bahwa aku mirip dengannya."
__ADS_1
"Karena senyuman kamu dan wajah cantikmu yang menyebabkan kamu mirip sekali dengannya." ucap Nick.