
Zayn sekarang sudah sampai di rumah sakit, dia memarkirkan mobilnya terlebih dahulu.
setelah itu Zayn turun dari mobil dan dia segera menuju ke ruangan tempat istrinya di rawat.
"bagaimana keadaan istriku, Risa?" tanya Zayn.
"dokter mengatakan kondisi Aleta baik-baik saja tidak ada masalah."
"dok, apa saya boleh melihat kondisi istriku?" Tanya Zayn.
"oh, silahkan Tuan kamu bisa melihat kondisinya."
Zayn masuk ke dalam ruangan tempat istrinya di rawat dan ternyata istrinya sudah bangun dari pingsannya.
"kamu sudah sadar sayang." ucap Zayn yang sangat senang ketika istrinya sudah terbangun.
"Zayn, kenapa aku berada di rumah sakit?", Tanya Aleta.
"tadi kata Risa kamu pingsan dan dia membawa kamu kesini."
"aku pingsan?", Tanya Aleta pada Zayn.
"iya sayang kamu pingsan dan mulai sekarang kamu harus menjaga kondisi tubuh kamu karena kasihan bayi yang ada di dalam kandungan kamu."
"apa kamu bilang? Bayi?"
__ADS_1
"iya sayang kamu hamil..", ucap Zayn sambil tersenyum.
"Zayn, jadi aku, aku hamil, aku benar-benar hamil?"
"iya sayang."
Aleta langsung menangis sambil memeluk Suaminya penantian selama ini akhirnya terjawab sudah dia akhirnya bisa memiliki seorang anak.
begitu juga dengan Zayn, dia merasa sangat bahagia karena bisa melihat istrinya bahagia Karena kehamilannya.
Sementara itu Zidan dan kedua kakak iparnya sudah sampai di rumah sakit, lalu mereka segera menuju ke ruangan Aleta.
"bagaimana kondisi putriku.", ucap Zidan pada Risa.
"kondisi, Aleta sekarang sudah baik om, sekarang dia sedang bersama dengan Zayn.
"uhuk, uhuk" Zidan pura-pura batuk agar kedua insan tersebut berhenti bermesraan.
"eh, ayah, sejak kapan ayah disini?" Tanya Aleta dan Zayn Secara bersamaan.
"ayah baru saja tiba, bagaimana kondisi kamu?"
"Kondisi aku baik-baik saja yah, oh ya aku ada berita bagus untuk ayah."
"berita bagus apa? Bukankah kondisi kamu tidak baik-baik saja sekarang?" tanya Zidan yang tidak mengerti tentang berita bagus apa yang ingin disampaikan oleh Putrinya.
__ADS_1
"Sebentar lagi ayah akan menggendong cucu." ucap Aleta.
"apa kamu bilang?" Cucu, Putriku jadi kamu....."
"ya pah, aku hamil aku benar-benar hamil."
Zidan sangat terharu lalu kemudian dia memeluk putrinya, Selamat putriku ayah ucapkan selamat atas kehamilan kamu, dan Ingat kamu harus bisa menjaga kesatuan kamu.
"Zayn, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah jadi kamu harus bisa menjaga istri kamu agar bisa menjaga kesehatannya."
"baik ayah, aku pasti akan menjaga istriku dengan baik."
Mereka bertiga tersenyum bahagia, Zayn yang dulunya hanyalah suami Pengganti sekarang dia akan menjadi seorang ayah.
Aleta yang dulunya menganggap Zayn hanyalah suami pengganti sekarang dia akan memiliki seorang anak dari Zayn.
Takdir cinta tidak ada yang tahu kemana cinta akan berlabuh, dua insan yang dulu menikah karena keterpaksaan berubah menjadi kebahagiaan.
Zidan Keluar dari ruangan Putrinya lalu dia menemui Putranya dan juga Menantunya.
"ayah, bagaimana kondisi Aleta?" tanya Shaka.
"Kondisi Adik kamu, baik-baik saja dan sebentar lagi kalian berdua akan memiliki keponakan.
"apa?" ucap Shaka dan Winda yang kaget dengan omongan ayahnya, untung saja karena Wulan Tak terjatuh dari gendongan Winda.
__ADS_1
"apa benar Aleta hamil om?" Tanya Risa.
"iya, Risa Aleta tengah hamil."