
Singkat Cerita sekarang Zayn sudah bekerja di restoran tersebut selama dua bulan berkat ide masakan dari Zayn banyak para pelanggan yang berdatangan.
Zayn merasa sangat senang akhirnya dia bisa di jadikan sebagai kepala koki menggantikan koki yang sebelumnya karena telah pensiun.
Semenjak Zayn menjadi kepala Koki restoran menjadi berkembang sangat pesat, tapi dirinya berterimakasih pada teman-teman yang lainnya berkatnya dirinya bisa seperti sekarang.
"Zayn saya sangat senang kamu bisa memajukan restoran ini." ucap Brian.
"Tuan seharusnya Tuan berterimakasih kepada mereka semua berkat mereka kita bisa seperti sekarang tanpa mereka kita tidak akan seperti sekarang." ucap Zayn memuji teman-teman yang telah membantunya.
Sementara itu Aleta sedang beristirahat karena telah menyelesaikan meeting, dia ingin sekali menghubungi suaminya tapi dirinya takut akan mengganggunya.
"Melamun terus, apa kamu sedang memikirkan suami tercintamu.", ucap Risa pada Aleta.
"entah kenapa aku sekarang jadi merindukannya sekarang dia sudah menjadi terkenal pasti banyak orang yang mau mendekatinya terutama wanita."
"Jadi ceritanya kamu sedang cemburu?", Tanya Risa pada sahabatnya.
"Sudah jelas aku cemburu tadi pagi saja tiba-tiba ada Perempuan yang meminta foto pada Suamiku." ucap Aleta dengan sedikit menahan amarahnya.
"Lalu apa yang Zayn katakan?" Tanya Risa.
"Zayn berkata, 'maaf nanti istriku marah."
__ADS_1
"Lalu apa yang terjadi denganmu, apa kamu tersenyum bahagia sampai kamu melayang-layang di udara."
"sudah jelas aku merasa sangat senang, apalagi dia tidak genit pada wanita lain."
Saat mereka sedang berbincang-bincang tiba-tiba Aleta merasakan ingin mual.
Aleta segera berlari keluar menuju ke toilet melihat tingkah aneh dari sahabatnya Risa segera mengikuti sahabatnya dari belakang.
Sesampainya di sana Risa mendengar Sabatnya sedang mual-mual dia semakin khawatir dengan Sahabatnya.
"Aleta, apa yang terjadi denganmu?" ucap Risa.
"Aleta, buka pintunya?" Risa berkali-kali mengetuk pintu kamar mandi.
Aleta segera membuka pintu kamar mandi dan ternyata di luar sudah ada Risa.
"Aku tidak tahu, sepertinya aku merasa ingin mual."
"Kamu mual-mual apa jangan-jangan kamu......"
"Jangan-jangan kamu apa? Jangan buat aku penasaran."
"Jangan-jangan kamu hamil", ucap Aleta.
__ADS_1
"Hamil?"
"Apa kamu kemarin mengalami datang bulan."
" dua Minggu belakangan ini aku tidak pernah mengalami yang namanya datang bulan."
"Sangat aneh seharusnya kamu mengalami yang namanya datang bulan tapi kamu tidak itu berarti tandanya kamu sedang hamil."
"apa benar begitu?" Tanya Aleta.
"Aku kurang tahu, tapi aku pernah baca di artikel ternyata itu adalah ciri-ciri orang hamil."
"Risa kenapa kepalaku sangat pusing sekali", tiba-tiba Aleta langsung terjatuh membuat Risa kaget.
"Aleta, apa yang terjadi denganmu?" Teriak Risa sambil menepuk-nepuk wajah Sahabatnya.
"Karena tak kunjung bangun Risa meminta Satpam untuk membawa Risa ke dalam mobil.
Singkat Cerita Risa membawa Aleta ke rumah sakit sesampainya di rumah sakit Risa meminta Para suster untuk Segera membawa Aleta ke ruang rawat.
Tak lupa juga dia menghubungi Zayn. Sementara itu Zayn yang mendengar istrinya masuk ke rumah sakit membuat dirinya semakin khawatir, Zayn kemudian meminta izin pada Tuan Brian untuk pergi ke rumah Sakit.
Tuan Brian kemudian memberi izin pada Zayn dan meminta Zayn untuk membawa mobilnya agar cepat sampai di rumah sakit.
__ADS_1
Zayn mengucapkan terimakasih kemudian dia segera keluar dari restoran dan menuju ke mobil milik Tuan Brian.
Zayn segera melajukan mobil tersebut menuju ke rumah sakit.