Hanya Suami Pengganti

Hanya Suami Pengganti
EPISODE 48.


__ADS_3

Sementara itu di dalam rumah Zayn dan Aleta sedang menonton film yang sangat lucu, hingga mereka berdua tertawa terpingkal-pingkal.


"Zayn, aku ingin bertanya pada kamu?"


"apa kamu mencinta diriku."


"apa yang kamu katakan sudah jelas aku mencintai kamu."


"kenapa kamu bisa jatuh cinta denganku perasaan apa yang kamu miliki hingga kamu jatuh cinta denganku."


"itu sangat sulit di ungkapkan, rasa itu muncul begitu saja cinta datang tanpa mengenal tempat begitu juga dengan waktu."


"Berarti itu yang di rasakan oleh Risa."


"Risa? Memangnya ada apa dengannya."


"dia sepertinya sedang jatuh cinta dengan seseorang."


"Siapa?"


"aku tidak tahu siapa orang itu, tapi aku melihat Risa sedang merasakan yang namanya jatuh cinta."

__ADS_1


"apa dia pernah bertemu dengan seseorang belakangan ini?" tanya Zayn.


"aku tidak tahu."


"tapi yang aku ingat ketika aku dan Risa bertemu dengan Tuan Nick waktu membahas tentang kerjasama perusahaan, Tuan Nick mengatakan dia seperti mengenal Risa."


"Nick? Apa dia benar-benar mengenal Risa, mungkin aku harus bertanya padanya." gumam Zayn.


"Jika benar Tuan Nick mengenai Risa mungkin menurutku Tuan Nick adalah teman masa kecilnya Risa dan karena Tuan Nick seperti mengenal Risa jadinya bisa di simpulkan bahwa mereka adalah teman masa kecil yang sudah terpisah beberapa tahun."


"tapi Tuan Nick Hanya mengatakan bahwa Risa hanya mirip dengan seseorang yang dia kenal."


"jika memang benar Tuan Nick dan Risa berjodoh sudah di pastikan mereka pasti akan bersama."


Zayn semakin mesra dengan istrinya, Zayn berjanji akan benar-benar menjaga istrinya dengan baik.


"Sayang, nanti kalau kamu melahirkan kamu ingin seorang anak laki-laki atau perempuan."


"kalau aku ingin anak seorang perempuan agar dia bisa menemani aku."


"kalau kamu, mau anak laki-laki atau perempuan."

__ADS_1


"aku tidak peduli mau yang lahir laki-laki atau perempuan mereka adalah anugerah yang di berikan oleh Tuhan dan Kita sebagai orang tua hanya bisa menjaganya."


hari sudah semakin malam, Zayn dan Aleta kini sudah tertidur, Zayn sangat bersyukur bisa memiliki keluarga yang sangat dia impikan. Istri yang cantik dan mertua yang baik, mungkin Zayn akan mengenalkan istrinya pada adiknya.


sudah beberapa bulan dirinya tak melihat keadaan adiknya, mungkin kalau ada waktu Zayn akan menemuinya.


beberapa bulan yang lalu Zayn menemui adiknya di Rumah Sakit, tapi adiknya sama sekali tak mengenalnya.


Perasaan Zayn begitu sedih karena Adik yang sangat dia sayangi tak mengenalnya sama sekali.


tapi dia mencoba untuk bersabar mungkin suatu saat nanti adiknya akan mengenal siapa dirinya.


Sejak dia mengenal Aleta dan menjadi suaminya keadaanya dirinya berubah, Zayn seperti Melihat dunia baru, dulu Zayn benar-benar tidak perduli dengan yang namanya cinta karena ibunya harus meninggal karena suaminya dan Adiknya menjadi korban atas kematian ibunya.


tapi dia sekarang malah takut kehilangan Aleta, dia berjanji tidak akan seperti Ayahnya yang tega meninggalkan ibunya.


dia akan terus menjaga istrinya. Zayn kemudian tidur sambil memeluk istrinya.


"aku sangat mencintai kamu sayang, bahkan jika kamu sudah tak mencintaiku lagi aku akan terus mencintai kamu selamanya.", ucap Zayn yang di dengar oleh istrinya, karena istrinya hanya pura-pura tidur.


"mana mungkin aku tak mencintai kamu Zayn, aku sangat mencintaimu bahkan sekarang dan selamanya aku akan selalu mencintaimu." gumam Aleta.

__ADS_1


__ADS_2