Hanya Suami Pengganti

Hanya Suami Pengganti
EPISODE 66.


__ADS_3

Kakak?" tanya Aleta Yang Melihat kakaknya datang begitu saja.


"kamu tidak usah membantu dia, Aleta." ucap Shaka yang Habis menidurkan kakak anaknya.


"kamu tidak harus merasa kasihan dengannya, dia meninggalkan kita begitu saja lalu dia kembali dan meminta maaf sama kita."


"tapi apa tidak masalah, sepertinya ibu benar-benar tersiksa dengan suaminya."


"lalu apa yang akan kamu lakukan apakah kamu akan membantu wanita itu." Shaka sudah sangat membenci ibu kandungnya sampai-sampai dirinya tidak mengakui bahwa Miranda adalah ibunya.


"apakah kakak sangat membenci ibu sampai kakak tak mau membantunya."


"aku sangat membencinya!, bagaimana mungkin aku tidak membencinya dia meninggalkan kita begitu saja tanpa ada rasa bersalah sama sekali."


Zayn kemudian datang dari kamarnya setelah dirinya berganti pakaian.


Zayn Melihat istrinya sedang di marahi oleh kakak iparnya.


"ada apa ini kak, kenapa kakak memarahi istriku." ucap Zayn pada Shaka.

__ADS_1


"Zayn, aku peringatkan kamu untuk menjaga adikku agar dia tidak membantu wanita itu."


Zayn hanya mengangguk lalu ia menuntun istrinya pergi ke kamar.


"apa kamu tidak terlalu berlebihan, dia sedang hamil dan kamu memarahinya begitu saja dia pasti sangat sedih." ucap Zidan pada anaknya.


"tapi ini juga untuk kebaikan dia, aku tidak ingin dia bersimpati pada wanita itu. waktu itu saat Aleta masih kecil aku melihat dia menangis ketika ibunya pergi begitu saja dan wanita itu tak memperdulikannya sama sekali. sekarang dia datang meminta maaf sampai kapan pun aku tidak akan membiarkan adikku memberikan maaf untuknya."


Sementara itu Aleta masih menangis tersedu-sedu, dia benar-benar sangat merindukan sosok seorang ibu walaupun dia sangat membencinya.


"Zayn, aku sangat membenci ibuku tapi kenapa aku sangat merindukan sosoknya, aku ingin di sayang oleh ibu seperti ibu lakukan waktu aku masih kecil."


"terkadang kita akan sulit melupakan seseorang yang sangat berarti bagi kita sangat membencinya tapi sulit untuk melupakannya."


"Jika kamu merindukannya Ibumu kenapa saat tadi Ibumu menemui kamu, kamu tak mengatakan 'aku sangat merindukanmu.'" ucap Zayn.


"aku takut ibu hanya memanfaatkan diriku."


"sayang, kamu jangan terlalu memikirkan ibu, biarkan kamu fokus saja pada kehamilan kamu jika ibu benar-benar ingin meminta maaf sama kamu dia pasti akan datang dengan wajah penyesalan.

__ADS_1


"apa menurut kamu ibu akan berubah?" tanya Aleta.


"aku tidak tahu, tapi jika dia memang benar-benar berubah dia pasti akan merasa sangat menyesal saat meninggalkan kalian."


"Lalu bagaimana jika kamu bertemu lagi dengan ayahmu."


"kenapa kamu bicara seperti itu."


"tidak apa-apa, aku hanya ingin tahu apakah kamu akan memaafkan dirinya atau kamu akan membencinya."


"mungkin sangat sulit untuk memaafkannya. Karena dia pergi meninggalkan diriku begitu saja."


"kamu pasti sudah tahu saat aku baru pertama kali datang ke panti asuhan aku hanya memiliki tatapan kosong."


"ibu panti menceritakan semuanya padaku."


"Karena aku dulu pernah berfikir percuma saja aku menjalan hubungan dengan mereka jika mereka hanya meninggalkan diriku lagi."


"itu alasan kamu tak menjalin hubungan dengan teman-teman panti kamu."

__ADS_1


Zayn hanya mengangguk.


"tapi ibu panti terus mendekati diriku bahwa aku tidaklah sendirian masih banyak orang-orang yang sangat menyayangi diriku, Sejak saat itu aku sadar dan aku mulai membuka mataku."


__ADS_2