Hanya Suami Pengganti

Hanya Suami Pengganti
EPISODE 57.


__ADS_3

Sudah tiga hari Zayn menjaga istrinya yang sedang demam, dia terus menjaga istrinya dari pagi hingga malam hari.


Walaupun Zayn sudah kembali bekerja tapi dirinya tidak merasa lelah untuk menjaga istri kesayangannya.


Istrinya merasa sangat terharu ketika Zayn selalu menjaganya pagi dan malam, dia pasti tahu bagaimana lelahnya suaminya saat menjaga dirinya apalagi setelah pulang kerja dia tidak beristirahat sama sekali.


pagi harinya Aleta bangun dari tidurnya dan melihat Zayn tidur sambil memeluk dirinya hatinya begitu sangat senang.


"Zayn, terimakasih kamu sudah menjaga diriku saat aku sedang sakit", ucap Aleta kemudian mencium suaminya yang masih tertidur.


Zayn sebenarnya sudah bangun tapi dia berpura-pura tidur dia ingin mengetahui apa yang istrinya lakukan.


"Sayang, apa yang kamu lakukan.", ucap Zayn lalu tersenyum ke arah Istrinya."


istrinya kaget ketika melihat suaminya tiba-tiba bangun, dirinya langsung salah tingkah dia langsung buru-buru pergi tapi tangannya langsung di tahan oleh suaminya.


Zayn kemudian mencium bibir istrinya.


"ini adalah balasan dari aku karena kamu telah menciumiku secara diam-diam."

__ADS_1


"Zayn, lepaskan aku."


"Sayang, apa kamu benar-benar sudah sembuh."


Aleta menganggukkan kepalanya tanda dia sudah sembuh dari penyakitnya, Zayn merasa sangat senang akhirnya istrinya sembuh dari demamnya.


"Zayn, makasih karena kamu telah menjaga aku selama ini aku tahu bagaimana lelahnya kamu saat aku sedang sakit kamu menjaga diriku dari pagi sampai malam. bahkan setelah kamu pulang kerja kamu malah menjaga diriku dan bukannya istirahat."


"aku akan melakukan apapun untuk istriku, karena sudah menjadi kewajiban diriku untuk menjaga kamu."


Apa yang di katakan oleh Risa selama ini memang benar, Aleta merasakan kebaikan dari Zayn andai dulu dia tidak mau mendengarkan saran dari sahabatnya tersebut mungkin Zayn sudah bersama dengan wanita lain.


"Zayn, kamu waktu itu mengatakan apakah nasib anak kita akan sama seperti kita, aku mengatakan bahwa nasib anak kita tidak akan sama seperti kita yang kekurangan kasih sayang dari orang tua, kita pasti akan bersama-sama menjaga anak kita nanti." gumam Aleta.


Aleta tersenyum menatap wajah suaminya, "kamu sangat tampan, Zayn." Aleta kembali menggoda suaminya.


"kamu baru tahu bahwa suami kamu ini sangat tampan."


"Zayn, bukankah kamu harus pergi bekerja"

__ADS_1


"hai ini aku libur makannya aku akan menghabiskan waktuku bersama kamu."


"tapi aku harus pergi bekerja Zayn."


"Sayang, kenapa kamu tak beristirahat kamu Baru saja sembuh kondisi tubuh kamu masih sangat lemah, lebih baik kamu jangan terlalu banyak bergerak."


"tapi Zayn, aku harus pergi ke perusahaan pasti banyak pekerjaan yang belum aku tanda tangani."


"Sayang, kamu bisa ke perusahaan besok, sekarang kamu harus beristirahat oke."


Zayn kemudian menyuruh istrinya untuk beristirahat kembali dia tidak ingin istrinya mengalami yang kelelahan karena dia baru saja sembuh dari demam.


"sayang, bagaimana kalau aku buatkan minuman hangat untukmu atau kamu mau aku buatkan makanan."


"buatkan apapun Zayn, karena makanan yang kamu buat aku pasti akan memakannya."


"baiklah aku akan segera membuatkan makanan untukmu kamu tunggu disini."


Zayn kemudian pergi ke dapur untuk membuatkan makanan dan minuman hangat untuk istri tercintanya.

__ADS_1


Singkat Cerita Zayn sudah membuatkan makanan dan dia segera menuju ke kamar untuk menyuapi istrinya.


__ADS_2