Hanya Suami Pengganti

Hanya Suami Pengganti
EPISODE 43.


__ADS_3

Shaka dan Winda langsung masuk ke dalam ruangan Aleta.


"Aleta, apa benar kamu Hamil?" Tanya mereka berdua.


Zayn dan Aleta yang hendak berciuman kaget dengan kedua kakaknya yang masuk begitu saja.


"maaf, apa kami berdua menganggu kalian."


"eh, kakak enggak koh kak, oh ya apa yang tadi kakak katakan.", Aleta langsung bertanya dengan gugup.


"Kata ayah, apa benar kamu hamil?"


"iya kak, aku hamil."


Shaka dan Winda merasa sangat senang Kemudian mereka mengucapkan selamat kepada Zayn dan Aleta.


"Zayn, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah dan bersiap-siap saja mulai sekarang kamu akan tersiksa", ucapan yang di maksud oleh Shaka adalah Zayn pasti akan merasa sangat kewalahan dengan kehamilan Aleta karena yang pasti Aleta akan ngidam yang aneh-aneh.


"Semoga saja Istriku tidak mengidam yang aneh-aneh", bisik Zayn pada Shaka.


Singkat Cerita kini Aleta sudah diperbolehkan pulang ke rumah, Sekarang Aleta sudah berada di dalam mobil bersama dengan Zayn sedangkan Risa membawa mobil miliknya Aleta.

__ADS_1


"Zayn, ini mobilnya siapa?", Tanya Aleta.


"ini Mobilnya Tuan Brian kebetulan dia meminjamkan mobilnya padaku."


"Zayn, apa kamu tidak mau membeli mobil aku bisa memintanya ayah untuk membelikan mobil untukmu?" Tanya Aleta.


"Sayang, bukannya aku tidak mau tapi aku malu kepada ayahmu karena selama ini aku sudah merepotkan dia."


"tapi Zayn, dari pada kamu terus-menerus tidak membawa mobil dan kamu malah meminjam mobil orang lain lebih baik kamu beli saja mobil sendiri."


"Sayang, aku sedang mengumpulkan uang untuk membelinya dan aku juga sedang mengumpulkan uang untuk biaya kelahiran bayi kita nantinya."


"aku ingin menjadi seorang Suami yang bisa menafkahi istrinya bukan malah sebaliknya, aku sebenarnya bisa saja membeli mobil tapi apakah aku bisa membiayai persalinan kamu."


"Zayn, kamu jangan pernah membebani dirimu bukankah kita berdua suami istri jadi kita harus saling bekerjasama."


"Terimakasih sayang, aku sangat senang sekali menjadi suami kamu." ucap Zayn sambil mencium kening istrinya.


Zayn dan juga Aleta sekarang telah sampai di rumah bukan yang mereka tempati tapi rumah utama, alasan Zayn dan Aleta tidak di rumah utama agar keluarganya bisa menjaga Aleta karena ini adalah permintaan dari Zidan.


Zayn dan Aleta kini sudah sampai di rumah utama, lalu Zayn turun dari mobil dan Seperti biasa dia membukakan pintu untuk istrinya.

__ADS_1


Zayn menggandeng tangan istrinya lalu setelah sampai di dalam rumah Zayn langsung menyuruh Aleta duduk di sofa.


"Zayn, jika kamu ingin bekerja silahkan saja, nanti biar ayah yang jaga putri ayah."


"tapi yah, aku sangat khawatir dengan istriku."


"tenang saja, ayah pasti akan menjaga aku bukanlah kamu harus mengembalikan mobil Tuan Zidan."


"baiklah aku pergi sayang." ucap Zayn lalu mencium istrinya.


Zayn kemudian pergi meninggalkan istrinya untuk bekerja, sesampainya di sana dia langsung memarkirkan mobilnya.


Zayn langsung berjalan masuk ke restoran dan menuju ke dapur.


"Zayn kamu sudah kembali?", Tanya Tuan Brian pada Zayn.


"iya, Tuan aku telah kembali oh ya ini kunci mobilnya Tuan, aku mengucapkan terimakasih karena telah meminjamkan mobilnya padaku.


"sama-sama Zayn, lalu bagaimana dengan kondisi istri kamu apa dia baik-baik saja."


"kondisi istriku sekarang baik-baik saja Tuan."

__ADS_1


__ADS_2