
Raph yang kesakitan. Langsung berteriak.
"tolong lepaskan..aku akan melakukan apapun."
Raph yang tidak tahan sakit. Terus memainkan isyarat yang mudah di mengerti.
Si wanita mengerti dan melepaskan sebelah tangan dari wilayah itu. Tapi sebelah tangan yang menarik celana raph di atas. Tidak di lepaskan
"aku menyerah. Ok"
Raph mengangkat kedua tangan ke atas
Tapi si wanita masih memandanginya.
Raph yang pastrah. Akhirnya mengendong wanita tersebut. Karena melihat kakinya sudah bengkak besar dan sebelah sepatu kain dengan ukuran bunga sudah lepas.
Pikiran raph. Membawah wanita ini kerumah sakit dan meninggalkan nya. Tapi malah sebaliknya.
Wanita itu selalu menuju ke arah sesuatu dan meminta raph mengikutinya.
"wanita ini. Kenapa ringan sekali. Makan dengan benar tidak??
Raph berkata dalam hati dan kemudian tersadar.
"kenapa harus memikirkan wanita ini. Pikirkan diri sendiri aja sudah susah. Besok-besok pasti tinggal tulang"
Perkataan raph di salah artikan sama wanita tersebut dengan kata.
"aku akan melindungi mu"
__ADS_1
Wajah wanita ini langsung merah padam.
Raph malah mengira wanita ini mulai demam dan tak menghiraukan sikapnya.
Sampai ke jalan keluar. Raph mengira akan ketemu rumah sakit di depan mata.
Malah ketemu kampung kuno.
"hei...ini desa apaan lagi"
Raph melihat ke kanan dan ke kiri. Melihat pakaian yang mereka kenakan. Sama dengan yang di pakai oleh wanita dalam gendongannya.
Perkataan raph makin di salah artikan sama wanita tersebut dengan arti
"cari tempat tinggal sementara dan beli baju kering"
"namaku clara lim"
Perbuatan clara membuat wajah raph tak senang. Raph anti dengan wanita genit.
"hei jangan kira kau seperti itu, aku akan mencium mu...lupakan sajalah."
Perkataan raph malah makin nambah salah paham clara.
Clara mengira raph melamarnya. Sehingga makin malu
Dalam berapa menit, raph baru menyadari. Kalau clara bisa berbicara dan menyebut namanya.
"he wanita, kau pura-pura bisu rupanya."
__ADS_1
Emosi raph langsung naik. Mengira dirinya di bohongi dari awal.
Dengan emosi, raph menurunkan tubuh clara dan hendak pergi. Tapi nasib sial menghampiri raph.
Clara menaggis sambil menarik celana raph hingga akan melorot. Kepala celana sudah menyentuh wilayah yang merupakan simbol pria.
"suami...suami...jangan buang aku"
Clara terus berteriak dengan bahasa nya dan warga sekampung yang merasa iba. Menghampiri keduanya dan berbisik-bisik.
Raph mengira akan di keroyok ramai-ramai. Langsung menarik celana y ke atas pinggang dan mengendong clara.
Karena tubuh raph banyak rusak dan basah. Begitu juga dengan clar yang hanya basah dan kaki kiri bengkak.
Banyak orang menujuk-nujuk ke mereka berdua dan seorang kakek yang lebih tua. Menghampiri mereka berdua.
Clara berbicara dengan bahasanya dan karena kasihan juga, kakek tua mempersilahkan mereka berdua ke kampung dan tinggal di rumah kakek tua yang merupakan kepala adat di kampung.
Cerita bualan clara berhasil membuat banyak wanita menaggis karena simpati dan para pria. Menepuk-nepuk bahu raph.
Raph semakin binggung.mereka bicara apa dan apa maksudnya.
Kenapa banyak yang kelihatan simpati padanya.
Clara di bawah oleh para wanita untuk mandi dan ganti baju.
Sedangkan raph harus mandi di luar dengan air dingin.
"kenapa aku sial sekali. Hari ini"
__ADS_1