Hati Yang Terjual

Hati Yang Terjual
Big Win.


__ADS_3

" Oh ya tuan, tolong jangan berfikir yang tidak-tidak tentang ayahku, dia mengirimkan aku ke rumah sakit karena dia begitu khawatir denganku. Walaupun aku tidak tahu siapa yang membawa ku ke rumah sakit ." ucap Rayana, hal itu membuat orang-orang berfikir jika Rayana tidak mendapatkan sebagaimana mestinya sebuah kasih sayang, jika tidak bagaimana bisa dia tidak tahu siapa yang membawanya ke rumah sakit apakah ayahnya bahkan tidak ada di sana saat dia berkutat dengan obat-obatan dan slang infus, ayah macam apa itu sangat mengecewakan.


.


Dari kata-kata rayana mereka tahu


bahwa Calven bukanlah ayah yang baik khususnya untuk Rayana sendiri, karena


rayana tidak pernah datang atau di ajak ke acara apapun itu sementara putri


Rivana justru selalu ada di acara apapun dengan sang ibu, dulu tuan Calven


selalu mengatakan bahwa Rayana tidak ingin menghadiri pesta semacam itu karena


dia malu namun sekarang justru sebaliknya wanita itu begitu tangguh dan berani.

__ADS_1


“Cukup Rayana belum puas kah kamu membuat keributan di tempat ini.” Dengan Tergesa-gesa dan kesal Sandra maju untuk menarik lengan Rayana namun gadis itu sangat pandai untuk berakting.


“Ibu salah apa aku? Bukankah yang ku katakan adalah benar, kakak saja boleh menghadiri perjamuan bisnis kenapa aku tidak ibu? Ibu tolong jangan seperti ini aku juga putrimu.” ucap Rayana sambil dengan wajah memelas dan memohon, hal itu membuat orang-orang berbisik-bisik bahwa ada perbedaan atau kesenjangan yang sangat besar antara anak kandung dan anak tiri.


Sandra kesal bukan main begitu juga dengan Rivana, namun gadis itu tidak berani berbuat apa-apa karena konsekuensinya sangat besar, di sana ada Aleen dia tidak ingin menampakkan sisi buruknya dia ingin terlihat sempurna di hadapan laki-laki yang menjadi pujaan hatinya tersebut.


Calveen juga sudah mulai pusing, jika dia membantu Sandra maka orang-orang akan berfikir buruk tentang dirinya namun jika dia membantu Rayana, Sandra akan marah besar kepadanya.


Tak lama kemudian drama kolosal akan di tayangkan drama yang akan di saksikan oleh orang-orang yang ada di sana termasuk Aleen, drama itu bukan yang di tampilkan di layar namun yang jelas dan benar terjadi.


"Maaf tuan Calven dan nyonya Sandra, kami dari She Beauty, kami ingin menagih biaya kecantikan atas nama Rayana Calveen. Awalnya kami kira kami kena tipu ternyata benar-benar putri kedua anda." ucap salah satu di antara mereka.


Orang-orang yang ada di sana mulai bergaduh bagaimana bisa putri orang sebesar itu mulai berhutang kepada orang lain bahkan hanya untuk biaya kecantikan.


"Bukankah sudah ku bilang untuk menagih nya besok, maafkan aku ayah aku telah membuatmu malu. Aku tidak punya uang untuk merias diri jadi aku minta mereka untuk menagih kesini ku kira tidak akan secepat itu." ucap Rayana dengan nada bersalah dan kepala menunduk.

__ADS_1


"Apa yang terjadi sebenarnya Rayana, bilang kepada ayah? bukankah kamu memiliki kartu kredit dan kartu debit kenapa mesti kasbon di sana." ucap Calveen dengan heran, karena soal uang dia selalu adil kepada kedua anaknya.


"Itu ibu tidak memberikanku kartu-kartu itu, kalau mau menggunakan uang tuan Aleen aku sangat malu aku belum menikah, bagaimana bisa menggunakan uang laki-laki." jawab Rayana dengan mata berkaca-kaca.


"Kali ini ayah yang salah, aku akan menegur ibumu nanti."


Calveen memeluk Rayana walaupun tidak mungkin bagi dirinya untuk menegur Sandra namun itu salah satu cara yang dia gunakan untuk menipu publik agar tetap percaya bahwa dia adalah ayah yang baik, meski harus mengorbankan istrinya.


Rayana tersenyum tidak sia-sia dia menahan sakit dan akhirnya dia Big Win.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2