
Alexa di culik oleh Adrian dan dibawa ake markasnya. Sampai disana Alexa sadar sudah berada di sebuah ranjang. Dia di ikat dengan posisi tangan dan kakinya pada tiap ujung ranjang. Hal itu membuat tubuhnya terekspos karena posisinya. Apalagi bajunya yang menyingkap ke atas.
Alexa melihat kearah pintu saat pintu diruangan itu terbuka. Dia melihat Adrian berjalan mendekatinya dengan membawa sebuah nampan berisi makanan.
"Hai sayang, ayo makan. habis ini akan ada pertunjukkan yang menarik." ucap Adrian yang memaksa Alexa makan.
"Gak.. lepasin gue. dasar psychopath lo. lepasin gue gak?" ronta Alexa. namun percuma, Adrian lebih kuat dibanding nya.
Alexa terpaksa menelan bubur yang disiapkan paksa oleh Adrian. Namun Alexa sempat meludah ke wajah Adrian ketika Adrian hendak menyuapi nya lagi.
"Dasar wanita j*l*ng. beraninya ya lo." ucap Adrian sambil merangkak di atasnya Alexa. "gue mau lihat lo mau gimana kalau gue kaya begini. lagian bentar lagi lo juga akan minta sendiri." ucap Adrian.
Mendengar itu, Alexa yakin kalau bubur itu pasti ada obatnya. dan benar saja, selang berapa lama tubuhnya sudah terasa panas. Tiba-tiba saja.. kraaakk... Baju Alexa di sobek paksa oleh Adrian hingga kini dia tak menggenakan sehelai kain pun. Adrian terlihat seperti singa yang kelaparan sedang menatap lapar penuh nafsu kepada tubuh Alexa. Namun belum sempat dia menikmatinya, pintu kamar sudah di dobrak paksa.
Braaaakkkk.
Melihat pintu di dobrak paksa, Alexa berterimakasih kepada Tuhan. terlebih dia melihat kakak dan tunangannya lah yang datang. Jonathan dan Elvano tampak murka melihat orang terkasihinya telanjang bulat dan hendak dilecehkan.
"Dasar kamu b*jingan." teriak Jonathan yang langsung menghajar Ardian.
Sedangkan Elvano membuka lemari, mencari baju yang pantas untuk tunangannya itu. lalu menuju ke arah Alexa dan melepaskan ikatannya.
"Sayang, maaf. aku terlambat." katanya seraya memeluk Alexa.
__ADS_1
"kak, Al takut kak." Alexa menangis dalam pelukan Elvano, terlebih dia takut melihat wajah beringas sang kakak yang menghajar Ardian sampai tak bergerak.
"udah sayang, sekarang kamu aman."
Anak buah mereka masuk dan menghentikan Jonathan agar tidak kalap akan amarahnya. setelah tenang, Jonathan menuju ke arah adiknya tercinta itu.
"maafin kakak sayang. kakak salah. jika kakak dulu tidak berbuat salah, mungkin kamu tidak akan seperti ini sayang. maafin kakak." kata Jonathan yang menangis meratapi penyesalannya yang akhirnya menuju ke kehancuran adiknya tercinta.
"kak, Alexa takut. ayo kita pulang."
"kalian semua urus ini. bawa dia ke kantor polisi setelah di bawa ke RS. ingat, kalau bisa busuk kan dia dipenjara." kata Elvano keji.
Selama didalam mobil, Alexa duduk tidak tenang. pengaruh obat perangsang nya belum hilang. muka dia memerah. bahkan tanpa sadar dia membelai dada Elvano yang berada disampingnya. didepan kakaknya melihat gelagat aneh pada Alexa langsung bertanya.
"kamu kenapa dek?" tanyanya heran.
"ahh shit. pak cari hotel terdekat." kata Jonathan menyuruh sopirnya.
15menit kemudian.
Mereka sampai di hotel terdekat. mereka turun dan memesan 1 kamar untuk Alexa.
" kenapa gak dibawa ke dokter aja sih kak?" tanya Elvano.
__ADS_1
"Rumah sakit masih jauh Van, daripada Alexa kenapa - kenapa mending kamu tuntasin aja sekarang. takutnya nanti nyerang syarafnya. jadi kamu nginep disini sama Alexa. biar kakak pulang ngabarin orang rumah dan jelasin semuanya. oke?" kata Jo.
"baiklah kak"
Lalu Elvano membawa Alexa menuju kamarnya. sesampainya dikamar, Alexa yang dari tadi diam menahan nafsunya, tiba-tiba agresif. Dia menyerang Elvano setelah Elvano mengunci pintu. dia mendorong Elvano sampai dia duduk di sofa. lalu Alexa duduk di pangkuannya setelah melucuti semua bajunya tanpa tersisa.
"puaskan Alexa kak, Alexa udah gak kuat. akh" kata Alexa.
Langsung saja tanpa basa basi Elvano mencium Alexa dengan ganas. bahkan Alexa sudah membuka kancing baju Elvano dan resleting celananya. Dengan nafsu yang masih memenuhi dirinya, Alexa terus memasukkannya. Dengan cepat dan semakin cepat mereka melakukan hal yang membuat seluruh ruangan menjadi panas.
Elvano terus memompa juniornya dalam kenikmatan dunia. dengan berbagai posisi dia memuaskan Alexa. hingga entah untuk ke berapa kalinya Elvano keluar, dia menghentikannya. melihat jam sudah menunjukkan pukul 3 pagi dan Alexa juga pasti kelelahan. dia memeluk Alexa dalam dekapannya dan mereka tidur dengan lelap.
Matahari mulai menyusup masuk melalui celah gorden. Elvano mengejapkan matanya melihat jam dinding sudah menunjukkan pukul 9 pagi. sudah saatnya mereka pulang. dia membangunkan kekasihnya itu.
"sayang bangun, sudah pagi. mau sampai kapan kamu tidur?" katanya sambil menciumi keningnya.
"emmm sebentar lagi sayang. aku masih capek."
"jangan sebentar-sebentar. kita mau pulang. mamamu udah kawatir."
Mendengar kata mama dia langsung duduk dan segera ke kamar mandi membersihkan badannya. 20menit berselang dia keluar kamar mandi.
"Ayo kak. aku takut semuanya nyariin."
__ADS_1
Melihat tingkah Alexa, Elvano hanya menggelengkan kepalanya sambil melenggang menuju kamar mandi.
Segini dulu ya guys. besok lagi. jangan lupa likenya ya💖