
"Jadi langkah selanjutnya kamu akan bagaimana?" kata Hans.
"Aku ingin bicara empat mata dengannya. apa kamu bisa mengaturnya?" kata Jo berharap.
"bisa saat nanti kita pesta barbeque kecil - kecilan sambil merayakan ulang tahun istriku. akan kutahan semuanya dan kamu membawa Putri ketempat yang sepi." kata Hans dan Jo pun mengangguk.
Saat ini semuanya telah di tahan Hans ditaman karena merayakan ultah istrinya. dan Elvano pun dibuat sibuk dengan panggangan sehingga melupakan Putri. sedangkan Key dan Kevin telah menjadi raja dan ratu oma dan grandma nya. sehingga Putri dengan mudahnya diseret oleh Jonathan dan dibawa ketempat yang sekiranya tak ada yang tahu.
Sampainya diruangan tertutup, Jo langsung memeluk Putri. dia membisikkan sesuatu agar Putri tenang.
"tolong biarkan kakak memelukmu sebentar dek. kakak rindu sekali denganmu. kakak tahu kamu sebenernya Alexa. karena hanya Alexa yang memiliki bekas luka itu. bekas luka yang mirip kakak." kata Jo langsung menjauhkan tubuhnya menatap Alexa yang sudah berlinangan air mata.
"maafin Alexa kak. bukan maksud Alexa mau berbohong kepada kalian semua. tapi posisi Alexa sekarang sedang tidak aman. dan Alexa gak mau ikut membahayakan anak-anak." kata Alexa.
"sebenarnya apa yang sudah terjadi?" kata Jo menelisik.
Akhirnya Alexa menceritakan semuanya. dari awal dengan detile tapi ringkas. dan itu bisa dipahami dan dimengerti oleh Jo. kini terlihat mimik muka merah padam menahan amarah kepada Sisilia yang telah menyebabkan Adik kesayangannya begini. dia gak akan tinggal diam. akhirnya dia bersama Alexa sepakat membuat rencana untuk menjebak Sisilia. setelah pembicaraan mereka selesai, akhirnya mereka keluar dari ruangan setelah menenangkan diri dan keluar dengan akting seperti tidak saling mengenal kembali.
Waktu sudah menunjukkan hampir pukul 23.00 malam. semua anak-anak sudah tertidur. dan satu persatu mulai berpamitan. tak lupa Alexa dan Elvano. mereka sepakat bermalam di apartemen dengan alasan besok akan ada penerbangan pagi, jadi meskipun bangun kesiangan mereka tak akan ketinggalan pesawat karena jarak apartemen ke bandara hanya 10 menit.
Dengan tenang, Alexa meninggalkan anak-anaknya kepada kedua orang tuanya. mereka menuju ke apartemen dengan seorang supir karena merasa lelah dan mengantuk. sesampainya di apartemen, Alexa langsung merebahkan tubuhnya disofa.
"apartemen ini ada dua kamar. kamu tidur dikamar sebelah saja." kata Elvano.
"serius pak? jadi malam ini saya tidak tidur disofa?" katanya.
"siapa juga yang mau nyuruh kamu tidur disofa." kata Elvano mendekat hingga wajah mereka hanya berjarak 5cm. "kalau kamu tidak mau, kamu bisa tidur satu ranjang denganku." kata Elvano dengan senyum menggoda.
"Kyaaaa.. " refleks Putri memegang dadanya. "bapak apa-apaan sih. lagipula saya sudah punya anak pak." kata Putri berpura-pura jual mahal.
Elvano menjauhkan tubuhnya dan berkata "kamu memang sudah punya anak, tapi aku yakin, selama 7tahun ini tak pernah ada satupun cowok yang menyentuhmu. karena kamu bukan wanita sembarangan." kata Elvano yang langsung berlalu masuk ke kamarnya.
"kamu memabg benar, selama ini tak pernah ada yang menyentuh ku selain kamu kak El, suamiku." gumam Putri yang samar-samar terdengar ditelinga Elvano.
__ADS_1
"apa aku tidak salah dengar dengan yang kamu gumamkan Putri? apa kamu memang benar Alexa?" batin Elvano.
Keesokan harinya, Elvano masih dengan pikiran apa yang dia dengar dari mulut Putri meskipun samar. dia bangun langsung menuju kamar mandi. selang 10 menit dia sudah selesai langsung memakai baju yang rapi. dia keluar kamar mencium bau harum masakan.
"pagi pak, silahkan sarapan. aku sudah buatkan sarapan nasi goreng juga ada roti isi pak. silahkan bapak mau yang mana?" kata Putri telaten melayani Elvano.
"nasi gorengnya aja." kata Elvano menyodorkan piringnya.
Mereka sarapan dengan hening tanpa ada yang berbicara. mereka hanyut dalam pikiran masing-masing. saat waktu menunjukkan pukul 07.00 mereka bersiap - siap kebandara karena satu jam lagi mereka akan terbang ke maldives.
~skip di pesawat~
Saat tiba di Maldives, Putri begitu takjub dengan pemandangan disana. tak henti-hentinya dia mengabadikan momen ini dengan kameranya. saat dia hendak selfie dengan tiba-tiba sebuah tangan kekar merangkulnya. tepat pada timer kamera yang berhenti. menampilkan foto dua orang yang seperti sedang bermesraan. Mereka saling tatap dengan terukir senyum.
"Maaf pak." kata Putri menjauh.
Namun Elvano justru makin mengeratkan rangkulannya.
"Memangnya kenapa? toh gak ada orang yang tau apa yang kita lakuin disini. lagipula kamu kan kekasihku." kata Elvano memegang dagu Putri.
"kalau aku mau kita benar-benar menjadi kekasih?" kata Elvano dengan memeluk Putri dari belakang dan menaruh wajahnya pada pundak Putri.
"apa bapak yakin? bukankah bapak masih mencintai istri bapak? kenapa bapak kini malah berpaling?" kata Putri.
"karena aku capek menunggunya. aku ingin menyerah." katanya dengan sendu sembari melepaskan pelukannya.
Mendengar itu refleks Putri langsung berbalik dan memeluk Elvano dengan erat. sambil terisak dia berkata.
"jangan.. kumohon jangan menyerah. aku minta maaf telah meninggalkanmu. maaf aku telah berbohong. maafin aku. kumohon jangan menyerah. aku istrimu. aku Alexa. kumohon tetaplah disisiku." kata Putri yang akhirnya mengaku.
Mendengar itu Elvano tersenyum dan mengeratkan pelukannya membawa tubuh Alexa semakin dalam.
"Terima kasih kamu akhirnya sudah kembali. selama ini aku selalu yakin bahwa kamu adalah istriku. terlebih anak kita yang begitu menyerupai ku. aku minta tolong jangan pernah kamu tinggalkan aku lagi." kata Elvano yang kini telah mengeluarkan air mata bahagia.
__ADS_1
Setelah pengakuan itu, kini hubungan mereka tak canggung lagi. namun setelah apa yang Alexa bicarakan tadi tentang siapa penyebab dia kecelakaan, dengan terpaksa dia harus berakting mengikuti arahan Alexa. karena bagaimanapun dia juga tak menginginkan darah dagingnya harus terkena imbasnya.
"ohh jadi sebenarnya ini bukan perjalanan bisnis dan emang BAPAK ELVANO sengaja cuma sewa satu resort?" kata Alexa.
"hehehe.. jangan panggil bapak dong yang. kan kita udah tahu masing-masing sekarang." kata Elvano manja.
"iya deh iya sayang. tapi kenapa kamu iseng banget sih." kata Alexa berkilah.
"Habis aku penasaran banget kalau kamu itu Alexa apa bukan. makanya aku bikin rencana ini." Elvano membela diri.
"tapi kalau umpama ternyata Putri itu bukan Alexa, kamu mau gimana? mau nidurin dia juga?" kata Alexa dengan tatapan tajam.
"ya gak lah sayang, selama tujuh tahun aku nunggu kamu, tak pernah sekalipun aku nidurin cewek. buat ciuman aja gak apalagi nidurin. tapi ngomongin soal tidur, sayang.." kata Elvano dengan tatapan manja dan menggoda.
"yang, jangan macem-macem deh. gak malu apa sama matahari ini masih si... Kyaaaaaa" kata Alexa yang kini sudah terjatuh ditindih Elvano.
"aku kangen sama kamu istriku sayang" kata Elvano berbisik ditelinga Alexa dengan mengecup pelan telinga Alexa.
Menatap mata Elvano yang sudah penuh nafsu, akhirnya Alexa pun luluh dan menyerahkan dirinya kepada Elvano. bagaimanapun dia masih suaminya. Kini mereka masih saling melakukan pemanasan.
"untuk yang pertama setelah tujuh tahun ini, aku mulai ya sayang." kata Elvano lembut.
"lakukanlah sayang, karena ini hanya milikmu." kata Alexa dengan tatapan menggoda.
dengan pelan Elvano mencoba, namun begitu susah karena merasakan milik Alexa seperti saat pertama kali mereka lakukan.
"kenapa kembali sempit lagi sayang?" kata Elvano yang kesusahan.
"lakukanlah pelan-pelan jangan teburu-buru sayang." kata Alexa dengan menahan perih. karena entah mengapa rasanya seperti kembali perawan.
Perlahan namun pasti milik Elvano sudah mulai masuk hingga hentakan terakhir sudah masuk semuanya. Alexa memekik sebentar menahan sakit. dan kini rasa nikmat yang dia rasakan. ditambah gerakan Elvano yang begitu lembut membuat Alexa semakin menikmatinya. mereka bergumul disiang hari dengan suasana panas diluar seakan ruangan ini pun ikut panas padahal suhu diruangan sudah berada suhu dingin.
Tak terasa sudah beberapa kali Alexa melakukan pelepasan. namun Elvano masih dengan gagah memasukinya. dia memainkan berbagai gaya. kesan ini mengingatkannya ketika mereka pertama kali melakukannya. hingga setelah berjam-jam mereka bersatu, akhirnya Elvano mencapai pelepasannya. mereka jatuh terkulai diatas ranjang yang kini sudah tak beraturan.
__ADS_1
"Terima kasih sayang, meskipun kita tak bertemu selama tujuh tahun, namun kamu masih menjaga milikmu hingga hanya aku yang menyentuhnya." kata Elvano mencium Alexa yang tertidur karena kelelahan.