
Bukti itu sudah Alexa kumpulkan dengan harapan semuanya lancar sesuai rencana. dia keluar dari toilet dan langsung menuju ke ruangan dimana Elvano berada. namun baru beberapa langkah tiba-tiba ada yang membekapnya. Alexa tak sadarkan diri.
Elvano merasa ada yang tidak beres setelah selama setengah jam Alexa tak kembali pun akhirnya keluar dari ruangan.
"kemana lagi dia?" kata Elvano dan segera menelpon Robi untuk mengerahkan semua anak buahnya mencari Alexa. besok adalah hari pertunangan mereka tapi kenapa mesti harus terjadi kejadian seperti ini.
Akhirnya Elvano pulang dengan kecemasan. namun berbeda dengan halnya orang yang mengikutinya. dia tersenyum bahagia sekali.
Pagi menjelang. semua anak buah tak menemukan dimana Alexa berada. seluruh keluarga panik. namun hanya Jo dan Hans lah yang terlihat tenang.
"kak, apa ini semua ulahmu?" kata Elvano kepada Jo.
"Bukan tapi tanpa sengaja anak buahku menjadi orang bayarannya. jadi kamu tenang saja. Alexa baik-baik saja. dan kamu tak perlu kawatir. kamu ikuti saja alur permainan ini nanti." jelas Jo.
Elvano lega mendengarnya. dia takut jika Alexa akan kenapa - kenapa. tapi sekarang dia sudah tenang dan akan menjalankan rencana sesuai rencana kakaknya.
Hingga akhirnya keluarga Sisilia datang saat mendengar calon wanitanya hilang.
"aku punya solusinya agar keluarga kalian tak malu." ucap papa Sisilia.
"apa maumu?" kata Elvano kasar.
__ADS_1
"kamu tenang kak. sabar. aku tau kamu malu kan karena tak jadi tunangan. daripada keluarga kamu malu, mending aku yang gantiin Putri buat jadi wanitamu." kata Sisilia mendekat ke Elvano dan berbisik. "kalau kamu tak Terima saranku, aku jamin Putri akan mati seperti Alexa." lanjutnya dengan nada ancaman.
Elvano hanya memasang muka datar tanpa ekspresi. dia menatap Sisilia dengan wajah yang sulit diartikan.
"baiklah, aku Terima. kamu akan jadi calon tunanganku." kata Elvano berlalu pergi.
Sisilia tersenyum penuh dengan kemenangan. dia langsung menuju ke MUA untuk dirias dan ganti baju.
Tepat pukul 10.00 pagi acara dimulai. semua tamu sudah memasuki ruangan pesta. dan mata mereka tertuju kepada Elvano yang berjalan masuk menggandeng Sisilia.
"loh kenapa ganti wanitanya? bukan yang diberita itu?" kata Seorang tamu yang ada disana.
Semua juga berbisik karena wanitanya bukan seperti yang ada diberita. sedangkan Sisilia dengan senyum merekahnya berjalan beriringan dengan Elvano. saat sampai diatas panggung dan hendak bertukar cincin, datang seorang gadis dengan tergopoh-gopoh.
Semua orang menengok ke arah Putri. Putri dengan langkah tegas diiringi Hans dan anak buahnya yang memakai pakaian polisi.
"Saudari Sisilia anda kami tangkap karena kasus pembunuhan dan tindakan ancaman pembunuhan."kata Hans.
" apa-apaan ini kenapa anak saya ditangkap."kata orang tua Sisilia.
"kenapa kamu fitnah aku Put? karna aku ngerebut kak Vano dari kamu? jangan salahkan aku. itu karena kamu yang pergi dari dia kemarin." kata Sisilia mengelak.
__ADS_1
Namun tiba-tiba terdengar suara Sisilia tempo hari yang mengaku bahwa dia telah membunuh Alexa istri Elvano.
"Sekarang kamu tak bisa mengelak lagi Sisilia. asal kamu tau, aku lah Alexa itu. Putri hanya sebagai penyamaran agar kamu bisa mengakui kejahatan kamu. kak Hans, tolong bawa dia." kata Alexa kepada Hans.
"gak, kalau aku gak bisa dapetin kak Vano, siapapun juga gak akan bisa mendapatkannya." kata Sisilia tiba-tiba mengambil pistol anak buah Hans yang ada disamping celananya dan mengarahkan ke Alexa. dengan sigap Elvano melindungi istrinya itu dan tepat saat Sisilia menarik pelatuknya dan timah panas mengenai punggung Elvano.
"sayang... kamu.. aman.. ini.. buat.. penebusanku.. dulu.."kata Elvano sebelum akhirnya tak sadarkan diri.
" sayang, aku mohon tahan sayang. aku mohon tahan."kata Alexa sambil menangis.
Sedangkan Sisilia sudah ditahan oleh Hans dan anak buahnya. semua keluarga sudah mendekat pada Elvano dan segera membawanya ke rumah sakit. Sesampainya dirumah sakit, Elvano langsung mendapatkan pertolongan pertama.
Alexa tak henti-hentinya mondar mandir didepan pintu ruangan.
"mama, papa baik-baik saja kan?" kata Kevin.
"papa pasti sembuh kan ma?" lanjut Key.
"iya sayang, kalian berdoa saja supaya papa sembuh." kata Alexa.
"kamu istirahat dulu nak, sudah 3 jam kamu mondar mandir dari tadi." kata Jessica kepada putrinya. semua kedua keluarga begitu bahagia saat mengetahui bahwa putri itu benar-benar Alexa.
__ADS_1
"tapi Al gak bisa tenang ma kalau Kak El masih didalam." katanya dengan raut wajah sedih, cemas dan khawatir bercampur.