
"Apa katamu?" tanya Sisilia kepada Asisten pribadi Elvano, Robi.
"betul mbak, pak Elvano sedang pergi tugas ke Maldives di dampingi sekretarisnya." ulang Robi.
"tapi bukannya posisi sekretaris lagi kosong? siapa sekretaris barunya?" kata Sisilia lagi.
"Putri karyawan baru mbak." mendengar nama itu, Sisilia langsung naik pitam.
"kalau kak Vano pulang kamu kasih tahu aku." kata Sisilia menahan amarahnya, mukanya sudah memerah.
Robi hanya mengangguk. dan kembali masuk ke ruangannya saat Sisilia sudah pergi. dia bergumam sendiri sambil berkirim pesan ke bosnya. mengabarkan bahwa Sisilia baru saja datang.
__ADS_1
☑ Pak Elvano
Kamu urus saja sementara semuanya. aku sedang reuni dengan istriku disini. kemungkinan akan kembali 1 minggu lagi.
Robi tak terkejut saat membaca kata istri karena dia sudah diberi tahu oleh kakak ipar bosnya. Jonathan. dia diberi mandat untuk selalu mengawasi jika ada Sisilia datang dan hendak mencelakai Alexa lagi. dia berjanji tak akan membiarkan istri dari bosnya itu celaka lagi. karena dia gak mau jika bosnya akan kehilangan semangat seperti dulu.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Pukul 21.00 di Maldives.
Dia menuju arah dapur karena merasa begitu haus. namun siapa sangka bahwa suaminya tengah memasak disana dengan bertelanjang dada dan memakai celemek. terlihat begitu gagah.
__ADS_1
"sayang... " kata Alexa memeluk suaminya dari belakang.
"kamu sudah bangun sayang. aku sedang masak buat kamu." kata Elvano yang sudah berbalik badan dan memeluk istrinya yang tingginya proporsional itu. mengecup singkat bibir merah muda istrinya itu yang kembali menghidupkan candu di dirinya.
"emang kamu bisa masak yang?"
"bisa dong sayang. semenjak kamu gak ada, aku membeli apartemen dan tinggal mandiri sendiri disana. apartemen yang dulu ingin ku hadiahkan untukmu. dan selama tinggal disana aku gak memperkerjakan ART. jadi aku masak sendiri." kata Elvano sambil melanjutkan masaknya hingga tak melihat bahwa istrinya kini sudah menangis.
"maafkan aku yang telat untuk kembali sayang." kata Alexa mengeratkan pelukannya sambil terisak. Elvano yang sudah menyelesaikan masakannya kembali memeluk tubuh istrinya dan menenangkannya.
"kamu jangan bilang maaf yang. justru aku yang minta maaf karena tak bisa menjagamu. dan bukan salahmu karena kamu telat kembali, itu karena aku yang tak gigih berusaha untuk mencarimu. maaf." tatap Elvano lembut.
__ADS_1
Alexa tak bisa berkata - kata. dia hanya bisa mengecup bibir suaminya itu. mungkin hanya itu yang bisa dia lakukan untuk menunjukkan betapa menyesalnya dia karena telat untuk kembali. sebenarnya dia begitu ingin segera kembali ke slama pelukan sang suami. Namun keadaan yang membuatnya tak memungkinkan untuk bersama kembali. Berkumpul menjadi satu keluarga yang harmonis.
Alexa masih fokus terhadap balas dendam kepada mereka yang telah menyakitinya bahkan hampir membunuh anaknya. Dia akan membalas semuanya yang dilakukan oleh Sisilia kepada keluarganya. Dia telah tega memisahkan Alexa dengan suaminya. Bahkan dia hampir membunuh darah daging Alexa yang selalu dia jaga. untungnya Tuhan masih berpihak kepadanya. Maka dia masih bisa selamat dan bertemu kembali dengan suami dan anaknya pun dalam keadaan sehat.