
H-2 menjelang acara pertunangan antara Elvano dan Putri alias Alexa.
"yang, semuanya pada sibuk seperti benar-benar mau tunangan. padahal cuma bohongan." kata Alexa yang kini tengah duduk berdua dengan Elvano.
"Ya mau bagaimana lagi yang, biar ikan memakan umpan ya kita harus total." kata Elvano sambil mencium istrinya itu dan tangannya mulai meraba bukit indah Alexa yang tertutup baju kerja Alexa.
"sayang jangan ahh, ini kan lagi dikantor." kata Alexa sambil menahan nafsunya.
Namun belum sempat Elvano menjawab, pintu sudah dibuka dengan kasar.
"Kak Vano!" teriak Sisilia menghentikan gerakan Elvano pada tubuh Alexa yang kancingnya sudah terbuka. Sedangkan Alexa hanya melihat dengan santai dan membenarkan kancingnya kembali.
"Kalian! bisa - bisanya kalian melakukan ini dikantor?" kata Sisilia tak percaya dengan apa yang dilihat.
"loh emangnya kenapa? apa masalahnya dengan kamu?" kata Alexa dengan memeluk Elvano yang justru dengan santainya bersandar disofa.
"udah lah Sisilia, apa kamu gak dengar berita kalau aku dan Putri akan tunangan?" kata Elvano santai.
"aku gak trima kak, aku gak trima. selama ini aku selalu ada buat kakak, selalu hibur kakak. apa kakak buta sampai gak bisa lihat betapa tulus cintaku? kenapa kakak gak bisa nerima aku yang selama 7 tahun ada disamping kakak sedangkan kakak dengan mudahnya bisa nerima putri yang baru aja kakak kenal beberapa hari? kenapa kak.. kenapa?" kata Sisilia setengah berteriak.
__ADS_1
Elvano berjalan menuju depan Sisilia. menatap mata wanita yang cantik itu, namun dimata Elvano penuh dengan wajah dusta.
"asal kamu tahu, selama ini aku gak pernah mau meresponmu, dan aku juga tak ada sedikit pun perasaanku padamu. kamu itu tak ada apa-apanya dibanding dengan Putri yang 100% mirip dengan istriku. sedangkan kamu?" kata Elvano.
"kalau itu yang kakak mau, aku bisa merubah semuanya mirip dengan Alexa. bahkan aku mau operasi plastik demi kakak. tapi aku mohon kak, beri aku kesempatan." kata Sisilia memohon.
Elvano mendekat dan berbisik. "tapi selamanya kamu tak akan pernah mendapatkan cintaku, karena kamu sendiri yang buat aku tak bisa mencintaimu. ingatkan dengan taxi yang jatuh ke jurang?" kata Elvano yang membuat Sisilia pucat pasi.
Alexa paham apa yang dibicarakan suaminya itu. dia berdiri dan menghampiri suaminya, bergelayut manja dalam lengan kekar suaminya.
"ya udah sayang, kayanya kita mesti ke hotel aja sayang, disini udah gak aman buat nuntasin hasrat kita yang tertunda." kata Alexa dengan sengaja membelai lembut dada suaminya itu.
Bagaimana kak Vano bisa tahu masalah taxi itu? apa kak Vano tahu bahwa aku yang membunuh Alexa? tidak, tidak, tidak. aku harus bertindak. aku harus cepat bertindak. batin Sisilia.
Kini Elvano dan Alexa sudah berada didalam mobil. mereka tertawa melihat muka Sisilia tadi.
"ini baru permulaan, masih banyak permainan lagi. iya kan sayang?" kata Elvano sambil meraba paha Alexa yang menggunakan rok kerja diatas lutut.
"iya sayang, kamu pinter banget deh." kata Alexa sambil mencium pipi Elvano.
__ADS_1
Mendapat perlakuan seperti itu, Elvano langsung membelokkan mobilnya ke hotel yang dia lihat selintas. membuat kening Alexa bertaut.
"loh kak, kok belok kesini? mau ngapain?" tanya Alexa heran yang sudah mengikuti tarikan tangan suaminya itu.
Bukannya menjawab, Elvano terus berjalan bahkan setelah menuju meja resepsionis. Alexa kini sudah diam. dia tahu apa yang akan terjadi nanti. kini dia telah pasrah. setelah sampai didepan pintu kamar hotel nomor 808, Elvano membawa Alexa masuk dan langsung mengunci pintu.
Dia langsung menyerang Alexa, mengunci kedua tangan Alexa diatas kepalanya. menciumnya dengan lembut dan penuh nafsu.
"emmm... " Alexa melenguh saat tangan Elvano yang satunya telah menelusup dibalik rok Alexa.
Kini tangan Alexa dilepas saat ciuman Elvano turun ke leher jenjang Alexa. tangan Alexa turun memegang junior Elvano yang sudah mengeras.
"masukkan saja sayang, aku tahu kamu sudah tak bisa menahannya lagi kan?" kata Alexa dengan tatapan menggoda.
Melihat itu, Elvano tak segan-segan dengan kasar menyobek baju Alexa hingga kini Alexa telanjang bulat. diapun membuka bajunya juga yang secepat kilat sudah berserakan di lantai.
Elvano mengangkat tubuh istrinya dan melingkarkan kakinya dipinggang Elvano. dengan cepat dan sekali hentakan, juniornya telah menyatu dengan milik Alexa. Dengan begitu lembut Elvano memasukinya. Menerbangkannya ke langit lalu terjatuh bersama.
Kini Alexa merasakan tubuhnya begitu remuk. Dia sudah begitu kelelahan. ini sudah hampir 3jam lebih saling bergumul. dan selama itu pula Elvano masih gagah menyetubuhi nya walaupun sudah berkali-kali keluar.
__ADS_1