Hei You, I Love You

Hei You, I Love You
BAB 34


__ADS_3

Elvano begitu terpukul mendengar keadaan Alexa. bahkan sampai sekarang, sudah tiga hari mereka mencari Alexa namun tak kunjung ditemukan. dia begitu frustasi dengan apa yang menimpa Alexa. dia hanya berdiam dikamar sambil memeluk sebuah foto. foto kenangannya bersama Alexa dengan memakai baju pernikahan mereka.


Elvano menatap jauh dari balkon kamarnya. entah itu dikamar dirumah Diwangkara atau dikamar dirumah Angkasa. dia pasti langsung masuk kekamar, entah itu memeluk foto mereka atau baju Alexa. dia melamun di balkon bahkan sering juga sambil menangis. dia bahkan tak pernah menyentuh makanan yang keluarganya kasih.


Satu minggu berlalu.


Kini dia keluarga sedang berkumpul dirumah Diwangkara. bahkan ada Hans disitu. namun tetap saja minus Elvano yang melamun di balkon. dia masih saja seperti itu sambil memeluk foto Alexa.


"Ada apa kamu mengumpulkan kami semua Hans?" kata Diwangkara.

__ADS_1


"ada berita buat kalian semua. sebenarnya ini berita buruk. namun aku harus menyampaikan ini. mulai besok dan seterusnya pencarian atas hilangnya Alexa akan ditutup. namun kalian tenang saja. sampai saya menemukan titik terang, kasus ini tak akan pernah saya tutup. jadi kita berdoa saja semoga arwah Alexa tenang disana." kata Hans menutup pembicaraan.


"Gak, Alexa gak mati. Alexa masih hidup. dia cuma bersembunyi. Alexa gak mati. Alexa gak mati." teriak seseorang dari arah tangga dengan muka pucat. semua orang melihatnya dengan rasa iba. Elisabeth pun mendekati anaknya.


"Sayang kamu harus tenang sayang. Alexa pasti ingin kamu baik-baik saja. Alexa pasti sedih lihat kamu kaya gini disurga sana." kata Elisabeth memeluk Elvano sambil menangis.


"gak mi, Alexa belum mati. Alexa masih hidup mi. Alexa akan hidup sampai nanti kita punya anak mi. dia udah janji sama aku mi bahwa kita akan sehidup semati mi. Alexa masih hidup mi, Alexa masih hidup. dia gak mati mi.. dia gak mati mi.." suara Elvano semakin mengecil seperti bisikan. jiwa dan raganya sudah begitu lelah. dia tak bisa menerima pernyataan akan perginya Alexa. kini dia pingsan dalam pelukan maminya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

__ADS_1


Tujuh tahun kemudian.


"Laporan apa ini. semua laporan salah. kalian semua bahkan sudah sekolah sampai S2 tapi kenapa otak kalian masih kaya anak TK. bagaimana kalian bisa membuat laporan seperti ini. Huh!" semprot CEO muda keluarga Diwangkara.


Ya.. semenjak sepeninggalan Alexa memang selama 1tahun dia begitu terpuruk. namun ada satu perkataan dari Hans yang membuat dia bangkit. Hans pernah berkata bahwa dia memiliki harapan akan Alexa masih hidup dan dia berjanji akan membawa Alexa hidup - hidup kedalam pelukan Elvano lagi. namun Elvano harus berjanji dengan Hans, dia tak boleh seperti mayat hidup. dia harus bangkit agar Alexa tak sakit melihat Elvano seperti itu. Akhirnya Elvano pun bangkit dan menjadi CEO perusahaan Diwangkara. namun dia tak seramah dulu. dia bahkan terkenal sebagai CEO yang dingin, tak punya hati dan killer.


Namun dia akan menjadi mellow ketika melihat foto Alexa disana. dia akan teringat dengan Alexa dan menangis lagi. dia tak menyangka bahwa sudah tujuh tahun dia menunggu, Alexa tak kunjung muncul juga. dia begitu setia menunggu Alexa hingga setiap ada wanita yang mendekatinya dia tak pernah melirik nya. dia masih berfikir bahwa Elvano masih sah menjadi suami Alexa.


Bahkan Sisilia yang terus mendekati Elvano dengan berusaha bekerja di perusahaan Elvano pun, dia tolak mentah-mentah. meskipun Elvano tahu bahwa Sisilia itu orang baik dimatanya namun dia tak pernah bisa menerima siapapun selain Alexa.

__ADS_1


Iya didepan Elvano dia baik tapi dibelakang kan Elvano gak tahu bahwa Sisilia yang bunuh Alexa. iya gak guys?


__ADS_2