
"waaahhh... sayang. ini bagus banget." kata Alexa sambil merentangkan tangannya menghirup udara dingin disana.
"ayo sayang, kita naik ke atas. kakak udah pesan tempat buat kita makan siang romantis disini." kata Elvano yang disambut senyuman merekah dibibir istrinya itu.
Dia begitu bahagia dengan adanya Elvano dihidupnya ini. dia tak akan pernah melepaskan Elvano. dia akan selalu di sampingnya dalam suka maupun duka. itulah janjinya setelah ijab qabul itu.
"sayang ini indah sekali. sayang kita tak bisa kesini nanti malam." kata Alexa.
"maafin kakak ya sayang, disini malamnya dingin sekali karena lagi musim dingin. kakak gak mau ambil resiko kamu kenapa - kenapa nanti." kata Elvano lembut.
"Gak papa kok sayang. yang penting Al bisa disini berdua sama kakak udah bahagia banget kok." katanya sambil bergelayut manja dipundak Elvano.
Saat Alexa meneguk minumannya, tiba-tiba kerongkongannya merasa seperti terbakar. dia langsung sulit bernafas dan terbatuk. melihat istrinya seperti itu langsung mengambil jus anggur yang diminum istrinya itu, dan dia menyumpah serapah karena saat dia tau kalau itu bukan jus anggur tapi minuman beralkohol yang warnanya sama dengan jus anggur.
"bertahan ya sayang, kita ke rumah sakit." kata Elvano panik.
Dia langsung menggendong Alexa menuju ke mobil yang sudah dia sewa selama disini. selang 1 jam dia langsung berada di UGD rumah sakit. dia begitu panik. dia hanya bisa berdoa saat Alexa masuk ke ruang UGD.
"semoga kamu gak kenapa - kenapa sayang. aku mohon jangan tinggalin aku." kata Elvano menahan tangisnya.
#flasback#
"Apa rencana kamu sekarang?" kata Salsa.
__ADS_1
"aku pernah tau dari temennya bahwa Alexa alergi dengan Alkohol. bagaimana caranya kita harus bisa mengganti minuman Alexa dengan alkohol." kata Sisilia.
"kalau itu serahkan saja sama aku. kita lihat apa yang terjadi nanti saat dia makan siang." kata Salsa.
saat tau mereka akan makan siang romantis di menara Eiffel, Salsa menyuap karyawan dan meminjam baju karyawan untuknya menyamar. dia begitu pintar menyamar sampai Sisilia sendiri tak mengenalinya. dia menghampiri meja Elvano dan mengantarkan minuman dan makanan mereka. dia mengetahui bahwa Alexa meminta jus anggur dan dia telah menggantinya dengan yang beralkohol.
Sesaat setelah itu dia dan Sisilia langsung melihat mereka dari jauh. saat melihat Alexa kesakitan, dia begitu senang dan puas. dia berharap bahwa Alexa meninggal saja.
#flashback off#
HP Elvano bergetar saat dilihatnya telfon dari kakak iparnya.
"hallo kak" katanya dengan suara sedih.
"maafin Elvano yang gak bisa menjaga Alexa kak. Elvano tak meneliti minuman Alexa. Elvano sudah memesan jus anggur tapi ternyata dia mendapat alkohol. dan sekarang Alexa sedang ditangani dokter kak." katanya tak bisa menutupi kesedihannya yang mendalam.
"kakak akan segera kesana bersama keluarga kita." kalimat terakhir Jonathan dan langsung menutup panggilannya.
Elvano hanya meratapi kesedihannya. dia benar-benar bersedih dengan apa yang sudah terjadi pada istri tercintanya. disaat itu pintu terbuka dan ia melihat tubuh Alexa didorong menuju ruangan ICU.
"Anda keluarga nona Alexa?" kata dokter itu.
"benar dok. saya suaminya."
__ADS_1
"mohon maaf kami harus mengucapkan ini. kondisinya nona Alexa parah. dia masih kritis. kondisi sekarang dia koma. kami tidak bisa memastikan sampai kapan dia akan begini. tapi kami akan berusaha untuk menolongnya. beruntung tadi anda sudah membawa kesini dengan cepat. telat setengah jam saja nyawa istri anda sudah melayang. kini anda berdoa saja semoga ada mukjizat agar istri anda sadar." kata dokter itu.
Mendengar kata dokter, Elvano seperti terkena bom yang membuatnya lemah tak berdaya. dia jatuh terduduk meratapi nasib istrinya yang hampir meninggal dihadapannya. yang kini sudah berada diruang ICU. dia masuk perlahan melihat Istrinya yang masih terpejam rapat dengan banyak alat yang terpasang ditubuhnya.
"sayang, aku mohon bangun sayang. kakak tak bisa hidup tanpamu. hanya kamu hidup kakak. jika kamu meninggalkan kakak, bagaimana kakak akan bisa hidup sayang. kakak gak pernah membayangkan kamu akan seperti ini sayang. kakak mohon buka mata kamu sayang. kita sekarang sedang berbulan madu dan berada di Paris sayang. kakak mohon kamu bangun sayang. kita janji akan hidup sampai tua melihat anak dan cucu kita sayang. jangan tinggalin kakak sekarang bahkan sebelum kakak bisa bahagiain kamu sayang." kata Elvano yang menangis sambil memegang tangan Alexa dan membelai lembut pipi istrinya yang seperti mayat hidup itu.
Diwaktu yang sama di Indonesia. tepatnya dirumah keluarga Diwangkara.
"sebelumnya saya meminta waktu sebentar. saya mengumpulkan keluarga Angkasa dan Diwangkara dengan mendadak." kata Jonathan membuka percakapan.
"ada apa nak? kenapa kamu begitu gugup?" kata Jessica.
"sebenarnya ada kabar buruk dari Paris. barusan Jo mendapat kabar dari Elvano bahwa Alexa koma dirumah sakit karena minum alkohol yang membuat alerginya kambuh. dia koma selang 1jam setelah meminumnya." kata Jo pelan sambil menatap mamanya. dia tau, mamanya pasti akan begitu terpukul dengan kabar ini seperti 5tahun lalu saat Alexa juga tak sengaja meminum anggur saat pesta dikantor. dan dugaan Jo tepat. badan Jessica seperti tersambar petir mengetahui kabar terkini anak gadisnya.
Bruk.
Dia jatuh pingsan setelah mendengar itu. sungguh kabar yang tak ingin dia dengar. cukup sekali saja dia mendengar kabar itu saat 5 tahun lalu.
Hallo semua.. aku mau iklan nih. hehehe. mampir ya di novel baru aku. YANG TAK DIANGGAP Dan DILUPAKAN ya guys.
maaf kalau ada typo. jangan lupa ngelove dan like ya guys. 😘
__ADS_1