Hei You, I Love You

Hei You, I Love You
BAB 45


__ADS_3

Kini mereka berdua tengah asyik menyantap makanan yang dimasak oleh Elvano. waktu telah menunjukkan tengah malam. selesai membersihkan meja makan dan dapur mereka kembali menuju kamar dan bersiap untuk tidur.


Elvano tak butuh waktu lama untuk tertidur dengan memeluk istrinya. dalam waktu tujuh tahun ini, barulah malam ini dia bisa tertidur dengan begitu nyenyaknya. setelah selama ini selalu tertidur dalam tangisnya.


Ya, selama ini dia memang selalu memasang muka galak dikantor. namun siapa sangka saat dia dirumah, dia akan selalu memeluk foto istrinya dan menangis lalu tertidur setelah kelelahan dalam menangis. tapi malam ini dia bisa tertidur nyenyak tanpa tangisan.


Sedangkan Alexa masih belum bisa tertidur. dia menangis bahagia karena akhirnya dia bisa kembali disatukan dengan suaminya. dan kini anak - anaknya telah bagai bersama kakek neneknya yang berebut perhatian dari mereka.


Pagi menjelang.


Elvano merasa terganggu dengan matahari yang masuk dari celah jendela. niat hati dia ingin tidur kembali sambil memeluk istrinya namun saat meraba di sampingnya sudah tak ada istrinya. lalu dia membuka mata mencari istrinya. dia melihat jam yang sudah menunjukkan jam delapan pagi. dia menuju ke dapur mencari minum. namun dia melihat sudah ada sarapan disana. dia mencari istrinya namun tak ada di mana-mana.


"ahh mungkin dia sedang di pantai. lebih baik aku membersihkan diri saja dulu, baru sarapan dan menyusulnya kepantai." gumam Elvano.


Namun saat dia membuka pintu kamar mandi yang tak terkunci, matanya menatap tubuh yang sexi, mulus dan indah di bawah guyuran shower. Tiba-tiba juniornya kembali menegang. dengan cepat dia melepas pakaian yang masih menempel di badannya dan kembali menyerang istrinya yang sedikit terkejut akan kehadirannya.


Kembali lagi kejadian yng penuh kenikmatan itu. mereka melakukan dibawah shower kamar mandi. butuh waktu satu jam mereka menyelesaikan mandinya. sungguh morning sex yang berkesan bagi mereka.

__ADS_1


"sayang mau makan apa?" tanya Alexa yang sekarang sedang melayani suaminya makan setelah adegan panas dikamar mandi tadi.


"emm.. sama ayamnya aja." kata Elvano.


"ayam aja? kamu gak rubah ya, gak mau sayur. ini enak lho sayurnya." kata Alexa sambil menyendokkan cap cay sayuran buatannya.


Elvano hanya bisa pasrah dan memakannya. namun siapa sangka, dari suapan pertama itu dia merasakan enak dan mulai menyukai sayur karena masakan istrinya begitu enak.


"enak kan sayang?" kata Alexa.


"iya ini enak banget sayang. bahkan mami yang masak aja gak seenak ini. kalau begini aku mau dimasakin setiap hari sama kamu." kata Elvano sambil menambah nasi dan sayur serta lauk dalam piringnya.


"makan yang banyak ya sayang. kamu terlihat lebih kurus dari dulu." kata Alexa sambil mengusap pipi suaminya.


"asal kamu berhenti kerja dan menjadi ibu rumah tangga lalu memasakkan aku setiap hari, maka aku akan makan banyak. gimana?" kata Elvano.


"baiklah. tapi bagaimana dengan ibu bapak yang udah merawatku selama tujuh tahun ini? dan bagaimana kalau keluarga kita tahu, bagaimana kita akan menjelaskannya?" kata Alexa.

__ADS_1


"Udah, kamu tenang aja. aku sudah bicara sama Kak Jonathan, dia akan buat pancingan dengan kita pura-pura bertunangan agar kita bisa tahu pergerakan Sisilia dan mencari celah untuk menangkapnya. jadi semuanya tahunya kita bertunangan dan belum mengetahui bahwa kamu Alexa asli istriku." kata Elvano meyakinkan istrinya itu.


"tapi apa tidak membahayakan anak-anak yang?" tanya Alexa lagi, dia begitu takut anaknya akan terancam keberadaannya.


"kamu tenang saja. dia anakku. aku akan menjaga mereka dengan sepenuh hatiku. kamu tak perlu takut seperti itu." kata Elvano dengan penuh kelembutan. Alexa hanya mengangguk dan tersenyum.


Satu minggu berlalu.


"ini sudah satu minggu kenapa kak Vano belum kembali juga?" kata Sisilia kepada Robi.


"memang mereka melakukan bisnisnya selama satu minggu mbak. jadi mbak besok saja kalau mau kesini lagi." kata Robi dan berlalu meninggalkan Sisilia dengan kesal.


"awas aja kalau kalian kembali, aku tak segan-segan kembali menyingkirkan orang yang menjadi penghalangku untuk mendapatkanmu kak Vano." gumam Sisilia.


Dia lalu pergi mengendarai mobilnya meninggalkn kantor Elvano dengan emosi. saat berada di perempatan lampu merah, ada sebuah iklan yang menampilkan wajah Elvano dan Putri. ternyata itu sebuah videotron tentang konferensi pers dari pihak Elvano.


"Selamat siang semuanya, disini saya akan mengumumkan bahwa saya sudah menemukan tambatan hati saya kembali. meskipun dia bukan orang yang sama namun dia begitu mirip dengan istri saya, baik wajah maupun attitudenya. oleh karena itu saya ingin mengumumkan bahwa dua minggu lagi saya akan melangsungkan pertunangan saya dengan wanita disamping saya ini. Putri..... "

__ADS_1


Melihat itu Sisilia memukul setir nya. dia begitu kesal karena lagi-lagi dia tak bisa memiliki Elvano.


"aku tak akan membiarkan kalian bahagia diatas keterpurukan ku." kata Sisilia dengan seringai jahat dan tatapan membunuh.


__ADS_2