Hei You, I Love You

Hei You, I Love You
BAB 7


__ADS_3

"elo! " teriak Alexa dan tamu tersebut.


Ternyata tamu yang membuat Alexa kaget sama seperti yang diperkirakan. Dia benar Elvano, orang yang selama ini sering lawan basket dengannya. Dan dia juga yang tadi siang menyatakan perasaannya.


"tuh kan mama bilang apa, kalian pasti sudah saling kenal, cuma gak tau kalau kalian udah kenal dari kecil, karna kalian sekarang cantik dan ganteng." ucap mama bahagia.


"jadi selama ini kamu putri? pantas aja kamu gak berubah, masih kaya dulu. judes galak lagi." ledek Elvano.


"galak - galak gini tadi siang elo juga bilang suka sama gue." jawab Alexa tak kalah sinis nya sambil memalingkan muka. duh kenapa sih gue keceplosan, pasti dikira mereka gue sama El ada apa-apa ini, batin Alexa yang menyesali mulut ceplas ceplos nya.


"ohh jadi anak kita udah jatuh cinta sama putri mah? jadi gak perlu dong pake acara pdkt segala. langsung aja tunangan. iya kan Angkasa?" kata Diwangkara.


"Iya Di, mending langsung tentuin tanggal tunangannya aja." jawab Angkasa.


" APA? TUNANGAN?" kaget Alexa da n Elvano secara bersamaan.


"Iya sayang, tunangan. mama sama papa kesini karena mau membahas masalah lamaran yang dulu pernah kita berempat bahas. tapi karna dulu papamu harus nerusin usaha kakek yang di Jerman jadi kita tunggu sampai kamu sama Putri berumur 17 tahun." jelas Elisabeth lembut kepada anaknya.

__ADS_1


"iya sayang, apalagi sekarang kita semua tahu kalau putra juga ternyata punya perasaan sama kamu, dan pastinya dia bakalan nerima pertunangan ini, iya kan nak putra?" tanya mama Jessica. Elvano mengangguk mantap dengan senyuman tersungging dibibirnya. "Tuh kan apa mama bilang nak, Putra mau kan?" lanjut mama Jessica.


"iya sayang, sekarang tinggal kamu, papa harap kamu mau ya nak?" tanya papa Angkasa dengan tatapan penuh harap.


"emm... Alexa mau ngomong sebentar sama Elvano boleh gak?" tanya Alexa hati-hati.


"Boleh, siapa yng gak bolehin?“ kata Diwangkara.


Alexa akhirnya berjalan ke kolam samping ruang belakang, dan Elvano ikut mengekori dibelakangnya. mereka duduk bersanding ditepi kolam renang. Alexa menunduk sambil melihat kakinya yang memainkan air. dia bingung mau bicara apa dengan Elvano. sudah 10 menit mereka diam saja tanpa sepatah kata pun. akhirnya Elvano membuka percakapan.


"Emm.... Lo yakin mau tunangan sama gue El?" tanya Alexa ragu-ragu.


"Kenapa enggak? Gue kan tadi siang udah bilang kalo gue suka sama lo, gue cinta sama lo. justru ini kesempatan yang bagus buat gue bisa milikin lo. apa perlu gue bersumpah atau melakukan hal yang bikin kamu percaya kalau gue ini beneran cinta sama lo?“ kata Elvano penuh yakin.


" Bukan itu maksud gue, kalo untuk pacaran insha Allah gue siap, tapi kalo untuk tunangan, gue ngerasa itu masih terlalu cepet. bahkan lo aja belom lulus. minimal lo udah lulus gak papa." kata Alexa menerawang.


"Kan bisa kita omongin sama ortu kita kalo lo maunya nanti setelah gue lulus, yang penting itu disini lo mau kagak tunangan sama gue?" tanya Elvano penuh selidik.

__ADS_1


Alexa mengangguk kecil sambil menutupi mukanya yang mungkin sudah merah seperti tomat karna malu.


"Alhamdulillah... aku seneng dengernya. mulai sekarang kita resmi pacaran ya." jelas Elvano sambil mencium kening Alexa. "Dan mulai sekarang jangan panggil lo gue lagi. panggil sayang, oke sayang" senyum menggoda Elvano.


"ahh gak ahh malu, gue ehh maksudnya aku panggil kak El aja gimana?" tanya Alexa sambil memiringkan kepalanya.


"El ya.. gak papa dan aku panggil kamu Al kesayanganku." kata El sambil mencubit pipi Al dengan gemasnya.


"ahh sakit kak. nanti kalo pipi Alexa kendur dan jelek gak cntik lagi gimana? nanti kak El kabur lagi sama nenek lampir." kata Alexa sambil memanyunkan bibirnya.


"enggak lah. kakak kan cinta sama kamu." kata Elvano. Tiba-tiba..


cup.



maaf kalau ada typo, jangan lupa likenya ya☺

__ADS_1


__ADS_2