
dua bulan kemudiann....
Dua bulan berlalu begitu cepat, Nara baru saja bersiap untuk pulang ke indonesia, dirinya sudah berada di LA selama dua bulan, dua bulan yang lalu saat dirinya menyelesaikan misinya dirinya mendapatkan kabar jika beberapa kelompok penjual senjata ilegal kabur ke LA, dan dirinya di beri misi untuk menangkap 15 kelompok tersebut, dirinya menyelesaikannya selama satu bulan setengah, dan sisanya ia gunakan untuk bersantai dengan Lio.
sekarang dirinya akan pulang ketanah air menggunakan jet pribadi milik Bang-Ke, saat di jet pribadi dirinya hanya rebahan, main hp, menonton, ataupun membaca novel.
karena gabut dirinya mempost. foto saat di LA ke Instagram.
@NaraQueennata
❤ 🗨 ♐
@NaraQueennata_ Happy Day!🌞🤣
Liked by ***Alysa_01 and 7.523 others.
View All 5.234 Comment.
Alysa_01***_ Pantesan gak sekolah, ternyata liburan toh☺️.
AsylaAtsya_ gak ngajak ngajak lo!.
SalsaCans_ Anjirr di cariin berbulan bulan ternyata liburan!.
NaraQueennata_ @Alysa_01 @AsylaAtsya @SalsaCans_ mendadak ini, kapan kapan kita timegrils🤣.
Alysa_01 @Nara Queennata Kapan pulang?.
NaraQueennata_ @Alysa_01 kapan kapan wk🤣
SalsaCans_ @NaraQueennata Cepet balik! ada cogan baru loh!.
Alysa_01 @SalsaCans Cogan terus sampe mampus.
AsylaAtsya @Alysa_01 kek gak tau si salsa aja lo.
Peninggi badan_ coba yu kakak produk kami dalam satu bulan bisa bertambah 5CM.....
JordiGans_ anjirr mak lampir ngepost foto.
NielGuanteng_ cantik sih, tapi sayang tukang bully.
AlavanoCool_ masih betah sama om om ya jalang?.
AlvinoSyaptra_ Pulang!
Aksara54_ ....
Muel65_ kapan jalan lagi baby?.
JordiGans_ @Muel65 maksud lo apaan?!! lo suka sama si mak lampir!! woahhhh gak nyangka gue!!
NielGuanteng_ @Muel65 anjirr4 beneran lu suka sama @NaraQueennata?!!.
AlvanoCool_ @Muel65 gak nyangka gue....
JordiGans_ @Aksara54 gimana nih?!!
dan selengkapnya.....
"Bangsat!" umpat Nara kala melihat komentar Muel yang membuat heboh komentar instagramnya, ya saat di LA dirinya bertemu dengan Muel di restoran, saat itu dirinya sedang makan siang, dan tak sengaja bertemu dengan Muel yang sepertinya mau makan siang juga, dan pada akhirnya mereka makan siang berdua, Muel kata dirinya sedang menjenguk neneknya yang berada di LA yang sedang sakit, dan Nara hanya ber-oh ria, Muel juga bertanya kapan dirinya pulang dan di jawab seadanya, merekapun berbincang bincang dan akhirnya mereka memutuskan untuk ke pantai agar Muel bisa merasa baikan atas keadaan neneknya.
dan besoknya Muel pulang ke indonesia karna studynya, dan Nara hanya acuh tak acuh karna memang itu pertemuan yang tak di sengaja, tapi sekarang?! Muel benar benar menyebalkan, dirinya hanya menghela nafas kasar dan pergi ke alam mimpi dengan Lio di sampingnya.
beberapa jam kemudian....
setelah sampai di tanah air, dirinya langsung ke mansion Wijaya dengan Lio disisinya, dirinya kembali di jemput oleh Keno, asistes Satria.
jam menunjukan pukul 16:31 WIB, saat sampai di mansion Wijaya, Nara menunggangi Lio karna mager.
saat di depan pintu dirinya menekan bel yang ada di sisi pintu, tak seberapa lama pintu terbuka, dan terlihatlah wajah yang di kenalnya.
"HUAAA HARIMAUUU!!!" teriakan keras itu berasal dari Jordi, ya Jordi yang membukakan pintunya.
Jordi mundur kebelakang dengan cepat sampai tersandung dan jatuh dengan posisi berbaring.
"HUAAA PANTAT MULUSS GUEE!!"
"Berisik setan!" terdengar suara ketus dari pintu penghubung antara ruang tamu dan ruang tengah, Niel.
"ngapain lo rebahan di lantai?" tanya Alva yang berada di belakang Niel.
"matamu rebahan bego! gue jatuhh!" sentak Jordi kesal.
"Ternyata Queen baru pulang ya," sinis Niel kala melihat Nara sedang duduk santai di atas Lio.
__ADS_1
Nara tak menjawab, semua mata tertuju ke arahnya, koper kecil berada di tangan kirinya dan tangan kanannya sedang mengelus kepala Lio.
"bisu lo?" tanya Alva lagi, Muel membantu Jordi berdiri. Nara hanya menaikan sebelah alisnya.
"kenapa lo bawa binatang buas ke rumah?!!" tanya Naufal sinis. Ya, disana ada abang abang Nara, Aksa dkk dan jangan lupakan Ananjing.
"buang!!" suara dingin Gevan terdengar, Nara hanya berpura pura tuli.
"ALIN LO!!--" Bentakan Naufal terpotong oleh suara Nara.
"jangan panggil gue Alin, nama gue Nara, Alin udah gak ada! jadi jangan sekali kali nyebut gue Alin!! nama gue Nara!" sinisnya
"LO!!" bentak Naufal.
"Apa?" tanya Nara.
"LO MULAI KURANG AJAR YA!" bentak Naufal.
"apa masalahnya?"
"ALINARA!!" bentak Geo keras.
"Apa?"
"LO MULAI NGELAWAN YA!!"
"Apa masalahnya sama lo?"
"LO!!-" bentakan Geo terhenti kala suara Alvi menyaut.
"ngapain bawa bianatang buas ke mansion?"
"suka suka guelah! emang masalah buat lo?"
"ini mansion bukan kebun binatang," timpal Naufal Datar.
"ini peliharaan gue, mau apa lo?" tanya Nara sinis.
"jangan bercanda! harimau putih itu hewan yang harus dilindungi gimana bisa jadi peliharaan lo!" sentak Jordi.
"bisalah! orang gue ngeadopsinya resmi, pake tanda tangan presiden malah," jawab Nara santai.
"Gue gak percaya, gak mungkin lo bisa dapet tabdatangan presiden buat ngeadopsi tuh harimau, pasti lo belinya ilegal!" sinis Niel.
"Presiden sibuk, mana mungkin punya waktu buat lo yang jadi sampah masyarakat," sinis Alva.
"tenanglah baby, mereka hanya tikus menganggu," bisik Nara lembut di telinga Lio, tapi bisikan iti terdengar oleh semua irang yang ada disana.
"kalo gak ada yang perlu di bacarain lagi, gue ke atas, dan ya kalo kalian masih ngeyel soal Lio nanti gue kasih bukti pengadopsian Lio," ucap Nara santai.
"Ayo ke kamar Yo," ucap Nara lalu menaikan koper yang tidak terlalu berat ke atas tubuh Lio.
"Oke!! meluncurr!!!" perintah Nara, lalu Lio berlari ke arah pintu penghubunga itu yang di halangi oleh abang abang Nara, Aksa dkk dan Ananjing, saar mereka melihat Lio berlari ke arah mereka, mereka langsung menghindar dan membiarkan harimau besar itu lewat. ingat! mereka masih sayang nyawa, Nàra menaiki tangga dengan menunggangi Lio.
saat sampai di kamarnya yang bernuansa hitam putih dan abu, dirinya langsung membersihkan diri dan bermain dengan Lio.
senja mulai tergantikan dengan gelapnya malam, Aksa dkk menginap di mansion, makan malampun tiba, Abang abang Nara, Aksa dkk dan Ananjing sudah siap di meja makan, makanan juga sedang di siapkan, mereka bercanda dan bergurau.
"eh, lo beneran jalan sama mak lampir pas di LA?" pertanyaan itu membuat semuanya tertuju pada Muel.
"hmmm"
"kok bisa? bukannya lo jesana buat jengukin nenek lo?"
"gak sengaja,"
"maksud?" tanya Jordi tak mengerti.
"lo jalan sama si Jalang?" tanya Naufal tiba tiba, di balas anggukan oleh Muel.
"lahh, kok bisa jalan?" tanya Geo.
"hahh, gue gak sengaja ketemu di resto," jawab Muel seadanya.
"teruss kok bisa jalan?!" tanya Akva tak sabaran.
"ck, kepo lopada,"
"anjirr lo!! sama sahabat sendiri,"
"ayo dongg ceritain!! lagian lo ngapain panggil dia babi sihh, jijik anjirr," kata Jordi bergidik ngeri.
"ceritain dongg!!" celutuk Niel.
merekapun membujuk Muel untuk bercerita, dan akhirnya Muelpun pasrah dan menceritakan segalanya dengan jujur, saat sudah selesai makan siang, sebelum mereka ke pantai mereka ke salon dulu untuk mewarnai rambut Nara, dan setelah itu langsung ke pantai.
Ya! saat di LA, sirinya mewarnainya dan saat dua hari lagi pulang, dirinya menghapus cat rambutnya, menjadi warna hitam kembali.
__ADS_1
setelah bercerita merekapun makan dengan tenang, Ananjing, sedaritadi mendengarkan percakapan mereka hanya bisa mengepalkan tangannya untuk menahan amarah, sedaritadi dirinya memluk Aksa yang hanya menyimak.
"eh, Bi isah itu makanan mau dibawa kemana?" tanya Naufal yang tak sengaja melihat ARTnya membawa makanan di atas nampan.
"ini den, non Nara ingin makan malamnya di antar ke kamar karna peliharaannya gak mau lepas dari kaki non Nara," jelas bi isah.
"maksud bi isah harimau putih tadi?!!" tanya Jordi tak santai di balas anggukan bi isah.
"sejak kapan Nara punya peliharaan?" tanya Geo heran, setaunya Alin tak menyukai binatang dan tiba tiba sekarang dirinya mengadopsi seekor harimau putih dewasa? Aneh!.
"Saya tidak tau pasti, tapi Lio--"
"Siapa Lio?" tanya Alva heran memotong ucapan bi isah.
"Lio adalah nama peliharaan non Nara atuh den, kalo gak salah nama lengkapnya Whitelio,"
"sejak kapan dia punya peliharaan?" tanya Gevan dingin. oke! dirinya juga kepo.
"ehem, saya tidak tau pasti den, tapi dua bulan yang lalu pas satu hati sebelum non Nara mulai di scorsnya non Nara udah bawa Lio atuh den,"
hening, itu yang menggambarkan ruang makan tersebut, karna keadaan hening bi isahpun pamit untuk mengantarkan makanan Nara dan Lio, saat tadi dirinya menelpon bi isah, Nara mengatakan jika mereka menanyakan tentang Lio jawab aja apa adanya.
"kak Geo, kak Naufal, kak Gevan ayo lanjut makan, Ana laper tau," kata Ana cemberut.
"hahaha, baiklah princess," kata Naufal lalu merekapun makan dengan hening.
setelah makan malam mereka berkumpul di ruang tengah untuk sekedar menghabiskan waktu, orang tua mereka berada di luar negeri untuk mengerjakan pekerjaan.
Waktu sudah menunjukan pukul 21:34 WIB. Nara turun kebawah untuk menyimpan piring kotor bekas makan malam tadi, Lio sudah tertidur karna kecapean.
saat di tangga terakhir dirinya mendengar suara canda tawa dari ruang tengah. Nara hanya mengeryit dan melanjutkan menyimpan piring kotor kedapur.
setelah menyimpan piring kotor Nara mengambil dua minuman soda dari kulkas lalu berjalan menuju ke arah ruang tengah tempat mereka bercanda dan tertawa.
saat mereka melihat Nara menuju ke arah mereka, mereka langsung diam.
"mau apa lo kesini?" tanya Alva sinis.
"gue bentaran kok, cuman mau balikin ini," jawab Nara lalu menyimpan satu minuman soda di atas meja dan meorongoh saku baju piyama hitamnya.
"nih, ini udah bulan jadi gue mau balikin ini," ucap Nara santai lalu meletakan empat BlackCard di atas meja.
Aksa, Alva, Niel dan Jordi terbelalak kaget, emreka baru ingat jika BlackCard mereka ada di Alinara.
dengan cepat mereka mengambil milik mereka, Nara hanya acuh tak acuh lalu membawa kembali meinuman soda yang ada di meja dan berjalan ke arah kamar.
"gue baru inget anjirr kalo BlackCard gue di si mak lampir," ucap Jordi.
"sama gue juga," timpal Niel.
"kok BlackCard kamu ada di kak Al-Nara?" tanya polos Ananjing, tadinya Ananjing ingin mengatakan Alin tapi saat mengingat kejadian di kantin dirinya hanya bisa memanggil Nara.
"taruhan," jawab singkat Aksa lembut, lalu di angguki polos oleh Ananjing meski masih kepo tapi dirinya hanya bisa menahannya untuk melancarkan Dramanya.
"kok bisa?" tanya Naufal juga yang sepertinya kepo.
dengan dongkol Niel dan Jordi menceritakan sekuanya dari awal hingga akhir.
"sejak kapan dia bisa beladiri?" tanya Geo semakin bingung. di balas gelengan dari semua orang.
"beneran dia punya abang angkat?" tanya Naufal tak percaya.
merekapun melanjutkan malam itu dengan sesi tanya jawab tentang Nara, tanpa mereka sadari Ananjing mengepalkan tangannya menahan amarah, 'sialan lo Nara!! lo bikin gue di abaikan!! awas lo jalang,' batin Ananjing menyumpah serapahi Alinara yang ntah apa keslahannya?.
yang di bicarakan sedang menyelami alam mimpi yang indah, tanpa menghiraukan kenyataan.
***Oke guys! aku up nih wk, maap ya kalo banyak typo namanya juga pemula, maap kalo alurnya gak nyambung atau apa lah itu btw ini aku kasih bonus poto okey!.
Baju misi Alinara***
***anggap aja rambutnya hitam.
Sanapan AR-15***
Alinara and BangSat
***btw abaikan mukanya oke!
terimakasih atas kehadiran para readers sekalian.
PenaInfit🕊
__ADS_1
-27Juni2021***