
"Ck, bisakah jangan terus menatapku seperti itu!!?"Shangyue melempar buku yang ia baca ke meja di hadapannya.
"Tidak bisa, istri kau terlalu cantik untuk diabaikan"kata Xiang Qun sambil terus menatap Shangyue, Saat ini Shangyue memang tidak memakai cadar dia hanya akan memakainya jika ada di dalam Istana Kekaisaran.
Shangyue diam saja tidak tau harus mengatakan apa dia benar benar kehabisan kata-kata.
"Istri ada apa denganmu? "tanya Xiang Qun saat melihat Shangyue yang diam saja.
"Kau bertanya ada apa denganku!?, kau lah masalahnya!!, pergi dari ruangan ini atau pergi dari markasku ini, pilih salah satu!"ucap Shangyue dengan tatapan tajamnya emosinya meluap.
"Tapi aku ingin tetap disini bersamamu.. " kata Xiang Qun.
"Baiklah aku yang akan pergi! "kata Shangyue sembari beranjak dari tempat duduknya.
"Baiklah aku akan pergi!"putus Xiang Qun dengan cepat lalu segera menghilang dari hadapan Shangyue.
"Xuan Li danYanzhong!,Masuk!"perintah Shangyue pada kedua Asistenya yang sedari tadi ada diluar ruangan itu, lalu kedua orang tersebut masuk kedalam Ruangan.
"Salam Queen"ucap mereka serempak, membungkukan badannya pada Shangyue.
"Langsung saja!, aku ingin kalian menyelidiki peristiwa kematian mendiang Permaisuri 14 tahun yang lalu!"Perintah Shangyue dengan tegas.
"Baik Queen" Ucap Xuan Li dan Yanzhong secara serempak lalu mereka pergi meninggalkan ruangan tersebut.
"Lihat Saja, setelah kebenaran terungkap, habislah kalian di tanganku!.. "Gumam Shangyue sambil menampilkan seringainya yang menyeramkan.
...----------------...
Shangyue kembali Ke istana dengan melompati tembok belakang istana Kekaisaran Liu, ia tidak pulang semalaman, lagipula tidak akan ada yang mencarinya.
__ADS_1
Hari ini adalah hari kepergian para tamu dari Kekaisaran lain, jadi Kaisar dan antek-anteknya pergi mengantar mereka sampai gerbang Istana Kekaisaran, yang tidak hadir adalah Putri pertama dan juga Putri kedua, Liu Rongyin merasa malu jika harus berhadapan dengan mereka semua setelah kejadian tadi malam, ia lebih memilih berada dikamarnya.
"Yang mulia, mengapa Putri pertama tidak ada disini untuk mengantar kami?"tanya pangeran Xiao Huanran, sebenarnya sejak tadi ia mencari keberadaan Shangyue namun tidak menemukannya.
"Dia sedang_"
"Ada apa mencari ku?" Shangyue memotong ucapan Kaisar, dan menatap semua orang dengan tatapan malas.
"Ah saya tadi hanya bertanya kepada Kaisar, mengapa Anda tidak ada disini dan ternyata anda datng kemari untuk mengantar kami"ucap pangeran Xiao Huanran dengan ramah.
"Aku datang untuk mengusirmu!, bukan mengantarmu! "kata Shangyue sambil menekan kata 'Mengusirmu'.
"Jangan memasukan ke hati perkataan putriku itu, dia hanya bercanda"ucap Kaisar agar tidak ada perdebatan disana.
"Ah tidak masalah"ucap Pangeran Xiao Huanran.
"Aku buk_"
Para tamu Kekaisaran lain pergi meninggalkan Kekaisaran Liu menggunakan kereta kuda masing-masing.
...-----------------...
"Apa kalian tau, pada pesta malam tadi ada kejadian paling mengejutkan di aula istana"ucap Seorang pelayan Pria yang sedang duduk di dapur Kekaisaran.
"Kejadian apa? "tanya seorang pelayan wanita yang ada disana, dan dilanjutkan datang lebih banyak pelayan yang mendengarkan dan ikut menggosip bersama-sama.
"Apa kalian tau, sebenarnya wajah putri Liu Rongyin itu mengerikan"
"apa maksudmu? "
__ADS_1
"semalam wajahnya tersiram sebuah minuman oleh Putri Liu Shangyue lalu, putri Liu Shangyue melepaskan cadar Putri Liu Rongyin dan_"
"HWAA!"Shangyue datang tiba-tiba mengagetkan mereka semua.
"Aaaaaaa"para pelayan berteriak karena terkejut seolah sedang di kagetkan oleh hantu.
"P_putri pertama.., untuk apa anda datang kemari?.. "tanya salah seorang pelayan.
"Oh aku hanya bosan saja di paviliunku,lalu berjalan sambil menutup mata, pada akhirnya pendengaranku membawaku kemari"jelas Shangyue.
"Itu kami... tidak sengaja membicarakan tuan putri kedua.. "
"Tidak apa-apa, lanjutkan saja, dengar-dengar membicarakan orang seperti dia maka kalian akan masuk surga nantinya"ucap Shangyue dengan serius.
"Benarkah putri? "tanya para Pelayan secara serempak.
"Tentu saja benar, asalkan kalian membicarakan dan Menjelek-jelekanya"ucap Shangyue.
"Mari kita bicarakan mengenai Putri Kedua"ajak salah satu pelayan.
"Maki dia sekalian, dan kalian akan mendapat pahala, ingat aku lebih pintar dari kalian itu berarti ucapanku itu benar"jelas Shangyue.
"Kami percaya pada Putri Pertama"ucap Para pelayan secara serempak.
"Aku pergi dulu"Kata Shangyue lalu berjalan pergi meninggalkan dapur Istana Kekaisaran Liu, sepanjang jalan ia terus tertawa memikirkan kebodohan para pelayan itu.
"Ayo lanjutkan, maki juga putri kedua dalam perkataan kita"ucap Salah satu pelayan itu.
"Baiklah, Putri kedua Jal*ng itu wajahnya mengeluarkan banyak darah"
__ADS_1
" Putri Kedua seperti Anj*ng yang suka menjilat orang untuk mendapatkan apa yang dia mau"
"Jal*ng itu benar-benar tidak tau diri,ingin merebut posisi Putri pertama, padahal ia hanya anak seorang selir dan sifatnya benar-benar jal*ng"