
~Happy Reading~
"D_dimana ini? " Padang Rumput yang luas menyapu pandangan Kelima pembunuh bayaran itu, sedangkan mereka tengah terikat di sebuah tiang besar dengan tali transparan yang mengikat mereka.
"bos, aku tidak bisa bergerak" Salah satunya mencoba melepaskan diri , namun gagal dan itu justru membuatnya semakin lemah.
" Hai, bagaimana perasaan kalian sekarang? " Shangyue muncul tiba tiba di hadapan mereka.
"Lepaskan kami bocah sialan!! "
"Ah tidak, jika aku melepaskan kalian maka kalian akan membunuhku, sebaliknya aku yang akan membunuh kalian terlebih dahulu, lagipula sekalipun aku melepaskan kalian, kalian tidak akan bisa keluar dari Ruang dimensi ini tanpa seizin ku " jelasnya.
"Bunuh saja kami jika itu maumu!! tapi ingat satu hal kau tidak akan bisa tau siapa dalang sebenarnya dibalik kematian ibumu!! " Ucap ketua pe. bunuh bayaran itu.
"hahahahahaha apa kalian pikir aku akan melepaskan kalian jika kalian mengatakan yang sebenernya?! tidak! lagipula aku hanya butuh tubuh kalian saja! siapapun akan percaya jika kalian yang mengatakanya karena semua orang tau identitas kalian bukan?! maka dari itu... aku akan menjelaskan pada kalian "Ucap Shangyue, mereka yang mendengarnya begidik ngeri meski terkesan l3mbut namun menakutkan.
" Sesuai permintaan kalian aku akan membunuh kalian, tapi sebelum itu aku akan bermain main terlebih dahulu lalu setelah kalian mati, akan ku jadikan tubuh kalian sebagai......boneka tanpa jiwa"Seringaian muncul di mulut Shangyue.
"k_kau benar benar iblis!! lepaskan kami sialan!! " Kelima pembunuh bayaran itu terus memberontak.
__ADS_1
"DIAM!! " Tatapan tajam Shangyue bagaikan pedang yang siap menusuk tubuh mereka, Shangyue mengambil sebuah belati tajam dibalik Hanfunya.
"Nikmatilah permainanku... hahahahhaha" Shangyue menghampiri ketua pembunuh bayaran itu, Mendekat dengan senyum miring dibalik cadarnya.
"k_kau mau apa" Bagaimana bisa pembunuh bayaran yang profesional pun merasa ketakutan dihadapan seorang gadis yang kira kira berusia 18 tahun, tapi itulah kenyataannya, Anastasya Alexandra seseorang yang akan selalu membuat musuhnya merasa ketakutan bagaimana pun caranya, Kekejamanya dalam membunuh musuhnya bahkan diketahui oleh semua organisasi, ia tak akan mengampuni musuhnya bahkan jika mereka bersujud dihadapanya.
"Satu _ Satunya yang bisa menebus kesalahan hanyalah kematian" Bisikan lembut Shangyue berhasil membuat ketua pembunuh bayaran itu membeku ditempat.
Shangyue tak berhenti disana, ia menggores wajah Satu persatu pembunuh bayaran itu dengan belati menjadikanya karya seni, Hanfunya sudah berlumuran darah, baginya itulah pemandangan terindah yang awalnya dimulai dari rasa sakit.
Jress!!
"Akhhh.. "
"K_kami mohon berhenti.. Tuan Putri.. "
"A_ampuni kami.. "
Teriakan dan jeritan rasa sakit kelima orang tersebut terdengar merdu di telinga Shangyue, dia tak berhenti disana, dengan kejamnya bahkan berkali kali menusuk bagian tubuh mereka, lagipula kenapa tidak? ia bisa menyatukan ya kembali setelah mereka tiada.
__ADS_1
"lebih banyak luka maka akan lebih baik.... berteriak lah sepuas kalian... tidak akan ada yang bisa menolong kalian.. berani berbuat maka tanggung resikonya.. " Shangyue kembali melanjutkan aksinya.
...----------------...
Disebuah tempat penuh kegelapan,sebuah istana megah berdiri kokoh ditengah tengahnya, semuanya berwarna hitam dan emas, dikelilingi oleh hawa yang suram dan menakutkan..
Di aula Istana Seorang pria dengan mata merah menyala duduk tegap di singgasananya, kalian pikir ada berapa orang disana? maksudku yang tinggal diistana itu? bukan seperti istana biasanya bahkan tempat ini hanya dihuni puluhan orang saja dan kebanyakan adalah pelayan.
"Yang mulia anda sedang memikirkan apa? " Tanya seorang pria berbaju hitam yang berdiri disampingnya.
"Istriku dia suka sekali membuat dirinya sendiri terluka, aku sedang memikirkan hal yang tepat untuk menghukumnya, tapi setiap kali menatapnya rasanya tidak tega jika harus menghukumnya" Ucap Xiang Qun dengan serius.
lantas pria disampingnya yang adalah bawahannya membelalakan matanya terkejut, sejak kapan Rajanya ini mempunyai istri? setaunya Huang Xiang Qun baru saja lepas dari segel yang mengikatnya selama Ratusan tahun yang lalu, tapi yang belum dia tau bagaimana caranya Rajanya ini bebas?.
ia pikir Rajanya ini sudah gila setelah terkurung Ratusan tahun"Y_yang mulia, anda baik baik saja kan? " Tanyanya.
"tentu saja! kau kira aku kenapa?! " sentak Xiang Qun.
Bawahanya yang namanya adalah Li Guang itu terdiam seketika, tentu saja takut jika Rajanya akan bertambah marah dan mengubahnya menjadi debu.
__ADS_1